EKSISTENSI SITUS PANGRUMASAN SEBAGAI CAGAR BUDAYA DI BANJARANYAR TAHUN 2017-2024

Muhamad Rizal Antoni, Yat Rospia Brata, Sudarto Sudarto

Sari

This study examines the existence of the Pangrumasan Site as a cultural heritage site in Banjaranyar-Ciamis from 2017 to 2024, which has become a historical and cultural heritage through the traditions and religious activities of the local community. The purpose of this study is to describe the preservation and development of the site as well as the preservation efforts by the community, caretakers, and village government. A historical method with a critical interdisciplinary approach was used through observation, interviews, literature studies, and documentation. This site is preserved through the traditions of Nyimbur, Ngamumule, pilgrimage, and regular recitation of the Quran. Physical preservation includes building renovation and environmental maintenance. Volunteer communities and the younger generation are involved in the management and development of the site as a destination for religious tourism and local wisdom education. This preservation not only preserves historical value but also supports the economy, society, and spirituality of the community, serving as a reference for future cultural heritage protection regulations.

Kata Kunci

Existence; Pangrumasan Site; Cultural heritage; Preservation; Banjaranyar

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Alam, M. K. (2021). A systematic qualitative case study: questions, data collection, NVivo analysis and saturation. Qualitative Research in Organizations and Management: An International Journal, 16(1), 1-31. https://doi.org/10.1108/QROM-09-2019-1825

Alfarizi, R., Brata, Y. R., & Sudarto, S. (2025). Value of Local Wisdom in the Nadran Tradition at the Ki Buyut Manguntapa Site in Baregbeg District, Ciamis. JAMASAN: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(2), 206 – 229. https://doi.org/10.25157/jamasan.v1i2.5490

Al Mustaqim, D. (2023). Strategi Pengembangan Pariwisata Halal Sebagai Pendorong Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Maqashid Syariah. AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics, 1(1), 26-43. https://doi.org/10.61553/abjoiec.v1i1.20

Anwar, K. (2009). Potensi wisata budaya situs sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan Mojokerto

Antoni, M. R., Brata, Y. R., & Sudarto, S. (2025). Integration of Islamic Values and Local Knowledge in Social Practices for Environmental Conservation in Banjaranyar. JAMASAN: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(2), 184 – 205. https://doi.org/10.25157/jamasan.v1i2.5480

Arifin, F. I. F. (2024). Kesadaran Toleransi melalui Pelestarian Cagar Budaya di Situs Srigading. TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora, 2(1), 49-55. https://doi.org/10.70115/tamaddun.v2i1.241

Aulia, T., Fitriyanti, S., Syuzairi, M., & Mahadiansar, M. (2024). Implementasi Pendidikan Pancasila dalam Kegiatan Kunjungan Museum sebagai Upaya Penguatan Karakter di Kota Tanjungpinang. Khidmat: Journal of Community Service, 1(3), 153-168. doi: 10.31629/khidmat.v1i3.7314

Brata, Y. R., Wijayanti, Y., & Sudarto, S. (2022). Penyuluhan tentang arti pentingnya penetapan cagar budaya bagi juru pelihara di Kabupaten Ciamis. Abdimas Galuh, 4(2), 871-878. http://dx.doi.org/10.25157/ag.v4i2.7689

Chandra, R. D., Kurniawan, P. W., & Siska, Y. (2021). Eksistensi Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung (Tinjauan Historis dari Tahun 1283-1945). Palapa: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 3(1), 1-11.

Chatulistiwa, D., Santoso, G., Mustika, N., & Khairunnisa, S. (2024). Peran Museum Pendidikan Nasional Sebagai Media Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Pendidikan Transformatif, 3(2), 12-131. doi: 10.9000/jpt.v3i2.1748

Davis, R., & Williams, E. (2008). Fences and between fences: Cultural, historical, and Smithsonian perspectives. Journal of the Southwest, 50(3), 243-261. doi: 10.1353/jsw.2008.0007

Erwina, W. (2023). Diseminasi Informasi Budaya Kabupaten Ciamis Jawa Barat. DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 12(2), 212-216. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v12i2.38044

Ferg, E. (2020). Geography, religion, gods, and saints in the Eastern Mediterranean. Routledge.

Firdaus, D. W. (2019). Pemanfaatan Situs Astana Gede sebagai sumber belajar untuk mengembangkan kesadaran sejarah lokal mahasiswa. Bihari: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sejarah, 2(1). 63-76.

Fitri, A. A., Anggraeni, D. L., Siregar, M., Anggraeni, L., & Sopianingsih, P. (2025). Menguatkan Identitas Dan Hak Masyarakat Adat Melalui Implementasi Hukum Adat Di Kampung Cirendeu. Civic Society Research and Education: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 15-25. https://doi.org/10.57094/jpkn.v6i1.2911

Gandur, C. L. (2023). Pengembangan Atraksi Wisata Situs Prasejarah Liang Bua Berbasis Wisata Edukasi. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis, 2(9), 2146-2152. https://dx.doi.org/10.22334/paris.v2i9

Handayani, A. D. (2017). Pelestarian Nilai Nilai Tradisi Adat Dusun Cetho Dalam Rangka Pengembangan Destinasi Wisata Sejarah Dan Religi (Studi Deskriptif Kualitatif Tradisi Adat Dusun Cetho “Galungan” dalam Pengembangan Destinasi Wisata Sejarah dan Religi di Kabupaten Karanganyar). Skripsi. FISIP. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Hanifah, A. (2025). “Dakwah Tokoh Agama terhadap Perubahan Sosial dan Budaya Pada Masyarakat”, intelektualita, vol. 13, no. 2, pp. 410–420, Jan. 2025, doi: 10.19109/intelektualita.v13i2.25955.

Hartati, S., Anugerah, M. F., & Yasri, M. T. (2022). Strategi Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Potensi Kampung Wisata Desa Gunung Malelo Kecamatan Koto Kampar Hulu Tahun 2020. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 2(2), 54-61.

Harrison, R. (2012). Heritage: critical approaches. Routledge.

Herliawan, A. (2025). Strategi Pengembangan Wisata Religi Komunitas Tempat Ziarah Dan Situs Banyumas (Terasimas) Pada Situs Dan Makam Bersejarah Di Kabupaten Banyumas. Skripsi : UINSAIZU

Hutasoit, C. M., & Rumapea, M. E. (2024). Eksistensi Cagar Budaya Mejan Biangsa bagi Marga Kudadiri di Desa Sitinjo Kabupaten Dairi. MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion E-ISSN: 3032-1883 P-ISSN: 3032-3851, 1.

Indrawati, M., & Sari, Y. I. (2024). Memahami Warisan Budaya Dan Identitas Lokal Di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS, 18(1), 77-85. doi: 10.21067/jppi.v18i1.9902

Ismaun. (2005). Sejarah Sebagai Ilmu. Jakarta: Historia Utama Press.

Jannata, J., Supiarmo, M. G., Harmonika, S., Amrina, L., Alpionita, R., & Hidayat, A. (2022). Profil Peninggalan Situs Sejarah Desa Sapit sebagai Bukti Identitas Peradaban Lombok. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah Dan Pendidikan, 6(1), 98–110. https://doi.org/10.29408/fhs.v6i1.5298

Karmina, I., Brata, Y. R., & Budiman, A. (2022). Eksistensi Situs Pasir Lulumpang di dusun Citeureup desa Golat kecamatan Panumbangan 2000-2020. J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 3(3), 670-677.

Kasmiati, K., Alwinsyah, A., Jumarti, J., & Purnawanto, E. (2024). Tradisi Lisan Sebagai Perekat Sosial dalam Menjaga Kerukunan dan Sakralitas Budaya Masyarakat Desa Siteba. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 114–127. https://doi.org/10.54065/dieksis.4.1.2024.528

Kelle, U. (2007). “Emergence” vs. “Forcing” of Empirical Data? A Crucial Problem of “Grounded Theory” Reconsidered. Historical Social Research / Historische Sozialforschung. Supplement, 19, 133–156. http://www.jstor.org/stable/40981074

Kendra, J. (2024). Revitalisasi Kawasan Bersejarah: Pendekatan Desain untuk Pelestarian dan Pengembangan Pariwisata. Circle Archive, 1(6). 1-9.

Kiyai, G. (2025). Sabah’s Heritage: The Role of the Sabah Museum in Artifact Collection and Conservation. MINDEN Journal of History and Archaeology, 2(1), 164-178. https://ejournal.usm.my/mjha/article/view/4992

Kusuma, R. I., Ujianto, R., & Wigati, R. (2023). Penyusunan Potensi Desa Budaya Melalui Focus Group Discuss Berbasis Local Advantage. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(3), 2423-2435. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i3.14019

Lange, M. (2012). Comparative-historical methods. https://www.torrossa.com/en/resources/an/5017425

Lestari, A. P., & Soebijantoro, S. (2022). Situs mangiran Desa Sidorejo Kabupaten Madiun sebagai sumber belajar sejarah lokal. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 12(2), 181-194. doi: 10.25273/ajsp.v12i2.13142

Lustick, I. S. (1996). History, historiography, and political science: Multiple historical records and the problem of selection bias. American Political Science Review, 90(3), 605-618. https://doi.org/10.2307/2082612

Malik, A. (2024). Cultural Heritage Preservation: Interdisciplinary Approaches and Challenges. Kashf Journal of Multidisciplinary Research, 1(07), 350-359. https://kjmr.com.pk/kjmr/article/view/33

Ma-alat, P. B. (2022). Emplaced Narratives: Mapping the Istorya of Two Communities in Albay, Philippines. The International Journal of Critical Cultural Studies, 21(1), 29. 10.18848/2327-0055/CGP/v21i01/29-38

Menzies, D., & Wilson, C. (2020). Indigenous heritage narratives for cultural justice. Historic environment, 32(1), 54-69.. https://search.informit.org/doi/10.3316/informit.831496360557966

Merza, D. E., Sihombing, F. L. G., Wati, L., Pasaribu, M. T. M., Syahrani, R., Alfarabi, R., ... & Indriani, S. M. (2024). Pelestarian Cagar Budaya Desa Sungai Guntung Hilir Melalui Gotong Royong Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 2434-2440. doi: 10.55338/jpkmn.v6i1.4180

Moustakas, C. (1990). Heuristic research: Design, methodology, and applications. Sage Publications.

Mulyono, R. D. A. P., Aprilianto, B., Rosa, D. V., Prasetyo, H., & Afandi, M. F. (2023). Sustainable Tourism Pada Pengembangan Situs Beteng Di Desa Sidomekar Kecamatan Semboro Kabupaten Jember. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 4-1252.

Nafisah, S., Laili, L., Cantika, N. D., Clorika, R. A., Sugiantoro, S., & Setyawan, K. G. (2024). Potensi Wisata Budaya Siti inggil Sebagai Situs Sejarah Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan Mojokerto. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, 6(3), 19-29. https://doi.org/10.33503/maharsi.v6i3.38

Nasruddin, N. (2025). Dakwah Di Aceh: Menggali Nilai-Nilai Spiritual Dalam Budaya Masyarakat. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1), 1974–1981. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i1.41141

Nuralia, l. (2015). kearifan lokal berdasarkan tinggalan budaya di situs pangrumasan ciamis.

Nuriyana, S. (2022). Tradisi Ziarah Di Situs Makam Raja-Raja Tallo Kecamatan Tallo Kota Makassar. Skripi. Fakultas Adab Dan Humaniora. UIN Alauddin Makassar.

Oktaviani, S., Yuliantoro, & Fikri, A. (2021). Eksistensi Museum Sultan Syarif Qasim sebagai Objek Wisata Sejarah Budaya Melayu di Kabupaten Bengkalis.

Paryana, S. (2022). Upaya pelestarian situs cagar budaya loyang mendale di kecamatan kebayakan kabupaten aceh tengah (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Fakultas Adab dan Humaniora).

Pranoto, B., Utami, T., & Sunesti, Y. (2023). Pengembangan Desa Wisata Berjo Menuju SDGs Desa Mandiri dan Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(2), 381-395. https://doi.org/10.23887/jish.v12i2.61185

Rahma, R. (2019). Eksistensi Taman Ghairah (Tinjauan Historis Kitab Bustanussalatin) Secara Tekstual dan Kontekstual.

Ramadanti, A. (2023). Pemanfaatan Museum Perjuangan Rakyat Jambi Sebagai Sumber Belajar Bagi Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Jambi. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah, 2(1), 21-32. doi: 10.22437/krinok.v2i1.23858

Rankin, A. (2018). Jainism and environmental philosophy: Karma and the web of life. Routledge.

Ratih, D., Kusmayadi, Y., & Sondarika, W. (2022). Sosialisasi Green Behavior Melalui Nilai-Nilai Kearifan Lokal Hutan Lindung Terhadap Masyarakat di Lingkungan Situs Astana Gede Kawali. Abdimas Galuh, 4(1), 61-76.

Rizki, M., & Siregar, Y. D. (2023). Peran Museum Deli Serdang Sebagai Sarana Literasi Budaya Di Lubuk Pakam. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 13(2), 682-697. doi: 10.23969/literasi.v13i2.8060

Revan, & Kuraetin, I. (2023). Pemdes Banjaranyar Gelar Upacara Adat Sakral dan Karnaval Budaya.

Rohaeni, A. J., & Emilda, N. (2021). Wisata Religi Berbasis Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Adat Kampung Dukuh. Panggung, 31(3). pp.426-438. https://doi.org/10.26742/panggung.v31i3.1716

Salsabila, F. S., & Eprilianto, D. F. (2024). Strategi Peningkatan Daya Tarik Pengunjung Wisata Oleh Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Surabaya (Studi Pada Pengembangan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar). Publika, 365-380. https://doi.org/10.26740/publika.v12n2.p365-380

Sarkowi, S., & Irwansyah, Y. (2024). Pendampingan Komunitas Sarisejaya Dalam Konservasi Situs Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Di Kampung Batu Urip Kota Lubuklinggau. JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat, 7(1), 256-275. https://doi.org/10.31540/jpm.v7i1.3241

Setiawan, I., & Susanti, A. D. (2021). Study On Heritage Building Utilization In Indonesian Region Studi Pemanfaatan Bangunan Heritage Di Wilayah Indonesia. Arsitektur Universitas Pandanaran Jurnal, 1(2), 25-37.

Setyawan, M. A., Rochgiyanti, R., & Susanto, H. (2024). Pemanfaatan Benteng Tundakan Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMAN 1 Paringin. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(1), 771-779. doi: 10.36526/santhet.v8i1.3683

Sharer, R. J., & Ashmore, W. (2003). Archaeology: Discovering Our Past. New York: The Mc Graw-Hill Companies.

Sholeh, K., Suriadi, A., & Uyun, R. (2021). Nilai-Nilai Sejarah Sebaran Situs Peninggalan Masa Islam Di Palembang Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah. Danadyaksa Historica, 1(1), 61-76. https://doi.org/10.32502/jdh.v1i1.3597

Sidiq, M. Z., Wijayanti, Y., & Ratih, D. (2022). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Upacara Adat Mupunjung Situs Gunung Surandil Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis. J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 3(3), 559-567. http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v3i3.8348

Srikandi, D. Y., Ibrahim, B., & Asril. (2021). Eksistensi Rumah Menteri Kerajaan Indragiri. Jurnal Budaya Nusantara, Vol.5 No.1, (September 2021): 33 - 41.

Stump, R. W. (2008). The geography of religion: Faith, place, and space. Rowman & Littlefield Publishers.

Sudarto, S., Warto, W., Sariyatun, S., & Musadad, A. A. (2025). Integrasi Pedagogi Reflektif dan Eco-Pedagogy dalam Konstruksi Kausalitas Sejarah: Membangun Kesadaran Nilai Lingkungan melalui Landscape Budaya dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 12(1), 213-136. http://dx.doi.org/10.25157/ja.v12i1.20669

Sudarto, S., Wijayanti, Y., Pramesti, C. S., & Agustina, D. D. Pengelolaan Pertanian Berkelanjutan Berbasis Eco-spirituality dalam Tradisi Komunitas Adat Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Cultural Socio-Ecological System (Studi Pada Tradisi Komunitas Adat Di Tajakembang–Cilacap). Jurnal Ketahanan Nasional, 30(3), 367-390. https://doi.org/10.22146/jkn.100561

Sudarto, S., Warto, W., Sariyatun, S., & Musadad, A. A. (2024). Refleksi Budaya dan Pendidikan Sejarah: Implementasi Problem Based Learning dalam Meningkatkan Pembelajaran Humanis Di SMA Cilacap. J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 5(3). http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v5i3.16491

Sudarto, S., Nurholis, E., & Brata, Y. R. (2024). Potensi Sintren Sebagai Sumber Nilai dan Spiritual Masyarakat Petani Patimuan. Jurnal Artefak, 11(2), 229-244. http://dx.doi.org/10.25157/ja.v11i2.16437

Suherman. (2017). Terkait Sejarah Masuknya Islam, Situs Pangrumasan di Cigayam Ciamis Perlu Dilestarikan.

Suhaila, R., Subiyakto, R., & Okparizan, O. (2024). Implementasi Kebijakan Pembangunan Wisata Religi dan Budaya di Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang. PAMARENDA: Public Administration and Government Journal, 4(1), 1-14. https://doi.org/10.52423/pamarenda.v4i1.1

Sukono, S., Widiyanto, H., & Supriyanto, A. E. (2023). Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Warisan Budaya di Kota Surakarta. Jurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian Dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta, 2(2), 130-143. https://doi.org/10.58684/jbs.v2i2.60

Sjamsudin, H. (2007). Metodologi Sejarah, Yogyakarta: Ombak.

Taherdoost, H. (2021). Data collection methods and tools for research; a step-by-step guide to choose data collection technique for academic and business research projects. International Journal of Academic Research in Management (IJARM), 10(1), 10-38. https://hal.science/hal-03741847v1

Touwe, S. (2024). Revitalisasi Situs Sejarah dan Kepurbakalaan sebagai Sarana Pembelajaran di Desa Hulung Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat. Jurnal Pengabdian Arumbai, 2(2), 184-194. doi: 10.30598/arumbai.vol2.iss2.pp184-194

Wibowo, A. B. (2014). Strategi Pelestarian Benda/Situs Cagar Budaya Berbasis Masyarakat: Kasus Pelestarian Benda/Situs Cagar Budaya Gampong Pande Kecamatan Kutaraja Banda Aceh Provinsi Aceh. Jurnal Konservasi Cagar Budaya, 8(1), 58-71. https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v8i1.125

Widiati, I. A. P., & Permatasari, I. (2022). Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Tourism Development) Berbasis Lingkungan Pada Fasilitas Penunjang Pariwisata di Kabupaten Badung. Kertha Wicaksana, 16(1), 35-44. https://doi.org/10.22225/kw.16.1.2022.35-44

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.