KRITIK SOSIAL MANIPULASI HUKUM DALAM NOVEL TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR KARYA TERE LIYE: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA

Santi Septiani, David Setiadi, Asep Firdaus

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik sosial praktik hukum manipulasi dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye melalui kajian sosiologi sastra. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye, sedangkan data penelitian berupa kutipan narasi, dialog, dan peristiwa yang berkaitan dengan praktik manipulasi hukum. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan katat, kemudian dianalisis menggunakan aspek sosiologi sastra yang meliputi konteks sosial pengarang, sastra sebagai cerminan zaman, dan fungsi sosial sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan di bidang ekonomi serta pandangan sosial Tere Liye mempengaruhi penggambaran masalah ketimpangan ekonomi, perpajakan, konflik agraria, dan aktivitas pertambangan dalam novel. Sebagai cerminan zaman, novel ini merepresentasikan berbagai realitas sosial dan politik yang berkembang dalam masyarakat, seperti perampasan wilayah masyarakat adat, kerusakan lingkungan, hubungan antara elit politik dan pemilik modal, serta dinamika pemerintahan. Sementara itu, fungsi sosial sastra diwujudkan melalui krtitik terhadap praktik manipulasi hukum yang meliputi pemelintiran fakta, hukum sebagai alat legitimasi, pengaburan proses hukum, kriminalisasi korban, dan kolusi antarlembaga. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian sosiologi sastra dengan menunjukkan bahwa karya sastra tidak hanya merefleksikan realitas sosial, tetapi juga berfungsi sebagai media kritik terhadap berbagai bentuk yang mempengaruhi hukum, kekuasaan, dan kepentingan ekonomi yang terjadi dalam masyarakat.

Keywords

kritik sosial; manipulasi hukum; novel; sosiologi sastra; Tere Liye

Full Text:

PDF

References

Abdillah, P. S., Maharani, A. K., Syabilla, I. M., Rahdianti, N. C., Fitriani, S., dan Nugroho, M. P. (2025). Analisis Sosiologi Sastra pada Tokoh Jose Karosta dalam Naskah Mastoden dan Burung Kondor Karya WS. Rendra. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(3), 853-861.

Andriana, M., dan Manaf, N. A. (2022). Analisis wacana kritis Sara Mills dalam novel berkisar merah Karya Ahmad Tohari. Deiksis, 14(1), 73-80.

Aryanti, A. A., Firdaus, A., dan Suparman, F. (2025). Kritik Sosial pada Drama Panembahan Reso Karya WS Rendra (Sebuah Analisis Sosiologi Sastra). Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 9(2), 34-51.

Betahita. (2018). Dituding Terlibat Konflik Kepentingan di Bisnis Batubara, Ini Kata Luhut. Betahita. Retrieved 17 Mei 2026 from https://www.betahita.id/sorot/2754/dituding-terlibat-konflik-kepentingan-di-bisnis-batubara-ini-kata-luhut

Dalidjo, N. (2021). Ancaman Perampasan Wilayah Adat dalam UU Cipta Kerja. Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

DDTCNews, R. (2017). Ini Curhatan Novelis Tere Liye Soal Tingginya Pajak Penulis. DDTC News. Retrieved 20 Mei 2026 from https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/10871/ini-curhatan-novelis-tere-liye-soal-tingginya-pajak-penulis

Dewananda, F. (2023). Dari Eksploitasi Alam Hingga Konflik Bersenjata, Jejak Berdarah Tambang di Papua. Indonesiana by Tempo. Retrieved 25 Mei 2026 from https://www.indonesiana.id/read/164400/dari-eksploitasi-alam-hingga-konflik-bersenjata-jejak-berdarah-tambang-di-papua

Fitrianingrum, E. (2016). Nilai Budaya dalam Cerita Batu Darah Muning dari Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang. JP-BSI, 1(2), 45-57.

Harsono, F. H. (2019). Tinggal di Lokasi Tambang Emas, Bahaya Merkuri Intai Warga. Liputan6. Retrieved 26 Mei 2026 from https://www.liputan6.com/health/read/4123564/tinggal-di-lokasi-tambang-emas-bahaya-merkuri-intai-warga

Hasmiati, Agussalim, A., dan Aziz. (2025). Ekokritik dan Nilai-Nilai Pendidikan dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye. AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya 4(4), 1-9.

Herwati, S. R. M. (2019). Kriminalisasi Masyarakat Adat : Ancaman dan Usulan Kebijakan. YLBHI.

Liye, T. (2024). Teruslah Bodoh Jangan Pintar. Depok: SABAKGRIP.

Luthan, S. (2007). Hubungan Hukum Dan Kekuasaan. Lus Quia Lustum Law Journal, 14(2).

Prasetyo, H., Putri, A. S., Salsabila, H. V., dan Zaharani, A. (2025). Representasi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 13(1), 356-367.

Puspasari, H. S., Cahyono, B. E. H., dan Soleh, D. R. (2023). Nilai religius dalam novel Hati Suhita Karya Khilma Anis untuk pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia. Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya 7(1), 47-55.

Setiawati, S. (2024). 9 Konglomerat Ini Bisa Cuan Besar Usai Prabowo Sah Jadi Presiden. CNBC Indonesia. Retrieved 27 Mei 2026 from https://www.cnbcindonesia.com/research/20240423101625-128-532536/9-konglomerat-ini-bisa-cuan-besar-usai-prabowo-sah-jadi-presiden

Sinubu, R. J. Z., Sigarlaki, S. J., dan Lotulung, D. R. (2022). Analisis Struktural Genetik pada Novel Rogue Lawyer Karya John Grisham: Analisis Sosiologi Sastra. Jurnal Elektronik Fakultas Sastra Universitas Sam Ratulangi 27.

Waluyo, S. (2014). Kritik Sosial terhadap Sistem Hukum dalam Novel Bukan Karena Kau Karya Toha Mohtar: Sebuah Tinjauan Sosiologis. Humanika: Jurnal Ilmiah Kajian Humaniora, 20(2), 9-23.

Wulandari, I., Zahara, N., Billa, A. S., dan Mustika, D. (2025). Peran Guru dalam Mendidik Anak Usia Dasar (Studi Kasus: Sekolah Dasar Islam Plus YLPI Pekanbaru). Innovative: Journal Of Social Science Research 5(2), 429-438.

Wulandari, S., Salamah, dan Frandika, E. (2024). Nilai-Nilai Perjuangan Tokoh Utama dalam Novel Janji Karya “Tere Liye”: Pendekatan Sosiologi Sastra. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 7(4), 3890-3897.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.