Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Cabai Besar Pola Kemitraan

Fadila Dhiya Ulhaq

Abstract


Produksi cabai besar di Kota Tasikmalaya lebih rendah dibawah daerah kabupaten/kota di Jawa Barat. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi cabai besar di Kota Tasikmalaya. Rekomendasi kebijakan yang bisa dilakukan salah satunya adalah mengembangkan kemitraan antara petani dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola kemitraan yang dilakukan oleh Lembah Pasir Mas dengan mitra, menganalisis pendapatan Lembah Pasir Mas dan Mitra serta menganalisis kelayakan usahatani cabai besar. Penelitian ini dilaksanakan di Lembah Pasir Mas Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan alat Analisis Deskriptif, Analisis Pendapatan dan Analisis R/C rasio. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola kemitraan yang dijalankan antara Lembah Pasir Mas dengan mitra adalah pola kemitraan inti-plasma, dimana Lembah Pasir Mas sebagai inti sedangkan mitra sebagai plasma; Analisis pendapatan menunjukkan usahatani cabai besar menguntungkan sebesar Rp 124.926.025, besarnya pendapatan pihak inti dan plasma masing-masing ditentukan dengan sistem bagi hasil 40 : 60 maka, pendapatan inti sebesar Rp 49.970.410; sedangkan pendapatan plasma yaitu sebesar Rp 74.955.615; Analisis R/C rasio menunjukkan bahwa kelayakan usahatani cabai besar pola kemitraan layak diusahakan dengan nilai R/C sebesar 2,50; Plasma memiliki nilai R/C tertinggi sebesar 3,14, Inti berada di posisi terendah dengan nilai R/C sebesar 2,03.Kata kunci : Cabai besar, pola kemitraan, pendapatan, R/C rasio 

Keywords


Cabai besar, pola kemitraan, pendapatan, R/C rasio

References


Abubakar, R. (2023). Sistem Lelang Komoditas Cabai Merah Di Pasar Lelang Desa Muara Burnai I Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten ogan Komering Ilir. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 11(2), 130–135.

Amili, F., Rauf, A., Saleh, Y., Agribisnis, J., & Pertanian, F. (2020). Analisis Usahatani Padi Sawah (Oryza Sativa, L) Serta Kelayakannya Di Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. Agrinesia, 4(2), 2020.

Ardiansyah, R., & Aulawi, H. (2019). Identifikasi Faktor-Faktor Kunci Keberhasilan Pola Kemitraan Inti Plasma. Jurnal Kalibrasi, 17(2), 43–51.

BPS. (2024). Produksi Tanaman Sayuran dan Buah–Buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman di Kota Tasikmalaya, 2024 (2024).

Supriadi, H., & Sejati, W. K. (2018). Perdagangan Antarpulau Komoditas Cabai di Indonesia: Dinamika Produksi dan Stabilitas Harga. Analisis Kebijakan Pertanian, 16(2), 111.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ma.v12i2.23614

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Fadila Dhiya Ulhaq

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

Fakultas Pertanian Universitas Galuh

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-7602739

Email: mimbaragribisnis@gmail.com

 

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis diindeks oleh: