Faktor Penentu Keberlanjutan Usahatani Sayuran Bayam dan Kangkung: Analisis MICMAC di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru

zahra zakia muharomah, Yulia Andriani, Yulia Andriani, Yulia Andriani, Meki Herlon, Meki Herlon, Meki Herlon

Abstract


Usahatani sayuran merupakan bagian penting dari sektor hortikultura yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani dan ketahanan pangan. Di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, bayam dan kangkung merupakan salah satu komoditi yang banyak ditanami, namun keberlanjutannya menghadapi berbagai tantangan seperti fluktuasi harga, keterbatasan akses pasar, tingginya biaya input, ketergantungan pada pupuk kimia, serta rendahnya penerapan teknologi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penyuluh dan petani, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan usahatani sayuran berdasarkan dimensi ekonomi, ekologi, sosial, teknologi, dan kelembagaan. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 hingga Maret 2026 dengan metode deskriptif kualitatif. Sebanyak 7 responden dipilih secara purposive yang terdiri dari penyuluh pertanian dan pengurus kelompok tani. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan metode MICMAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani didominasi laki-laki usia produktif dengan pendidikan mayoritas SMP dan pengalaman lebih dari 10 tahun, serta sebagian besar memiliki lahan 1–2 ha. Hasil MICMAC menunjukkan bahwa penggunaan pupuk kimia menjadi faktor paling berpengaruh, sedangkan pendapatan petani memiliki tingkat ketergantungan tertinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan usahatani sangat ditentukan oleh efisiensi penggunaan input produksi dan kondisi ekonomi petani, sehingga upaya peningkatan penggunaan benih unggul dan penerapan teknologi budidaya menjadi penting untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia serta meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan. 

Keywords


usahatani sayuran, keberlanjutan pertanian, bayam, kangkung, MICMAC.

References


Arham, I., & Purnama, D. (2024). Faktor Keberlanjutan Pengembangan Komoditi Bawang Merah di Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(3), 720–730.

Fauzi, A. (2019). Teknik Analisis Keberlanjutan. Gramedia Pustaka Utama.

Firnia, D. S., Betty Kadir Lahati, M., Anna Kusumawati, Spms., Sc Wika Anrya Darma, M., Choirul Umam STP Muhammad Jihad, Ms. M., Abdul Hasyim Sodiq, M., Endang Sulistyorini, Ms., Fahmi Arief Rahman, Ms., Laily Mutmainnah, Ms., & Ir Hj Besse Dahliana, Ms. A. (2023). Sistem Pertanian Berkelanjutan.

Fitriani, N., Karimuna, L., Fakultas, M., Universitas, P., Fakultas, D., Universitas, P., Oleo, H., Fakultas, D., & Universitas, P. (2025). Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik dan Benih Unggul Terhadap Hasil Produksi Usahatani Terong Ungu di Desa Duriaasi Kabupaten Konawe.

Irani, A., Edwina, S., & Yusri, J. (2024). Sustainability Analysis of Pineapple Farming in Tambang Subdistrict, Kampar Regency, Riau Province. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1), 1550–1562.

Lubis, S. M. (2020). Teknik Budidaya dan Analisis Kangkung Darat ( Ipomoea reptana Poir) di Kota Pekanbaru. Jurnal Agroteknologi, 1(2), 7–9.

Mandang, M., Sondakh, M. F. L., & Laoh, O. E. H. (2020). Karakteristik Petani Berlahan Sempit Di Desa Tolok Kecamatan Tompaso. Agri-Sosioekonomi, 16(1), 105.

Nurmalina, R. (2017). Indikator Operasional Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Negara Berkembang. Agribusiness Series: Menuju Agribisnis Indonesia Yang Berdaya Saing, September 2017, 251–266.

Pitaloka, D. (2020). Hortikultura: Potensi, Pengembangan Dan Tantangan. Jurnal Teknologi Terapan: G-Tech, 1(1), 1–4.

Rasmikatayati, E., Djuwendah, E., Saefudin, B. (2024). Akses Petani terhadap Pembiayaan Usahatani Padi Di Jawa Barat Dikaitkan dengan Kondisi Agroekosistemnya. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(!), 1682-1690.

Septiadi, D., & Nursan, M. (2021). Optimasi Produksi Usaha Tani Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Sayuran Di Kota Mataram. Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 5(2), 87.

Siringo-ringo, M. M. (2023). Strategi Pengembangan Usahatani Kangkung Organik Di Kabupaten Bogor. Circle Archive, 1(2), 1–12.

Sudiono, N., Sutjahyo, S. H., Wijayanto, N., Hidayat, P., & Kurniawan, R. (2018). Analisis Berkelanjutan Usahatani Tanaman Sayuran Berbasis Pengendalian Hama Terpadu di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung (Analysis of Sustainability Status of Vegetable Farm Based on Integrated Pest Management at Tanggamus District Lampung Province). Jurnal Konservasi Lahan, 27(2), 297–307.

Susilawati. (2017). Mengenal Sayuran Dan Tanaman (Prospek dan Pengelompokkan). Mengenal Sayuran Dan Tanaman (Prospek Dan Pengelompokan), 127.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ma.v12i2.23946

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 zahra zakia muharomah, Yulia Andriani, Yulia Andriani, Yulia Andriani, Meki Herlon, Meki Herlon, Meki Herlon

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

Fakultas Pertanian Universitas Galuh

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-7602739

Email: mimbaragribisnis@gmail.com

 

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis diindeks oleh: