NILAI-NILAI PANCASILA DAN PERADABAN BANGSA: KONSEPSI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER

Tatang Sudrajat, Aan Hasanah

Sari


Peran pendidikan bagi satu bangsa dan negara sangat penting. Bangsa Indonesia berdasarkan pengalaman sejarah masa lalu dan tantangan masa depan memerlukan pendidikan karakter ini. Pancasila yang termuat dalam pendidikan karakter sangat penting bagi pembentukan peradaban bangsa. Dengan metode yuridis normatif dan studi kepustakaan, tampak bahwa negara telah menerbitkan beberapa produk kebijakan publik dalam bentuk peraturan perundang-undangan, berupa dua undang-undang, satu peraturan presiden dan dua peraturan menteri. Dalam keempat produk kebijakan publik tersebut terkandung arti penting pendidikan karakter yang bertumpu pada nilai-nilai Pancasila. Kepala sekolah, guru dan pemangku kepentingan kebijakan lainnya sangat menentukan dalam keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan karakter

Kata Kunci


nilai; peradaban; pendidikan karakter; implementasi kebijakan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Gerston, Larry N. (2010). Public Policy Making. Process and Principles. Third Edition. Armonk New York : M.E. Sharpe.

Hasanah, Aan. (2013). Pendidikan Karakter Berspektif Islam. Bandung : Insan Komunika

Hariyanto. (2019). Implementasi Kebijakan Pendidikan Karakter Siswa di SDN 2 Pandanajeng Kecamatan Tupang Kab. Malang. Universitas Muhammadiyah Malang: Direktorat Program Pascasarjana.

Herimanto dan Winarno. (2011). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta:Bumi Aksara

Kaelan. (2010). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta : Penerbit Paradigma.

Latif, Yudi. (2018). Wawasan Pancasila. Bintang Penuntun Untuk Pembudayaan. Jakarta : Mizan.

Lickona, Thomas. (1992). Educating for Character : How Our Schools Can Teach Respect and Responsibilty. New York : Bantam Books.

Lickona, Thomas. (2016). Character Matters. Persoalan Karakter. Bagaimana Membantu Anak Mengembangkan Penilaian Yang Baik, Integritas, Dan Kebajikan Penting Lainnya (Juma Abdu Wamaungo dan Jean Antunes Rudolf Zien). Jakarta : PT Bumi Aksara.

Ma’arif, Muhammad Anas, (2018). “Analisis Strategi Pendidikan Karakter Melalui Hukuman Preventif”. Jurnal Pendidikan Islam.Ta’allum, Vol.6, No.1, Juni 2018.

Maran, Rafael Raja. (2000). Manusia dan Kebudayaan Dalam Perspektif Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Maunah, Binti. (2015). “Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembentukan Kepribadian Holistik Siswa”. Jurnal Pendidikan Pendidikan Karakter. Universitas Negeri Yogyakarta :

Muchlas, Samawi dan Hariyanto. (2013). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Munawaroh, Azizah. (2019). “Keteladanan Sebagai Metode Pendidikan Karakter”. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam. Vol.7, No.2, 2019.

Parson, W. (1997). Public Policy. An Introduction to The Theory and Practice of Policy Analysis. Cheltenham : Edward Elgar.

Pu’ad, Dede dan Asep Barhia. (2019). Pengembangan Karakter Islami Peserta Didik Melalui Metode Pembiasaan (Penelitian di Pondok Pesantren Sukahideung Tasikmalaya). Kapita Selekta Ilmu Pendidikan Islam. Bandung : Mimbar Pustaka.

Sulismadi dan Ahmad Sofwani. (2011). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Malang: UMM Press.

Suseno,Franz Magnis. (1987). Etika Dasar. Masalah-masalah Pokok Filsafat Moral. Jakarta : Kanisius.

Tilaar, H,A.R. (1997). Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Era Globalisasi. Jakarta : rasiondo.

____________ (2000). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat madani Indonesia. Strategi Reformasi Pendidikan Nasional. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Wulandari, Yeni dan Muhammad Kristiawan. (2017). “Strategi Sekolah Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Siswa Dengan Memaksimalkan Peran Orang Tua”. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan. Volume 2.No.2, Juli-Desember 2017.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by4.footer##

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.