PENGARUH PROGRAM SERTIFIKASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES SMP NEGERI SE-KABUPATEN SUMEDANG

Jejen Jaenudin

Abstract


Guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan mayoritas telah disertifikasi dan lulus dalam
uji sertifikasi, baik lewat jalur portofolio maupun jalur pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG).
Secara rasional dapat dikatakan bahwa apabila kompetensi guru bagus yang diikuti dengan
kesejahteraan yang cukup, maka yang diharapkan kinerjanya juga bagus. Penelitian ini secara khusus
bertujuan untuk : mengetahui dan menganalisa apakah program sertifikasi dapat mempengaruhi
kinerja guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan; mengetahui dan menganalisa apakah
kompetensi dapat mempengaruhi kinerja guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan;
mengetahui dan menganalisa apakah program sertifikasi dan kompetensi secara bersama-sama dapat
mempengaruhi kinerja guru pendidikan jasmani olahraga dan Kesehatan. Metode yang digunakan
adalah metode survei dengan analisis kuantitatif yang diuraikan secara deskriptif yaitu suatu
pendekatan untuk menggambarkan kondisi atau fenomena yang sesungguhnya terjadi mengenai
pengaruh program sertifikasi dan kompetensi guru terhadap kinerja guru penjasorkes se Kabupaten
Sumedang. Hasil analisis data penelitian bahwa hipotesis pertama, hipotesis kedua, dan hipotesis
ketiga dapat diterima.
Kata kunci: program sertifikasi, kompetensi dan kinerja guru


Full Text:

Download

References


Arikunto, S. (1996). Dasar-dasar Evaluasi

Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

________(2005). Prosedur Penelitian, suatu

Pendekatan Praktek. Yogyakarta: Rineka

Karya.

Depdiknas. (2005). Undang-Undang tentang

Sistem Pendidikan Nasional 2005. Jakarta:

CV. Tamita Utama.

Hamalik, O.(2007). Manajemen Pengembangan

Kurikulum, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hornby (1984). Kamus Bahasa Inggris. Jakarta:

Oxford University Bentharia Antar Asia.

Hoy, K. W dan Miskel, G. C. (1978).

Educational Administration, New York:

McGraw-Hill.

Makmun, A, Sy. (1996). Pengembangan

dan Kinerja Tenaga Kependidikan

Pedoman dan Intisari Perkuliahan.

Bandung: PPS IKIP Bandung.

Mangkunegara, A.P. (2007). Manajemen

Sumber Daya Manusia Perusahaan.

Bandung: Rosda Karya.

Makmun, A.S. (1996). PsikologiPendidikan.

Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2007). Implementasi

Kurikulum Tingkat Satuan

Pendidikan

Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah.

Jakarta: Bina Aksara.

McClelland, David C. (1987). Memacu

masyarakat berprestasi. Terjemahan Siswo

Suyanto dan W.W. Bakowatun. Jakarta:

CV. Intermedia.

Nasution, S. (2005). Berbagai Pendekatan

dalam Proses Balajar Mengajar.

Jakarta: Bina Aksara.

Nawawi, (1988). Administrasi pendidikan,

Bandung: Remaja Rosda Karya.

Riduwan (2007). Metode & Teknik menyusun

Tesis. Bandung: CV. Alfabeta.

______(2009). Rumus dan Data dalam Analisa

Statistika. Bandung: CV. Alfabeta.

_____(2011). Pengantar Statistika Untuk

Penelitian: Pendidikan Sosial, Ekonomi,

Komunikasi dan Bisnis. Bandung: CV.

Alfabeta.

Sudjana, N (1987). Dasar-dasar Proses Belajar

Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo

Offset

_____(1998). Metode Statistik. Bandung:

Tarsito.

Sukmadinata, N, Sy. (2007). Metodologi

Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja

Rosda Karya.

Sulistyorini, 2001. Hubungan antara

Keterampilan Manajerial Kepala Sekolah

dan Iklim Organisasi dengan Kinerja

Guru. Ilmu Pendidikan: 28 (1) 62-70.

Supriadi, D. (1998). Mengangkat Citra dan

Martabat Guru. Yogyakarta: Adicita

Karya Nusa.

Trisnamansyah, S (2007). Modul Kuliah

Evaluasi Pendidikan. Bandung : Tanpa

Penerbit

Wardadi, D. (2008). Efektivitas Manajemen

Pembelajaran Berbasis Produksi.

Bandung: UPI.

Wijaya, C. (1991). Kemampuan Dasar Guru

dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung:

Remaja Rosda Karya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Di Index oleh :

-------------------------------------------------------------------------------------------------------