PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI NILAI-NILAI KEPAHLAWANAN KH HASYIM ASY’ARI DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X TKJ SMK HUSNUL KHOTIMAH TASIKMALAYA

Mahmud Alfaizi, Yadi Kusmayadi, Dewi Ratih

Sari

Arus globalisasi membawa dampak yang signifikan bagi kehidupan di suatu negara, termasuk mutu pendidikan di Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa kita memiliki tanggung jawab dalam menjaga dan mengembangkan rasa nasionalisme. Mengingat pengaruh globalisasi yang semakin menghawatirkan masyarakat, terutama generasi muda, pemerintah mengeluarkan kebijakan pendidikan yang lebih menekankan terhadap penanaman nilai-nilai karakter, hususnya pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan biografi KH Hasyim Asy’ari, nilai-nilai kepahlawanan KH Hasyim Asy’ari serta mendeskripsikan implementasi nilai-nilai kepahlawanan KH Hasyim Asy’ari dalam pembelajaran Sejarah kelas X TKJ SMK Husnul Khotimah. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data di lakukan menggunakan studi literatur, observasi, dan wawancara yang di lakukan dengan Kepala Sekolah SMK Husnul Khotimah, Wakil Kepala sekolah bagian Kurikulum, Wakil Kepala sekolah bagian Kesiswaan, Guru Sejarah, Wali Kelas X TKJ, beberapa orang siswa SMK Husnul Khotimah, dan studi dokumentasi terhadap Silabus dan RPP. Analisis data yang di gunakan dengan langkah-langkah berikut: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan nilai-nilai kepahlawanan KH Hasyim Asy’ari yaitu nilai keteguhan, nilai keteladanan, nilai rela berkorban, nilai cinta tanah air, nilai religius, dan nilai nasionalisme dan patriotism. Implementasi nilai-nilai kepahlawanan KH Hasyim Asy’ari dalam pembelajaran sejarah di lakukan sebanyak dua kali. Dari hasil pembelajaran sejarah menggunakan nilai-nilai kepahlawanan KH Hasyim Asy’ari yang dapat di implementasikan oleh siswa yaitu bersikap sopan santun, senantiasa membantu teman yang membutuhkan dengan ikhlas, mengikuti upacara bendera, mentaati tatatertib sekolah, bekerjasama dalam menjaga kebersihan sekolah, menghargai perbedaan dan taat terhadap guru.

Kata Kunci

KH Hasyim Asy’ari, Karakter, Nilai Kepahlawanan.

Referensi

Abdurahman, A., Habibi, D. D., Muslim, B., Firdaus, P., & Rahmawati, D. (2025). Pendidikan karakter. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Alfarizi, R., Brata, Y. R., & Sudarto, S. (2025). Value of Local Wisdom in the Nadran Tradition at the Ki Buyut Manguntapa Site in Baregbeg District, Ciamis. JAMASAN: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(2), 206-229. https://doi.org/10.25157/jamasan.v1i2.5490

Aman. (2014). Aktualisasi Nilai-Nilai Kesadaran Sejarah Dan Nasionalisme Dalam Pembelajaran Sejarah Di SMA. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 23–34. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i2.2174

Anisa, L. N. (2025). Konsep Pendidikan Karakter dalam Islam (Studi Komparasi atas Pemikiran KH Hasyim Asy'ari dan Syeikh Az-Zarnuji): Concept of Character Education in Islam (Comparative Study of the Thought of KH Hasyim Asy'ari and Sheikh Az-Zarnuji). SETYAKI: Jurnal Studi Keagamaan Islam, 3(1), 1-16.

Ariyanti, A. N., Anggraini, F. P., Ansyah, M. A., Syarifuddin, S., & Oktapiani, R. (2026). Strategi Pembelajaran Sejarah Untuk Mengembangkan Kesadaran Sejarah Peserta Didik di Era Kontamporer. Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 3572-3582.

Azili, D. (2026). Analisis Nilai-Nilai Karakter Sultan Hasanuddin Sebagai Sumber Keteladanan Dalam Pembelajaran Sejarah Siswa Kelas X SMAN 7 Kerinci (Doctoral dissertation, Universitas Jambi).

Bancin, M. G., Corry, C., & Haloho, B. (2023). Pemahaman Nilai-Nilai Kepahlawanan Soekarno Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Role Playing. Journal on Education, 5(4), 13498–13514. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2357

Bancin, M. G., Corry, C., & Haloho, B. (2023). Pemahaman nilai-nilai kepahlawanan soekarno dalam pembentukan karakter peserta didik melalui model pembelajaran role playing. Journal on Education, 5(4), 13498-13514.

Braun, V., & Clarke, V. (2021). One size fits all? What counts as quality practice in (reflexive) thematic analysis?. Qualitative research in psychology, 18(3), 328-352.

Dariyah, T., Fadhila, E. H., Azizah, A. N., & Hidayat, M. S. (2026). Pemikiran Pendidikan Kh Hasyim Asy’ari. An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan), 5(4), 267-276.

Fadhli, M. R., & Hidayat, B. (2018). KH. Hasyim Asy’ Ari dan Resolusi Jihad Dalam Usaha Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945. SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya, 2(1). 61-72. https://doi.org/10.24127/sd.v2i1.762

Fatmawati, D., Sa’Diyah, N. H., Ghozali, M. H., & Bakar, M. Y. A. (2026). Pendidikan Islam Berbasis Nilai Tauhid Dalam Pemikiran Tokoh Pendidikan Islam Nasional: Filsafat Pendidikan Bahasa. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(1), 08-21.

Fuadi, A. N. M., & Azis, A. A. (2025). Nilai-nilai karakter dalam Adab al-’Alim wa al-Muta’allim KH. Hasyim Asy’ari dan implikasinya bagi pendidikan Islam kontemporer. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi, 5(4), 249-260.

Furqan, M., & Keumangan, T. R. (2021). Pendidikan Islam Menurut KH. Hasyim Asy’ari (Analisis Kritis Kode Etik Murid Terhadap Guru). PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Dan Pengabdian Masyarakat, 1(2), 147-173.

Izzati, U. A., Bachri, B. S., Sahid, M., & Indriani, D. E. (2019). Character education: Gender differences in moral knowing, moral feeling, and moral action in elementary schools in Indonesia. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 7(3), 547–556. https://doi.org/10.17478/jegys.597765 .

Kertih dan Sriartha (2016). Pengembangan Suplemen Materi Pembelajaran IPS-SMP Melalui Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Sumber Belajar (Laporan Penelitian tidak dipublikasikan). Undiksha: Singaraja.

Kristianingrat, I. G. A., & Kertih, I. W. (2019). Menggali nilai-nilai kepahlawanan I Gusti Ngurah Rai sebagai sumber pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS. Jurnal Pendidikan IPS Indonesia, 3(2), 103-110.

Kusmayadi, Y. (2019). Hubungan Antara Pemahaman Sejarah Nasional Indonesia dan Wawasan Kebangsaan Dengan Karakter Mahasiswa. (Studi Pada Mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Galuh Ciamis). 1–19.

Lickona, T. (1992). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam.

Lionar, U., & Fithriah, R. (2023). Analisis nilai pendidikan karakter pada tokoh sejarah lokal Sumatera Barat sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Paedagogy, 10(1), 277-288.

Lubis, M. (2025). Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Sejarah dalam Mengintegrasikan Nilai-Nilai Nasionalisme di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam. Toga Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 2(2), 65-72.

Maulana, A. I., Sudarto, S., & Ramdani, D. (2026). Reconstructing the Integrated Galuh Cultural Value System: Cultural Memory, Social Cohesion, Ethical Governance, and Historical Consciousness in the Gandoang Manuscript. JAMASAN: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 2(2), 211-245. https://doi.org/10.25157/jamasan.v2i2.6149

Muhlisin, F, & Huda, K. (2022). Peran Kepemimpinan K.H. Hasyim Asy’ari dalam Resolusi Jihad. JURNAL PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam, 1(2), 113-125. https://doi.org/10.33507/pai.v1i2.431

Najiyah, L. B. (2025, December). Pendidikan Karakter Perspektif KH Hasyim Asy’ari dan Relevansinya dalam Pendidikan Islam Kontemporer. In BIannual COnference on Islamic educatioN (BICOIN) (Vol. 2, No. 1, pp. 79-96).

Ni’mah, S. N., & Syihabuddin, M. A. (2026). Pendidikan Islam dan Pembentukan Sosial Budaya Umat: Analisis Pemikiran KH. Hasyim Asy’ari dan Relevansinya di Era Kontemporer. An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies, 1(3), 1194-1209.

Nia, I. S., Wijayanti, Y., & Nurholis, E. (2023). Pendidikan Karakter Melalui Nilai-Nilai Kepahlawanan Dewi Sartika Untuk Pembelajaran Sejarah Kelas XI PK II Man 1 Darussalam Ciamis. J-KIP (Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan), 4(3). https://doi.org/10.25157/j-kip.v4i3.11707

Nireki, L. T., Wahyuni, A., & Purnomo, B. (2021). Impelementasi Nilai Pendidikan Karakter Perjuangan Jenderal Soedirman Bagi Generasi Muda Masa Kini Pada Mata Pelajaran Sejarah. Al-Fikru: Jurnal Pendidikan Dan Sains, 2(1), 33-49.

Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. https://library.stiba.ac.id/uploaded_files/temporary/DigitalCollection/ZTAyMWVkYzVlNTY4NWMyYWI1NjZhNThmNjIyOTYzZDg3YWUxYjdjNA ==.pdf

Popa, N. (2021). Cultivating historical consciousness in the history classroom: Uncovering the subtleties of student meaning making with the help of found poetry. History Education Research Journal, 18(2), 224–246. https://doi.org/10.14324/HERJ.18.2.06

Popa, N. (2022). Operationalizing Historical Consciousness: A Review and Synthesis of the Literature on Meaning Making in Historical Learning. Review of Educational Research, 92(2), 171-208. https://doi.org/10.3102/00346543211052333

Popa, N. (2023). How meaning making cultivates historical consciousness: Identifying a learning trajectory and pedagogical guidelines to promote it. The Social Studies, 114(4), 139–159. https://doi.org/10.1080/00377996.2022.2140641

Rahman, L. F. P. (2015). Pemanfaatan Situs Astana Gede Sebagai Sumber Belajar Sejarah Siswa Sma Negeri 1 Kawali Kabupaten Ciamis Tahun Ajaran 2014/2015. http://lib.unnes.ac.id/20765/

Ramdani, R. A., Brata, Y. R., & Sudarto, S. (2025). Utilization of Museum Galunggung as a Source for Local History Learning at SMA IT Riyadlussholihin Tasikmalaya. JAMASAN: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(3), 291-308. https://doi.org/10.25157/jamasan.v1i3.5514

Rofi'i, A. F. (2025). Analisis Nilai Pendidikan Karakter pada Tokoh Sejarah Lokal Cirebon sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran Sejarah. Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah, 11(1).

Sari, A. A., & Wibowo, A. M. (2022). Implementasi nilai-nilai kejuangan raden ajeng kartini di SMPN 3 Madiun. Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 12(2), 195-204.

Sudarto, S., Warto, W., Sariyatun, S., & Musadad, A. A. (2025). Integrasi Pedagogi Reflektif dan Eco-Pedagogy dalam Konstruksi Kausalitas Sejarah: Membangun Kesadaran Nilai Lingkungan melalui Landscape Budaya dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 12(1), 213-236. http://doi.org/10.25157/ja.v12i1.20669

Tambunan, J. A. (2025). Pemikiran KH. Hasyim Asy’ari tentang pendidikan akhlak dalam kitab adabul alim wal muta’allim (Doctoral dissertation, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan).

Tjalla, A., & Hanim, W. (2023). Development of strengthening good character education scale as a need assessment instrument for guidance and counseling teachers. JISAE: Journal of Indonesian Student Assessment and Evaluation, 9(1), 68-78.

Wibowo, M. U., Suryo, D., & Siswoyo, D. (2017). Internalisasi nilai-nilai kejuangan Jenderal Soedirman dalam pendidikan karakter di SMA Taruna Nusantara. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 5(2), 132-139.

Wineburg, S. (2006). Berpikir historis: Memetakan masa depan, mengajarkan masa lalu. Yayasan Obor Indonesia.

Yanto, E. N. A., Suyanti, S., Safi, J., & Sudarto, S. (2024). Perjuangan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dalam Mempertahankan Kedaulatan NKRI: Analisis Peran dan Strategi pada Masa Agresi Militer Belanda II Tahun 1948-1949. Jurnal Artefak, 11(2), 307-330. http://doi.org/10.25157/ja.v11i2.16671

Youniss, J., Bales, S., Christmas‐Best, V., Diversi, M., McLaughlin, M., & Silbereisen, R. (2002). Youth civic engagement in the twenty‐first century. Journal of research on adolescence, 12(1), 121-148. https://doi.org/10.1111/1532-7795.00027

Yulianti, A. T., & Amin, S. (2026). Pengalaman Belajar Siswa dalam Penggunaan Media Puzzle Tokoh Pahlawan pada Pembelajaran Sejarah: Studi Fenomenologi di SMA Negeri 14 Semarang. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(1 (Spesial Issue)), 4091-4105.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.