PERSEPSI PETANI KENTANG TERHADAP AKSES LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DI KECAMATAN PASIRWANGI, KABUPATEN GARUT

Nabila Fazrin Maulani, Eliana Wulandari

Abstract


Pasirwangi Subdistrict is one of potato production centers in West Java. The need of finance from sharia financial institutions because their lack of capital, uncertain product availability and high production input prices. Sharia finance institution  put less interest in financing agricultural business because agricultural sector have a high risk. This research aims to analyze potato farmers' perceptions of access sharia finance institutions. This research applied descriptive analysis in particular cross tabulation. The results showed that there were convenience, continuity, and flexibility access sharia finance institution, but there were not availability access sharia finance institution

Keywords


Access, Financial Institutions, Farmers, Pasirwangi Sub-district

References


Ashari. 2006. Potensi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Dalam Pembangunan Ekonomi Pedesaan dan Kebijakan Pengembangannya. Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. 4(2):146- 164.

Bank Indonesia. 2012. Statistik Perbankan Indonesia. Vol: 10 No. 6 Mei 2012. Jakarta (ID). BI.

Badan Pusat Statistika. (2019). Kabupaten Garut Dalam Angka 2019. BPS. Kabupaten Garut.

Badan Pusat Statistika. (2019). Produksi Kentang Provinsi Jawa Barat 2019. BPS. Provinsi Jawa Barat.

Financing, I. M. O. A. Akses Dan Persepsi Petani Terhadap Pembiayaan Pertanian Mikro Syariah: Studi Di Kabupaten Lampung Tengah. The Concept Of Halal And Thayyib And Its Implementation In Indonesia (Konsep Halal Dan Thayyib Beserta Implementasinya Di Indonesia), 6.

Karyani, T., & Akbar, U. (2016). Aksesibilitas Petani Mangga Gedong Gincu Terhadap Lembaga Keuangan Formal dan Non-Formal Studi Kasus Gapoktan Sami MulyaKecamatan Sedong Kabupaten Cirebon. Jurnal Agribisnis Terpadu, 9(2).

Meyer, Richard L.; Nagarajan, Geetha. 2000. Rural Financial Markets in Asia: Policies Paradigms, and Performance. © Asian Development Bank.http://hdl.handle.net/11540/311.

Mohamed, Khalid. (2003). Access to Formal and Quasi-Formal Credit by Smallholder Farmers and Artisanal Fishermen: A Case of Zanzibar. Research on Poverty Alleviation (REPOA). ISBN 9987.

Morduch, Jonathan. (1999). The Microfinance Promise.Journal of Economic Literature 37(4): 1569–1614.

Mu’allim, A. (2003). Persepsi Masyarakat terhadap Lembaga Keuangan Syariah. Al-Mawarid Journal of Islamic Law, (10), 25992.

Poliquit, Lolita Y. (2006). Accessibility of Rural Credit among Small Farmers in the Philippines : A Thesis presented in partial fulfilment of the requirements for the degree of Master of Applied Science in Rural Development, Institute of Natural Resources, Massey University,

Sayaka, B., & Rivai, R. S. (2011). Peningkatan akses petani terhadap kredit ketahanan pangan dan energi. Bogor (ID): Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Sekaran, Umar. (2000). Metode Penelitian Untuk Bisnis. Edisi Keempat. Penerjemah: Kwan Men Yon. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Syukur M, Sumaryanto CM, Rasahan CA. 1990. Pola Pelayanan Kredit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Pedesaan Jawa Barat. Bogor (ID). Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Departemen Pertanian.

Zeller M, Diagne A, Mataya C. (1998). Market acces by smallholder farmers in Malawi: Implications for technology adoption, agricultural productivity and crop income. Agricultural Economics, 19: 219-229.

Tunas, A. P., Anggraeni, L., & Lubis, D. (2014). Analisis Pengaruh Pembiayaan Syariah terhadap Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kota Depok. Al-Muzara'ah, 2(1), 1-16.

Agunan, T. Novia Nur Rohmah, NIM 17401163364. Pengaruh Taksiran Agunan, Jumlah Tanggungan, Pengalaman Usaha dan Jangka Waktu Angsuran Terhadap Kelancaran Pengembalian Kredit Pada Kopontren Al Barkah dan KSPPS BMT Peta Cabang Blitar. Skripsi. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung. Dosen Pembimbing.

Ardiansyah A, Gitosaputro S, dan Yanfika H. (2014). Persepsi Petani Persepsi Petani Terhadap Kinerja Penyuluh di BP3K Sebagai Model Center Of Excellence (CoE) Kecamatan Metro Barat Kota Metro. JIIA: 2 (2): 182-189.

Wati, D. R. (2015). Akses Kredit Mikro Pada Petani Padi Organik di Kabupaten Bogor. AGRIBUSINESS JOURNAL, 9(2), 97-110.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ma.v7i1.4747

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

Fakultas Pertanian Universitas Galuh

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-7602739

Email: mimbaragribisnis@gmail.com

 

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis diindeks oleh: