ANALISIS KONSTRUKSI MODEL SMART HERITAGE GOVERNANCE (SHG) DALAM MENGATASI PARADOKS KEBIJAKAN SMART CITY DI KOTA BANDUNG

Revaldo Pilemon Ginting, R. Ira Irawati

Sari


Kota Bandung, sebagai pelopor konsep Smart City di Indonesia, memiliki kekayaan cagar budaya yang vital bagi identitas kota dan ekonomi kreatif. Namun, pelestarian aset ini menghadapi paradoks kebijakan yang tajam. Di satu sisi, suksesnya program smart branding dan smart economy telah mendorong pariwisata hingga 7,7 juta kunjungan, namun di sisi lain, peningkatan emisi dan beban kapasitas mempercepat degradasi struktural pada 58% situs cagar budaya. Kesenjangan ini memuncak dengan disahkannya Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2025 yang dinilai melemahkan perlindungan hukum cagar budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan smart city dalam konteks tata kelola pelestarian cagar budaya, mengidentifikasi tantangan kelembagaan, serta mengonstruksi model Smart Heritage Governance (SHG). Penelitian menggunakan pendekatan Mixed Methods dengan desain Sequential Exploratory. Tahap kualitatif mengeksplorasi fenomena paradoks kebijakan dan dinamika urban renewal melalui kerangka Institutional Analysis and Development (IAD). Tahap kuantitatif menguji parameter efektivitas teknologi dan koordinasi kelembagaan menggunakan kerangka Technology-Organization-Environment (TOE). Hasil penelitian menunjukkan adanya inkoherensi kebijakan dan silo mentality yang akut. Konstruksi model SHG yang dihasilkan diharapkan mampu menyelaraskan dimensi ekonomi-digital dengan standar preservasi guna meminimalkan Cultural Policy Implementation Gap (CPIG). Kata kunci: Cagar Budaya; Koherensi Kebijakan; Paradoks Kebijakan; Smart City; Smart Heritage Governance. 

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Buku :

Agustinova, D. E. (2022). Strategi Pelestarian Benda Cagar Budaya Melalui Digitalisasi. ISTORIA: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sejarah, 18(2).

Akhira, M., Daniswara, N., Budirahayu, T., & Ariadi, S. (2025). Digitalisasi Tradisi Budaya melalui Platform Media Baru dalam Konteks Smart City. Interaction Communication Studies Journal, 2(2).

Batchelor, D., Schnabel, M. A., & Dudding, M. (2021). Smart heritage: Defining the discourse. Heritage, 4(2), 1005–1015.

Brimblecombe, P. (Ed.). (2015). Urban Pollution and Changes to Materials and Building Surfaces (Vol. 5). World Scientific.

Budi, E. S., & Rahmadanita, A. (2020). Smart Government dalam Rangka Mewujudkan Smart City di Kota Bandung. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 46(2).

Cohen, B. (2014). The Smartest Cities in the World 2015: Methodology. Fast Company.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Los Angeles: SAGE.

El-Belkasy, M. I., & Shehata, A. M. (2024). Framework for digital application in sustainable heritage management. Civil Engineering and Architecture, 12(6), 2326–2341.

Firman, F., & Rahmawati, R. (2023). Tata Kelola Smart City dalam Perspektif Collaborative Governance. The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA), 9(1), 54–67.

Kamal, M., Ramadani, R., & Djanggih, H. (2022). Smart City Policy in Indonesia: An Overview from the Green Constitution’s Perspective. Jurnal Wawasan Yuridika, 6(2), 170–185.

Mandić, A., & Kennell, J. (2021). Smart governance for heritage tourism destinations: Contextual factors and destination management organization perspectives. Tourism Management Perspectives, 39.

Mursalim, S. W. (2017). Implementasi Kebijakan Smart City di Kota Bandung. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 14(1).

Ostrom, E. (1990). Governing the Commons: The Evolution of Institutions for Collective Action. Cambridge: Cambridge University Press.

Oliveira, M. L., Neckel, A., Pinto, D., Maculan, L. S., Dotto, G. L., & Silva, L. F. (2021). The impact of air pollutants on the degradation of two historic buildings in Bordeaux, France. Urban Climate, 39, 100927.

Pemerintah Kota Bandung. (2018). Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 1470 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Bandung Kota Cerdas.

Pemerintah Kota Bandung. (2025). Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengelolaan dan Pelestarian Cagar Budaya.

Rahmat, I. P. A., Dewantara, Y. F., & Pramanik, P. D. (2023). Augmented Reality di Museum Gedung Sate Bandung: Aksiologi Teknologi di Sektor Pariwisata. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 29(1).

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan). Bandung: Alfabeta.

Tornatzky, L. G., & Fleischer, M. (1990). The Processes of Technological Innovation. Lexington, MA: Lexington Books.

UNDP. (2009). Capacity Development: A UNDP Primer. United Nations Development Programme.

Wu, X., Ramesh, M., & Howlett, M. (2015). Policy capacity: A conceptual framework for understanding policy competences and capabilities. Policy and Society, 34(3–4).




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/dak.v13i1.23296

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

DINAMIKA

Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Galuh

email: dinamika@unigal.ac.id

ISSN: 2356-2269
eISSN
: 2614-2945

Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara © 2023 by Program Studi Administrasi Publik, FISIP - Universitas Galuh is licensed under CC BY-NC-SA 4.0

Created by Admin