EKSPLORASI KONSEP-KONSEP MATEMATIKA PADA BORDIR TASIKMALAYA

Rahmat Faisal Fauzi, Nur Eva Zakiah, Sri Solihah

Sari

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terdapat pada bordir Tasikmalaya, motif flora yang tergolong dikotil, yaitu bunga melati, bunga matahari, dan bunga mawar. Bordir tersebut dipilih karena memiliki kekayaan bentuk visual yang mengandung unsur-unsur geometri yang bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika yang berbasis budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitian yaitu bordir Tasikmalaya yang memiliki ketiga motif bunga tersebut, yang dianalisis secara visual untuk mengidentifikasi konsep matematika yang terkandung, seperti geometri bangun datar (lingkaran) dan geometri transformasi (refleksi, translasi, dilatasi dan rotasi). Instrumen penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif flora tersebut mengandung konsep-konsep matematika yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran kontekstual dan etnomatematis. Dengan demikian, bordir Tasikmalaya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga memiliki potensi edukatif dalam pembelajaran matematika di sekolah.

Kata Kunci

Bordir Tasikmalaya, Etnomatematika, Matematika

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

D’Ambrosio, U. (1985). Ethnomathematics and Its Place in the History and Pedagogy of Mathematics. For the Learning of Mathematics, 5(1), 44–48.

D’Ambrosio, U. (2018). The Program Ethnomathematics: Cognitive, Anthropological, Historic and Socio-cultural Bases. PNA. Revista de Investigación En Didáctica de La Matemática, 12(4), 229–247.

D’Ambrosio, U., & D’Ambrosio, B. S. (2013). The Role of Ethnomathematics in Curricular Leadership in Mathematics Education. Journal of Mathematics Education at Teachers College, 4(1).

Dikriansyah, F. (2018). Etnomatematika pada Kerajinan Batik. Biomass Chem Eng,3(2),

ث ق ث ث ق ثق

http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/1268/1127%0A http://publiacoes.cardiol.br/portal/ijcs/portugues/2018/v3103/pdf/3103009.pdf%0Ah ttp://www.scielo.og.co/scielo.php?script=sci_arttext&pid=S0121-75772018000200067&lng=en&tlng=

Dinak, M. R. (2016). Penerapan Transformasi Geometri untuk Visualisasi Objek Maya Berbasis Android. Disertasi. UIN Maulana Malik Ibrahim

Hasanuddin. (2017). Abstrak Tradisi Pacu Jalur merupaka Etnomatematika Melayu: Pertautan Antara Matematika dan Budaya pada Masyarakat Melayu Riau (Vol. 14, Issue 2).

Irmawati, D. A. (2020). Media Pembelajaran Matematika: Cara Gembira Belajar Matematika. Pemeral edukreatif.

Komariyah, S., Fatmala, A., & Laili, N. (2018). Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pengajaran Matematika, 4(2), 55–60.

Murni, S., & Rekha, R. (2021). Analisis Peran Ekonomi Kreatif Dalam Peningkatan Pendapatan Pengrajin Ditinjau Dari Ekonomi Islam (Studi Pada Industri Bordir Kecamatan Indrajaya Kabupaten Pidie). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Dan Bisnis Islam, 2(1), 32–44. https://doi.org/10.22373/jimebis.v2i1.194

Nisa, F., Nurjamil, D., Muhtadi Pendidikan Matematika, D., & Keguruan dan Ilmu Pendidikan, F. (2019). Studi etnomatematika pada aktivitas urang sunda dalam menentukan pernikahan, pertanian dan mencari benda hilang. 5(2), 63–74.

Parnabhhakti, Lily, Ulfa, & Marchamah. (2020). Perkembangan Matematika dalam Filsafat dan Aliran Formalisme yang Terkandung dalam Filsafat Matematika. In Jurnal Ilmiah Matematika Realistik (JI-MR (Vol. 1, Issue 1).

Putra, Y. R. W., & Indriani, P. (2017). Implementasi Etnomatematika Berbasis Budaya Lokal dalam Pembelajaran Matematika pada Jenjang Sekolah Dasar. NUMERICAL (Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika), 21.

https://doi.org/10.25217/numerical.v1i1.118

Roebyanto, G. (2014). Geometri Pengukuran dan Statistik. Malang: Penerbit Gunung Samudera.

Ruseffendi, E, T, 1980. Pengajaran Matematika Modern, Bandung.Tarsito.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.