EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS DEEP LEARNING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN GERAK SISWA SD KELAS BAWAH

Muhammad Sahrun, Abu Bakar, Agus Kurniadi, Muh Mawardi, La Robi

Sari

Pembelajaran PJOK memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan motorik dan pemahaman konsep gerak pada siswa sekolah dasar, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran berbasis teknologi seperti deep learning untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran PJOK berbasis deep learning dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan gerak siswa SD kelas bawah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group, melibatkan 60 siswa kelas bawah yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian terdiri atas tes pemahaman konsep dan lembar observasi keterampilan gerak yang dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji t, dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada pemahaman konsep dan keterampilan gerak dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi deep learning memberikan dukungan kuat dalam menyediakan umpan balik otomatis, analisis gerak akurat, dan pengalaman belajar yang lebih adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis deep learning efektif diterapkan dalam pembelajaran PJOK dan berpotensi menjadi strategi inovatif dalam peningkatan kualitas pembelajaran motorik di sekolah dasar.

Kata Kunci

deep learning; PJOK; pemahaman konsep; keterampilan gerak; siswa SD.

Referensi

Arianto, B. (2021). Desain eksperimen dalam penelitian pendidikan jasmani. Jurnal Penelitian Pendidikan Jasmani, 12(1), 45–56.

Gunawan, T. (2020). Prosedur pelaksanaan penelitian eksperimen di sekolah dasar. Jurnal Metodologi Pendidikan, 8(2), 101–112.

Hamdani, R. (2020). Metodologi penelitian kuasi eksperimen dalam pendidikan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 15(1), 1–12.

Harjono, A. (2021). Pengembangan motorik anak usia sekolah dasar melalui pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 77–85.

Lestari, W. (2021). Analisis implementasi pembelajaran PJOK di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani, 5(1), 25–34.

Nugroho, R. (2022). Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran gerak. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(3), 144–155.

Prasetyo, D. (2021). Pengujian reliabilitas instrumen keterampilan gerak melalui inter-rater reliability. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(1), 55–66.

Pratama, D. (2021). Teknologi analisis gerak berbasis AI untuk pembelajaran motorik. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 12(2), 88–97.

Putra, Y. (2020). Tantangan pembelajaran PJOK di era digital. Jurnal Pendidikan Olahraga Indonesia, 6(1), 11–20.

Rahmadi, F. (2022). Konsep pembelajaran gerak dalam pendidikan jasmani sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Jasmani, 4(2), 66–78.

Saputra, H. (2020). Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran olahraga. Jurnal Pembelajaran Olahraga,

(2), 101–112.

Sari, M. (2022). Pembelajaran pendidikan jasmani untuk usia dini. Jurnal PAUD, 7(1), 33–41.

Setyawan, D. (2020). Karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar dan implikasinya dalam pembelajaran PJOK. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 21–30.

Suryanto, E. (2021). Analisis statistik parametrik dalam penelitian eksperimen pendidikan. Jurnal Statistika Pendidikan, 3(1), 23–34.

Widodo, S. (2020). Validitas dan reliabilitas instrumen dalam penelitian pendidikan jasmani. Jurnal Evaluasi dan Pengukuran Pendidikan, 9(2), 99–110.

Wijaya, M., & Rahayu, T. (2023). Artificial intelligence in education: Opportunities for movement learning. Educational Technology Review, 8(1), 55–70.

Wulandari, S. (2021). Teknik purposive sampling dalam penelitian pendidikan. Jurnal Penelitian Sosial Pendidikan, 5(2), 120–129.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.