PENGARUH TEKNIK DISKUSI SARASEHAN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 UNGGULAN MAROS KABUPATEN MAROS
Irma Andriani, Dian Nugraha, Ernawati Ernawati
Abstract
ABSTRAKPengaruh teknik diskusi serasehanterhadap keterampilan berbicara siswa kelas ix smp negeri 2 unggulan Maros Kabupaten Maros. Bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan keterampilan berbicara sebelum menggunakan teknik diskusi sarasehan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Unggulan Maros Kabupaten Maros. (2) Mendeskripsikan keterampilan berbicara sesudah menggunakan teknik diskusi Serasehan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Unggulan Maros Kabupaten Maros. (3) Mengetahui pengaruh teknik diskusi Serasehan terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IX SMP Negeri 2 Unggulan Maros Kabupaten Maros. Metode penelitian yaitu pre eksperimen. Variabel peneltian terdiri dari dua jenis, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Desain atau medel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian yang bersifat pre eksperimen jenis one group design dengan menggunakan pre-tes dan post-tes. Instrumen yang digunakan yaitu tes. Instrumen tes yaitu berbicara, siswa ditugaskan berbicara dalam proses diskusi. Keterampilan berbicara sebelum menggunakan teknik diskusi sarasehan Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Unggulan Maros Kabupaten Maros ditemukan tidak terampil karena dari 27 sampel hanya 3 siswa yang mencapai SKM dan mendapat nilai 75 ke atas, dan 24 siswa tidak mencapai SKM dan mendapatkan nilai 75 ke bawah, diklasifikasikan sangat rendah dengan nilai rata-rata 48,96. Keterampilan berbicara sesudah menggunakan teknik diskusi sarasehan Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Unggulan Maros Kabupaten Maros ditemukan terampil karena dari 27 sampel 16 siswa mencapai SKM dan mendapat nilai 75 ke atas, dan 11 siswa tidak mencapai SKM dan mendapatkan nilai 75 ke bawah, diklasifikasikan sedang dengan nilai rata-rata 73,62. Ada pengaruh yang signifikan antara keterampilan berbicara sebelum dan setelah menggunakan teknik diskusi sarasehan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Unggulan Maros Kabupaten Maros karena hasil perhitungan statistik inferensial jenis uji t diperoleh t hitung > t tabel dengan nilai 10,636 > 1,705.Kata Kunci: Pengaruh, Teknik diskusi, serasehan, terhadap Keterampilan, Berbicara.
References
Abu Ahmadi dan Joko Tri Prasetya. 2005. Strategi Belajar Mengajar Untuk FakultasTarbiyah. Bandung: Pustaka Setia.
Admin. 2014. Pengertian dan Jenis Diskusi. (Online). http://bangkusekolah.com/2014/10/17/pengertian-dan-jenis-diskusi/. (Diakses Tanggal 5 September 2016)
Ahmad, Hendra. 2013. Jurnal Penelitian. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo.
Ali A, Muhammad. 2013. Peningkatan Kemampuan Berbicara Melalui Pelatihan Kepewaraan dengan Menggunakan Strategi Pemodelan (Modelling)Siswa Kelas VIII SMP Negeri I Pinrang. Tesis. Makassar: Universitas Negeri Malassar.
Arikunto, Suharsimi. 1991. Prosedur Suatu Penelitian Pendekatan Praktek. Jakarta׃Penerbit Rineka Cipta.
Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktik). Jakarta: Rineka Cipta.
Asmisiangka. 2012. Pembelajaran Keterampilan Berbicara. (Online). http://asmisiangka.co.id/2012/12/pembelajaran-keterampilan-berbicara.html. (Diakses 23 September 2016).
Bachtiar, Ilham. 2015. Keefektifan Model Pembelajaran Studen Fasilitator and Explaining dalam Pembelajaran Keretampilan Berbicara Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 sinjai. Tesis. Makassar: Universitas Negeri Malassar.
Cahyani, Isah dan Hodijah. 2007. Kemampuan Berbahasa Indonesia di SD. UPI Press: Bandung.
Damayanti, Nidya. 2012. Buku Pintar Panduan Bimbingan Konseling.Yogyakarta: Araska.
Djamarah. Syaiful. 2005. Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukasi Suatu Pendekatan Teoritis Psikologis. Jakarta: Rineka Cipta
Darmawan, Didit. 2006. Komunikasi dan Presentasi. Surabaya: Mahardika