STRATEGI PEMENANGAN MARTIN BILLA MELALUI PEMANFAATAN MODAL SOSIAL PADA PEMILIHAN DEWAN PERWAKILAN DAERAH DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019 ( Studi : Kabupaten Malinau )

Raymond Pangihut Hasoloan sinaga, Muradi Muradi, Leo Agustino

Sari


Tulisan ini dilakukan dengan pengamatan, studi literatur/pustaka serta menggunakan data primer dan sekunder, data primer melalui pengamatan di lapangan sedangkan data sekunder melalui jurnal, penelitian terdahulu dan teori. Strategi pemenangan Martin Billa pada pemilihan DPD di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2019 menggunakan strategi politik dan pemanfaatan modal sosial. Strategi politik difokuskan pada strategi kampanye, kampanye Martin Billa mengandalkan jejaring, komunikasi, dan relasi. Jejaring, komunikasi dan relasi terhadap tokoh adat, tokoh agama, pemerintah dan masyarakat Provinsi Kalimantan Utara khususnya masyarakat Kabupaten Malinau sangat dipelihara dan dijaga dengan baik oleh Martin Billa, sehingga Martin Billa dapat menjalankan strategi pemenangannya pada pemilihan DPD di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2019 dengan mudah. Pemanfaatan modal sosial Martin Billa dilakukan dengan menjaga dan memelihara jejaring, komunikasi dan relasi terhadap masyarakat Provinsi Kalimantan Utara. Dari modal sosial inilah Martin Billa mendapat kepercayaan masyarakat Kalimantan Utara, sehingga pada pemilihan DPD masyarakat banyak yang memilih Martin Billa. Strategi pemenangan pemanfaatan modal sosial Martin Billa dikaji melalui metode kualitatif dengan studi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara studi pustaka dan studi lapangan melalui wawancara secara purposife dan melihat dokumen. Hasil kajian menunjukan bahwa strategi Martin Billa memanfaatkan modal sosial yang dimiliki Martin Billa melalui, jejaring, komunikasi dan relasi di pemilihan DPD mendapatkan hasil yang memuaskan karena Martin Billa memperoleh suara terbanyak dan menjadi no urut 1 (satu) dalam perolehan suara di pemilihan DPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019.


Kata Kunci


Strategi Pemenangan;pemanfaatan modal sosial; pemilihan DPD

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Birner, R., & Wittmer, H. (2012). Coverting Social Capital into Political Capital.

Doris.A, G. (1984). Mass Media and American Politics. Washington DC: CQ Press.

Hidayat, M. H. (2016). Strategi Politik Pemenangan Pasangan Kandidat Vonnie Anneke Panambunan-Joppi Lengkong Dalam Pemilukada Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2015.

John field. (2010). Modal Sosial.

Bantul: Kreasi wacana.

Kartika, I. (2018). Political capital of tjhai chui mie in 2017 Singkawang Mayoral Election. 3(2), 139–149.

KPU RI. Keputusan KPU No 1319 tentang penetapan calon terpilih DPD. , (2019).

Marijan, K. (2010). Sistem Politik Indonesia Konsolidasi Demokrasi Pasca Orde Baru. (Kencana Prenada Media Group, ed.). jakarta.

Middleton, J. (2014). Strategi Komunikasi. Bandung.

Miles, M. B. and A. M. H. (n.d.). Qualitative Data Analysis (terjemahan). Jakarta: UI Press.

Peter schroder. (2009). Strategi Politik (3rd ed.). jakarta: Friedrich-Naumann-Stiftung für die Freiheit, Indonesia.

Solihah, R. (2019). Modal Sosial JEJE-ADANG dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Pangandaran Tahun 2015. Jurnal Wacana Politik, 4(1), 30–43.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/moderat.v6i3.3478

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by4.footer##

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.