Pola Pengembangan Strategi Mitigasi, Adaptasi dan Proteksi Sistem Pangan Masyarakat Adat Kampung Naga dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Abstract
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Adger, W. N. (2003). Social capital, collective action, and adaptation to climate change. Economic Geography, 79(4), 387–404. https://doi.org/10.1111/j.1944-8287.2003.tb00220.x
Adhiyatma, R., & Pandjaitan, R. (2024). Perubahan pola konsumsi pangan sebagai bentuk adaptasi komunitas terhadap perubahan iklim. Jurnal Ketahanan Sosial dan Lingkungan, 12(1), 33–47.
Altieri, M. A., & Nicholls, C. I. (2017). Agroecology: A way forward for food sovereignty. Agronomy for Sustainable Development, 37(3), 1–13. https://doi.org/10.1007/s13593-017-0445-9
Berkes, F. (2012). Sacred ecology: Traditional ecological knowledge and resource management (3rd ed.). Routledge.
Checkland, P. (2000). Soft systems methodology: A thirty year retrospective. Systems Research and Behavioral Science, 17(S1), S11–S58
Checkland, P., & Poulter, J. (2006). Learning for action: A short definitive account of soft systems methodology and its use for practitioners, teachers and students. Wiley.
Dewi, R. S., & Istiadi, I. (2015). Peran kelembagaan adat dalam mitigasi bencana iklim: Studi konservasi ruang dan bangunan tradisional. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(2), 89–102.
Dove, M. R. (2006). Indigenous people and environmental politics. Annual Review of Anthropology, 35, 191–208. https://doi.org/10.1146/annurev.anthro.35.081705.123310
Ensor, J., & Berger, R. (2009). Understanding climate change adaptation: Lessons from community-based approaches. Practical Action Publishing.
FAO. (2018). Climate-smart agriculture: Building resilience to climate change. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Haba, J. (2010). Realitas masyarakat adat di Indonesia: Sebuah refleksi. PMB-LIPI. Retrieved from https://pmb.lipi.go.id
IPCC. (2022). Climate change 2022: Impacts, adaptation and vulnerability. Sixth Assessment Report. https://www.ipcc.ch/report/ar6/wg2/
Komariah, N. (2022). Integrasi kebijakan nasional dan sistem pangan tradisional dalam menghadapi perubahan iklim. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 10(2), 115–130.
Leach, M., Scoones, I., & Stirling, A. (2010). Dynamic sustainabilities: Technology, environment, social justice. Earthscan.
Mulyani, E., & Prabawati, M. N. (2023). Rumah adat Kampung Naga ditinjau dari perspektif etnomatematika. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.26737/jpmi.v8i1.4567
Nugroho, H. (2020). Memperkokoh keterkaitan ketahanan pangan, energi, dan air. Buletin Wawasan Pembangunan, 12(2), 23–34.
Nurhasanah, S., Wibowo, A., & Suryani, D. (2020). Pendekatan sistem lunak dalam transformasi kelembagaan sosial: Studi kasus komunitas agraris. Jurnal Sistem dan Dinamika Sosial, 8(2), 101–115.
Perdinan, P., Hakim, L., & Sari, R. K. (2019). Adaptasi perubahan iklim dalam sektor pertanian: Pendekatan kelembagaan dan kearifan lokal. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 123–134. https://doi.org/10.14710/jil.17.2.123-134
Rachman, H. P. S., & Ariani, M. (2013). Strategi diversifikasi pangan lokal dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 31(1), 1–15. https://doi.org/10.21082/fae.v31n1.2013.1-15
Rakhmat, J. (1991). Psikologi komunikasi. Remaja Rosdakarya.
Ribot, J. C. (2014). Cause and response: Vulnerability and climate in the Anthropocene. Journal of Peasant Studies, 41(5), 667–705. https://doi.org/10.1080/03066150.2014.949590
Salick, J., & Ross, N. (2009). Traditional peoples and climate change. Global Environmental Change, 19(2), 137–139. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2009.01.004
Setiawan, I. (2012). Agribisnis kreatif: Strategi pengembangan usaha tani berbasis inovasi lokal. Bandung: Pustaka Agro Nusantara.
Setiawan P., Setiawan I., & Hapsari H. Development Pattern of Kampung Agro Innovation System in Banjar City. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, vol. 7, no. 3, pp. 671-683, Nov. 2023. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v7i3.17439
Setiawan, P., Nuryaman H., Setiawan I., Mutiarasari NR., Amalia LN., Syakirotin M. (2025). Pola sistem pangan masyarakat adat Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Agristan, 7(1), 1–15. https://doi.org/10.37058/agristan.v7i1.15244
Sulastri, E. (2020). Ketahanan pangan masyarakat adat di Kampung Naga. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(2), 215–230. https://doi.org/10.22146/jkn.v26i2.56789
Suryana, A. (2014). Menuju ketahanan pangan Indonesia berkelanjutan 2025. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 32(1), 1–12. https://doi.org/10.21082/fae.v32n1.2014.1-12
Syobar, A., & Widaningsih, N. (2023). Strategi ekonomi dan pangan berbasis kearifan lokal dalam menghadapi krisis iklim. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 8(3), 77–91.
Tanaya, T. (2006). Transformasi sosial dan kriteria keberhasilan: Kajian sistemik dalam pembangunan masyarakat. Jurnal Transformasi Sosial, 3(1), 25–39.
UU Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2025–2045.
Yasri, M., Suryana, A., & Hidayat, T. (2025). Peran kelembagaan adat dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat tradisional. Jurnal Sosial Ekologi Nusantara, 11(1), 22–39
DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ma.v12i1.22030
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
___________________________________________________________________________________
Diterbitkan Oleh :
Fakultas Pertanian Universitas Galuh
Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274
Telepon: 0265-7602739
Email: mimbaragribisnis@gmail.com
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
__________________________________________________________________________________
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis diindeks oleh: