PEMBIASAAN NILAI KARAKTER KESETIAAN PADA PANCASILA DAN INTEGRITAS MURID MELALUI E-MODUL INTERAKTIF KEPRAMUKAAN DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus di SD Negeri Gugus KH. Ahmad Dahlan Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap)

Wendry Galih Bahtiar, Ade Aan, Maman Herman, Abdul Rohman

Sari

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa pendidikan karakter menjadi isu strategis dalam sistem pendidikan Indonesia, khususnya dalam penguatan nilai kesetiaan pada Pancasila dan integritas murid di tengah tantangan era digital. Namun, praktik pembiasaan karakter di sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan pada aspek sistematika, dokumentasi, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembiasaan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis strategi integrasi e-modul interaktif kepramukaan dalam pembentukan karakter murid sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di SDN Gugus KH. Ahmad Dahlan Kecamatan Dayeuhluhur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses pembiasaan karakter berlangsung secara sistematis melalui tahapan perencanaan, integrasi nilai dalam materi, pelaksanaan berbasis praktik, refleksi digital, dan evaluasi autentik; (2) faktor pendukung dan penghambat bersifat multidimensional, meliputi aspek kebijakan, kompetensi SDM, sarana TIK, kualitas e-modul, motivasi murid, budaya sekolah dan keluarga, serta monitoring dan evaluasi; dan (3) strategi integrasi dilakukan melalui enam tahapan utama, yaitu kebijakan strategis, penguatan kompetensi, integrasi operasional, pemanfaatan teknologi, pembudayaan nilai, serta evaluasi berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa e-modul interaktif kepramukaan merupakan instrumen strategis dalam membangun karakter kesetiaan pada Pancasila dan integritas murid secara sistematis dan berkelanjutan.

Kata Kunci

pembiasaan karakter, kesetiaan pada Pancasila, integritas, e-modul interaktif, kepramukaan.

Referensi

Afresda, S., Toharudin, M., & Sunarsih, D. (2025). Penanaman pendidikan karakter Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Journal on Education, 6(1), 4215. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.4215

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Basrowi, & Sukidin. (2002). Metode penelitian kualitatif perspektif mikro. Insan Cendekia.

Baswedan, A. (2024). Pendidikan karakter Indonesia: Gagasan dan praktik ekosistem sekolah. Pustaka Pelajar.

Berkowitz, M. W. (2024). Character education and development in the digital age. Routledge.

Faradilla, Meriza., et al. (2025). Strengthening character education through scouting activities: A case study. International Review of Community Engagement. https://doi.org/10.62941/irce.v1i2.82

Herak, Rikardus. (2025). Character Education in the Digital Age: Challenges and Opportunities Amidst Technological Developments. MSJ : Majority Science Journal. 3. 245-252. https://doi.org/10.61942/msj.v3i2.367

Herman, dkk. (2025). Metodologi penelitian pendidikan. Yogyakarta: Sulur Pustaka.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2025). Capaian karakter dan kompetensi: 8 profil lulusan murid pada jenjang sekolah dasar dalam Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek. https://www.kemdikbud.go.id

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2024). Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan Tahun 2024. Jakarta: KPK Republik Indonesia. https://www.kpk.go.id

Thomas Lickona, (2012). Character Matters: Persoalan Karakter, terj. Juma Wadu Wamaungu & Jean Antunes Rudolf Zien dan Editor Uyu Wahyuddin dan Suryani, Jakarta: Bumi Aksara

Litbang Kompas & Pusat Studi Kebangsaan Indonesia. (2022). Survei Nasional Pemahaman Nilai Pancasila pada Pelajar. Jakarta: Harian Kompas dan Pusat Studi Kebangsaan Indonesia.

Mardiyah, C. H. (2024). Implementasi pendidikan karakter Pancasila pada ekstrakurikuler pramuka siaga di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 77–89. https://jurnal.citrabakti.ac.id/index.php/jcmp/article/view/4615/1270

Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Mulyasa, E. (2023). Manajemen pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.

Nucci, L., Narvaez, D., & Krettenauer, T. (2024). Handbook of moral and character education (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315707761

Prensky, M. (2010). Teaching digital natives: Partnering for real learning. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.

Putra, I. W. D., & Wulandari, I. G. A. A. (2022). E-modul interaktif berorientasi karakter peduli lingkungan untuk kelas IV sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(2), 112–120. https://doi.org/10.23887/jippg.v5i1.45886

Suyadi. (2024). Pembiasaan karakter anak pada pendidikan dasar di Indonesia. Diva Press.

Widiyanto, R., & Ahmariyah, F. S. (2024). The development of P5 e-module based on Pancasila character of primary school students. Journal of Primary Education, 9(1), 33–44. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4428859

Wiyani, N. A. (2023). Pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan. Ar-Ruzz Media.

Zubaedi. (2023). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.