REKONSTRUKSI ETIKA PROFESI KEGURUAN DALAM MENGHADAPI DISRUPSI PENDIDIKAN KONTEMPORER

Rohmatunni’mah Rohmatunni’mah, Wildan Nur Mardotillah, Mutmainah Mutmainah, Nur Khasanah

Sari

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi etika profesi keguruan dalam menghadapi disrupsi pendidikan kontemporer, yang ditandai dengan perkembangan teknologi digital dan pergeseran paradigma pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi penelitian perpustakaan kualitatif, yang melibatkan analisis kritis terhadap literatur akademik yang relevan dari lima tahun terakhir yang membahas etika profesi, transformasi pendidikan, dan kompetensi guru di era digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi etika profesi dalam pengajaran tidak hanya menekankan aspek normatif, tetapi juga integrasi nilai-nilai adaptif seperti literasi digital, tanggung jawab moral, profesionalisme berbasis teknologi, serta penguatan karakter dan perilaku teladan di kalangan guru dalam lingkungan belajar hybrid. Selain itu, guru dituntut untuk menjaga integritas dan komunikasi etis di ruang digital sebagai bagian dari profesionalisme mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa etika profesi mengajar perlu dirumuskan ulang secara kontekstual agar tetap relevan dengan tuntutan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan Islam dan kemanusiaan     

Kata Kunci

Rekonstruksi; Etika profesi dalam pengajaran; Disrupsi; Pendidikan kontemporer

Referensi

Aisyah, N., Kautsar, M. D. Al, Hidayat, A., & Koto, F. (2026). Grounding AI-in-Education development in teachers’ voices: Findings from a national survey in Indonesia. ArXiv Preprint ArXiv:2604.01630.

Alfiyansyah, H., Nurlela, E., Fakhury, A. N., & Kurahman, O. T. (2025). Etika Digital dalam Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam: Menjaga Nilai Spiritualitas di Tengah Inovasi Pembelajaran. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(3), 1117–1126.

Antoninis, M., Alcott, B., Al Hadheri, S., April, D., Fouad Barakat, B., Barrios Rivera, M., Baskakova, Y., Barry, M., Bekkouche, Y., & Caro Vasquez, D. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in education: A tool on whose terms?

Anwar, A. (2025). Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Agama Islam Integratif-Transformatif dalam Merespons Tantangan Pendidikan Abad Ke-21. 02(04), 2437–2443.

Asyha, A. F., Astuti, Y., Nurona, R. R. A., & Diana, N. (2025). Analisis implementasi etika profesi dan kode etik guru dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Niara, 18(1), 249–257.

Badri, S., & Khairat, A. (2025). Etika Profesi Guru: Fondasi Kinerja dan Kredibilitas dalam Perspektif Literatur. MANAPI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 36–45. https://doi.org/https://doi.org/10.31958/manapi.v4i1.15532

Beth, B., & Lin, C. (2015). Thriving in Our Digital World. 11, 2–3.

Biesta, G. (2009). Good education in an age of measurement: On the need to reconnect with the question of purpose in education. Educational Assessment, Evaluation and Accountability (Formerly: Journal of Personnel Evaluation in Education), 21(1), 33–46.

Biesta, G. (2021). World-centred education: A view for the present. Routledge.

Campbell, E. (2003). The ethical teacher. McGraw-hill education (UK).

Floridi, L., & Cowls, J. (2022). A unified framework of five principles for AI in society. Machine Learning and the City: Applications in Architecture and Urban Design, 535–545.

Gómez-Trigueros, I. (2023). Digital skills and ethical knowledge of teachers with TPACK in higher education. Contemporary Educational Technology. https://doi.org/10.30935/cedtech/12874

Holmes, W., Porayska-Pomsta, K., Holstein, K., Sutherland, E., Baker, T., Shum, S. B., Santos, O. C., Rodrigo, M. T., Cukurova, M., & Bittencourt, I. I. (2022). Ethics of AI in education: Towards a community-wide framework. International Journal of Artificial Intelligence in Education, 32(3), 504–526.

Kaila, E., Lempinen, K., & Nevaranta, M. (2025). Teaching in the Age of AI: Understanding University Teachers’ Ethical Concerns and Perspectives. Proceedings of the Conference on Technology Ethics.

Irawan, F., & Rohman, F. (2025). Rekonstruksi Konsep Pendidikan Agama Islam Berbasis Etika Spiritual : Studi Kritis atas Pemikiran Pendidikan al-Ghazali. 8(1), 164–184.

Khofi, M. B., Syarifah, Z. L., & Syafriani, S. (2024). Strategi humas dalam meningkatkan citra positif di Sekolah Dasar Negeri Kalitapen 1 Bondowoso. Indonesian Journal on Education (IJoEd), 1(1), 33–41.

Maola, D. H., Devi, D., Aqil, S., & Mulyana, A. (2025). Implementasi etika profesi dalam meningkatkan integritas guru di era digital. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(12), 19222–19232.

Masgumelar, N. K., & Mustafa, P. S. (2021). Teori Belajar Konstruktivisme dan Implikasinya dalam Pendidikan dan Pembelajaran. GHAITSA : Islamic Education Journa, 2(2), 49–57.

Nasution, B., Nasution, J. E., & Nasution, A. N. (2025). Abdul Rahman Model Pembelajaran Student-Centered Learning Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Profesional Abad 21: Model Pembelajaran, Student-Centered Learning, Guru Profesional, Abad 21. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 22(02), 307–319.

Oecd. (2021a). Pushing the frontiers with AI, blockchain, and robots.

Oecd. (2021b). Should robots replace teachers?: AI and the future of education. John Wiley & Sons.

Putriyani. (2022). Rekonstruksi Peran Guru dalam Pendidikan Islam. 5, 2473–2484.

Sinaga, W. M. B. B., & Firmansyah, A. (2024). Perubahan Paradigma Pendidikan di Era Digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(4), 1–10.

Sockett, H. (1993). The moral base for teacher professionalism. ERIC.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R&D (Issue January).

Sugrah, N. (2019). Implementasi Teori Belajar Konstruktivisme Dalam Pembelajaran Sains. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 19(September), 121–138.

Syakir, M. (2019). Pergunu Kembali Sampaikan Usulan Pembentukan Komisi Perlindungan Guru. NU Online. https://nu.or.id/nasional/pergunu-kembali-sampaikan-usulan-pembentukan-komisi-perlindungan-guru-x83AF

Trust, T. (2018). 2017 ISTE Standards for Educators: From Teaching With Technology to Using Technology to Empower Learners. Journal of Digital Learning in Teacher Education, 34, 1–3. https://doi.org/10.1080/21532974.2017.1398980

Unesco. (2022). Recommendation on the ethics of artificial intelligence. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

Untung. (2026). InfoPublik - KPAI Ungkap Tantangan Perlindungan Anak di Indonesia Sepanjang 2025. InfoPublik. https://infopublik.id/kategori/nasional-sosial-budaya/955173/index.htm

Yanto, A., Majid, N. H., Ihsan, M., Anam, R. K., Probolinggo, A. D., Probolinggo, A. D., Ahmad, I., Probolinggo, D., Ahmad, I., & Probolinggo, D. (2026). Rekonstruksi Peran Guru Pendidikan Agama Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Tengah Krisis Moral Remaja Modern. 03(01), 10–22.

Yulianti, C. (2025). Miris! Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan Naik 600% dalam 6 Tahun. Detik Edu. https://www.detik.com/edu/sekolah/d-8284613/miris-kasus-kekerasan-di-satuan-pendidikan-naik-600-dalam-6-tahun

Yusnita, N. C., & Muqowim. (2020). Pendekatan Student Centered Learning dalam Menanamkan Karakter Disiplin dan Mandiri Anak di TK Annur II. Jurnal Ilmiah Potensia, 5(2), 116–126.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.