EVALUASI DAMPAK PROGRAM RUMAH SINGGAH DALAM PENANGGULANGAN PENGEMIS, GELANDANGAN, DAN ORANG TERLANTAR (PGOT) DI KABUPATEN BANYUMAS

Alfriansa Agustina, Oti Kusumaningsih, Anggara Setya Saputra

Sari


Artikel ini membahas evaluasi dampak Program Rumah Singgah di Kabupaten Banyumas yang dirancang untuk mengatasi masalah Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DINSOSPERMASDES), Satpol PP, pengelola rumah singgah, masyarakat, dan penghuni rumah singgah. Evaluasi mengacu pada kriteria Finterbusch dan Motz, yang meliputi dampak terhadap individu, masyarakat, organisasi, kelompok, lembaga, dan sistem sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program rumah singgah berkontribusi positif dalam perubahan perilaku PGOT, meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan kapasitas fasilitas, kurangnya penerimaan dari keluarga penghuni, serta belum maksimalnya program pelatihan keterampilan. Dari sisi dampak sosial, program ini diterima cukup baik oleh masyarakat yang turut mendukung melalui sumbangan kebutuhan pokok dan kegiatan amal. Dari sisi organisasi dan kelompok, kerjasama antar lembaga terkait seperti DINSOSPERMASDES, Satpol PP, dan relawan sudah berjalan cukup efektif, meskipun diperlukan penguatan koordinasi dan penambahan kapasitas rumah singgah. Pada tingkat sistem sosial, program ini berkontribusi dalam mendorong perubahan kebijakan lokal melalui peningkatan anggaran dan evaluasi rutin, namun proses reintegrasi PGOT ke keluarga dan masyarakat masih menjadi tantangan. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas fasilitas, penguatan pelatihan keterampilan yang lebih aplikatif, serta sinergi pemerintah dan swasta untuk menjamin keberlanjutan program di masa depan.Kata Kunci : Evaluasi, PGOT, Program Rumah Singgah.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amir, F., Hasanah, S., & Purba, H. (2020). Urban poverty and homelessness in Indonesia: A sociological perspective. Journal of Southeast Asian Studies, 58(2), 234–251.

Blanco, C., Garcia, L., & Torres, A. (2021). Social services and housing for vulnerable populations: The role of shelters. Social Work Research, 45(3), 185–199.

DeVerteuil, G., & Sahlin, I. (2019). The dynamics of urban homelessness: Migration, poverty, and social support systems. European Urban and Regional Studies, 26(4), 431–445.

Hill, M., & Varone, F. (2019). The public policy process. Routledge.

Jones, M., & Smith, R. (2021). Housing solutions for the homeless: Global perspectives and local strategies. International Journal of Housing Policy, 21(2), 214–229.

Kusno, A., & Asri, L. (2021). Policy responses to urban homelessness in Indonesian cities. Journal of Social Policy in Developing Nations, 34(2), 87–102.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Munro, M., Anderson, B., & Smith, K. (2023). Urban migration and homelessness: Case studies from Asia and Africa. Urban Studies Quarterly, 38(1), 101–120.

Munro, M., & Thompson, L. (2023). The effectiveness of transitional housing programs in addressing homelessness. Urban Studies Quarterly, 38(1), 65–79.

Mustaqim, R., & Rahmatullah, S. (2023). The role of local governments in addressing homelessness in Indonesian urban areas. Public Administration Quarterly, 45(2), 215–237.

Peters, B. G. (2020). American public policy: Promise and performance. CQ Press.

Pratiwi, A. (2023). The impact of COVID-19 on Indonesia’s homeless population. Journal of Pandemic Studies, 7(1), 91–102.

Rahman, F., & Sari, R. (2021). Mental health and homelessness: Barriers and solutions in Indonesian context. Southeast Asian Journal of Psychology, 12(3), 175–189.

Stephens, M., & Ruddick, S. (2022). Economic marginalization and homelessness in small cities: Emerging challenges and responses. Journal of Urban Marginalization, 14(2), 56–74.

Tarsilla, M., & Lundberg, A. (2020). Social integration and homelessness: Approaches to inclusivity. Social Inclusion Review, 16(1), 73–92.

Vedung, E. (2020). Public policy evaluation. Transaction Publishers.

Wibawa, S. (1994). Evaluasi kebijakan publik. PT Raja Grafindo Persada.

Zhou, X., Lin, H., & Gupta, M. (2020). Mental health services and homeless populations: Gaps in developing nations. International Journal of Public Health, 15(2), 198–212.

Sumber Lain

Kemendagri. (2022). Data statistik penduduk dan pengangguran di Indonesia. Kementerian Dalam Negeri.

World Bank. (2020). The socio-economic challenges of urbanization in Indonesia. World Bank Reports.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/dak.v12i3.22235

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

DINAMIKA

Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Galuh

email: dinamika@unigal.ac.id

ISSN: 2356-2269
eISSN
: 2614-2945

Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara © 2023 by Program Studi Administrasi Publik, FISIP - Universitas Galuh is licensed under CC BY-NC-SA 4.0

Created by Admin