KINERJA MENGAJAR GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK

Lela Badriah, Yuyun Soneangsih, Yeni Sovia Hertarini, Abdul Rohman, Asep Saepul Hidayat

Sari

Kinerja Mengajar Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik, , merupakan fokus kajian dalam penelitian ini. Berdasarkan permasalahan awal yang diperoleh, maka permasalahan pokok kajian penelitian dirumuskan dengan 4 kajian pokok, yakni : (1) Kinerja mengajar Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik ; (2) Hambatan yang dihadapi oleh guru dalam peningkatan motivasi belajar peserta didik; (3) Strategi solusi yang dilakukan guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan (4) Strategi pengembangan kinerja mengajar guru yang diorientasikan untuk peningkatan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, dan sebagaimana konsekuensinya dimana peneliti bertindak sebagai instrument utama yang dipandu dengan pedoman kajian dan pedoman pengambilan data, baik wawancara, observasi ataupun studi pustaka dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian ditindaklanjuti dengan pengolahan yang menggunakan teknis analisis data kontinuebilitas serta untuk aspek kredibilitasnya menggunakan teknik triangulasi total.Adapun hasil penelitian ini diantaranya : (1) Kinerja mengajar guru dapat dipandang pada kategori cukup baik, namun maasih dihadapkan dengan beberapa hambatan yang sebagian besarnya dari aspek eksternal guru; (2) Sebagian besar hambatan yang dihadapi guru dalam kinerja mengajar adalah dari keterbatasan kondisi kelengkapan sekolah yang sangat minim, oleh karena itu solusi utamanya adalah sekolah harus melakukan revitaslisasi dalam tata kelola sekolah terutama pengadaan anggaran belanja fasilitas; (3) Hal ini menuntut sekolah harus melakukan strategi pengembangan pada aspek : pengembangan manajemen penggalian angaran, pembinaanpeningkatan guru dan mendukung terhadap motivasi  belajar peserta didik, baik dengan peningkatan instrakurikuler atau ekstrakurikuler

Kata Kunci

Kinerja Guru, Prestasi Belajar Peserta Didik, Motivasi Belajar.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Arikunto, Suharsimi, 2000. Metode Penelitian Administrasi. Bandung : Alfhabeta.

Castetter (1981). Profesional Development in School Developing Teachers and Teaching, New York : Addison-Wesley Publisihg Co.

Darma Agung, (2001). Manajemen Supervisi. Jakarta : PT Rajagrafindo Persada.

Davis, Keith & Newstorm, John W.1995. Perilaku dalam Organisasi, Jilid 1. Jakarta : Erlangga.

Djam’an Satori dan A. Komariah, (2009). Metodelogi Penelitian Kualitatif, Bandung. Alfa Beta.

Hamalik, Oemar. (2000). Proses Belajar Mengajar, Jakarta : Bumi Aksara.

Kotler Philip. 2003, Manajemen Pemasaran tentang Analisis Perencanaan Implementasi dan Pengendalian, Edisi Sembilan, Jakarta: Penerjemah PT. Prenhalindo

Maleong, Lexy J (1998). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosda Karya.

Mulyasa. (2009). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Nasution. (2003). Metode Penelitian Natiralistik Kualitatif. Bandung : Tarsito

Robbints, David, (1978), Competences : Measuring The Immeasurable, managenet Development Review, Vol. 9,No.5,hal. 25-29.

Satori, Djaman dan Fattah, Nanang. (2001). Modul Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung Dinas Pendidikan Propinsi Jabar.

Siagian, Sondang P, (2000), “Manajemen Sumber Daya Manusia”, Jakarta, Diterbitkan oleh PT. Bumi Aksara.

Sudjana, Nana. (2000). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru Al Gesindo.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta, Depdiknas

Wijaya, Cece, at.al. (1992). Kemampuan Guru Profesional, Bandung Remaja Resdakarya.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.