Analisis Risiko Produksi Benih Kentang Bersertifikat Kelas Benih Dasar (G0) di PT Anugrah Agro Putra Kabupaten Bandung

Triloka Dewi Rahayu, Kustopo Budiraharjo, Migie Handayani

Abstract


The production of certified potato seed, particularly Foundation Seed (G0), is a crucial stage in ensuring the sustainability of the potato seed system in Indonesia. High-quality seed availability strongly affects crop productivity and resilience. PT Anugrah Agro Putra, a certified potato seed producer in Bandung Regency, has substantial production capacity but faces various risks that may reduce seed quality and quantity. This study was conducted from October to December 2025 to analyze the level of G0 seed production risk, identify priority risk sources, and formulate effective mitigation strategies. A case study approach with purposive sampling was applied. Data were analyzed using the coefficient of variation (CV) to assess production fluctuations and the House of Risk (HOR) method phases 1 and 2 to identify risk agents and determine mitigation strategies. The results indicate that G0 seed production during 2023–2025 was fluctuative, with a CV value of 13.58%, indicating a high production risk. HOR phase 1 identified three priority risk agents: high intensity of pests and diseases, extreme climate and weather conditions, and labor negligence. HOR phase 2 generated mitigation strategies including proper pesticide application, regular labor training, routine crop monitoring, implementation of appropriate technology, development of standard operating procedures, improved production recording, enhanced sanitation, and periodic maintenance of facilities.

Keywords


benih kentang bersertifikat, House of Risk, kelas benih dasar (G0), koefisien variasi, risiko produksi

References


Adekanmbi, T., Wang, X., Basheer, S., Liu, S., Yang, A., dan Cheng, H. (2024). Climate change impacts on global potato yields. Environmental Research: Climate. 3(1): 1–22.

Anindita, S., Arifin, M., dan Sandrawati, A. (2024). Pengaruh perubahan iklim terhadap produksi tanaman kentang. Studi kasus: di Lembang, Jawa barat. Soilrens. 22(1): 67–72.

Anjarsari, R. T. (2025). Evaluasi risiko produksi kopi arabika dengan pendekatan just and pope di Kabupaten Bener Meriah. J. of Tropical Estate Crops. 3(1): 1–19.

Aryani, M., Raksun, A., dan Mertha, I. G. (2024). The effect of using NPK fertilizer and liquid organic fertilizer vegetable waste on the vegetative growth of purple eggplant (Solanum melongena L.). J. Biologi Tropis. 24(2): 812–824.

Astuti, T., dan Pitriyani. (2025). Pembangunan screen house modern untuk peningkatan produktivitas hortikultura sayuran di Kabupaten Mukomuko Bengkulu. J. Communnity Development. 6(1): 826–832.

Bawano, F., Tumembow, M. N., Siwi, H., Luntungan, F., dan Warokka, A. (2021). Perawatan dan perbaikan alat-alat pertanian di Kabupaten Minahasa Utara. J. Umbanua. 1(1): 1–8.

Dennistian, R. 2019. Manajemen risiko usaha pembibitan tanaman buah dalam pengembanganusaha mikro kecil dan menengah Desa Sukahati (Study kasus di Kelompok Tani Tunas Hijau). J. Ekonomi Dan Keuangan Syariah. 3(1): 52–65.

Fahriyah, Ula, M., dan Salsabila, H. (2021). Studi mitigasi risiko untuk meningkatkan kinerja subsistem produksi kentang di Kota Batu. J. Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. 5(4): 1290–1300.

Hamdani, J. S., Sumadi, Kusumiyati, dan Ruwaidah, H. (2020). Pertumbuhan dan hasil benih kentang G0 pada komposisi media tanam dan interval pemberian air yang berbeda di dataran medium. J. Kultivasi. 19(3): 1237–1246.

Harahap, Y. E. (2020). Pengaruh pelatihan dan motivasi pelatihan terhadap keterampilan kerja. J. AgriWidya. 1(1): 159–168.

Husen, Dr. S., Purnomo, A. E., Iriany, A., Muhidin, M., Zakia, A., Fuadiputra, I. R., Mazwan, M. Z., Anggita, F., dan Nurfitriani, R. (2024). Teknologi produksi benih kentang untuk mewujudkan kemandirian benih di BUMDes Desa Batur. J. Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. 10(1): 12–22.

Juiwati, T. A., Prayuginingsih, H., dan Prawitasari, D. S. (2018). Analisis komparatif usahatani kentang atlantik dan kentang granola di Kecamatan Sempol. J. Agribest. 2(2): 131–146.

Karsid, Aziz, R., dan Apriyanto, H. (2020). Aplikasi kontrol terjadwal pada greenhouse tanaman sawi. J. Teknologi Pertanian. 2(12): 79–85.

Karya, Kantikowati, E., dan Febriantu, R. (2021). Pengaruh sistem olah tanah dan pengendalian gulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) varietas paragon. J. AgroTatanen. 3(2): 20–27.

Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia. (2013). Teknis Sertifikasi Benih Kentang. Menteri Pertanian.

Khusnaini, H., Setiawan, B., dan Riana, F. D. (2023). Mitigasi risiko rantai pasok sari nanas berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Kediri. J. Agro Ekonomi. 41(2): 63–81.

Kountur, R. D. M. S. (2018). Manajeman Risiko. Abdi Tandur: Jakarta.

Laoli, D. E., dan Najma. (2025). Pengaturan jarak tanam optimal untuk meningkatkan produktivitas tanaman hortikultura. J. Ilmu Pertanian Dan Perikanan. 2(1): 43–48.

Makapele, F. S., Waney, N. F. L., dan Mandei, J. R. (2025). Model usahatani kentang di Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan. Agro-SosioEkonomi Unsrat. 21(3): 1109–1120.

Makinuddin, Purwandari, I., dan Dewi, C. W. A. (2023). Evaluasi kinerja karyawan panen perkebunan kelapa sawit di PT Tabung Haji Indo Plantations, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Agroforetech. 1(3).

Nugraheni, S. S., Tinaprilla, N., dan Rachmina, D. (2022). Pengaruh penggunaan benih bersertifikat terhadap produksi dan efisiensi teknis usahatani kentang di Kecamatan Pangalengan. J. Agribisnis Indonesia. 10(2): 389–401.

Pancasona, M. G., dan Suryanti, V. (2023). Pengenalan dan penerapan pengendalian hama penyakit terpadu (PHPT) kepada Kelompok Wanita Tani “Loh Jinawi” di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. J. Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Bagi Masyarakat. 12(2): 192–199.

Permana, A. F., dan Suminartika, E. (2023). Analisis house of risk (HOR) pada usaha tanaman hias dracaena. J. Ilmiah Mahasiswa. 10(2): 1053–1069.

Pujawan, I. N., dan Geraldin, L. H. (2009). House of risk: A model for proactive supply chain risk management. J. Business Process Management. 15(6): 953–967.

Puspita, V. A., Hamakonda, U. A., Taus, I., dan Lea, V. C. (2024). Pelatihan teknis budidaya kakao guna penigkatan produtivitas di Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur. J.Pengabdian Kepada Masyarakat. 2(2): 321–327.

Putri, B. S., Sunawah, dan Mardiyani, S. A. (2025). Pengaruh fermentasi media tanam dan perlakuan konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil kualitas tanaman kale (Brassica oleracea Var.Acephala). J. Agronisma. 12(2): 93–104.

Rafi’i, A., Farmia, A., dan Akoso, G. H. (2021). Pengembangan implementasi SOP (Standart Operational Procedure) budidaya salak pondoh (Salacca edulis) organik studi kasus Kelompok Tani Kusuma Mulya Kelurahan Girikerto Kapanewon Turi Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). J. Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian. 2(1): 262–279.

Rochadi, A. K., Misnawati, dan Hariyono, D. (2025). Dampak variasi iklim terhadap tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) berdasarkan proyeksi iklim hingga tahun 2100 I. J. Produksi Tanaman. 13(2): 79–91.

Sahat, S., dan Hidayat, I. M. (1996). Teknis Perbanyakan Umbi Bibit Kentang Secara Cepat. Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

Salma, S., Nurmalina, R., dan Muflikh, Y. N. (2025). Analisis keuntungan usahatani kentang sistem irigasi sprinkler dan permikaan di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. J. Agribisnis Indonesia. 13(1): 129–143.

Sandrakirana, R., Gunawan, Fitria, R. U., dan Asnita, R. (2023). Model Perbanyakan Benih Kentang dengan Sistem Stek. Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Jawa Timur.

Sinambela, B. R. 2024. Dampak penggunaan pestisida dalam kegiatan pertanian terhadap lingkungan hidup dan kesehatan. J. Agrotek. 8(2):, 178–187.

Suhandi, R. A. P., Kusumo, R. A. B., Hapsari, H., dan Heryanto, M. A. (2025). Analisis risiko produksi kentang di Desa Sarimukti Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut. J. Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. 11(1): 255–267.

Syamsiyah, N., Sulistyowati, L., Kusno, K., dan Wiyono, S. N. (2019). Identifikasi risiko usahatani mangga dalam pengembangan agrowisata di Kabupaten Cirebon. J. Ilmu Ilmu Sosial Dan Humaniora. 21(1): 11.

Tama, M. I., Rosyidiin, A. F., Wibowo, S. A., dan Murwanto, S. A. (2024). Analisis dan mitigasi resiko menggunakan HOR (House of Risk) pada sub-departemen perusahaan transportasi XYZ. TALIJAGAD. 2(1): 66–74.

Vitnia, dan Gunawan. (2025). Resiliensi petani kentang dalam menghadapi bun upas. Indonesian J. of Anthropology. 10(1): 42–54.

Wadu, J., Yuliawati, dan Nuswantara, B. 2019. Strategi menghadapi risiko produksi padi sawah di Kabupaten Sumba Timur. J. Ekonomi Dan Bisnis. 22(2): 231–256.

Wang, Y. M., Chin, K. S., Poon, G. K. K., dan Yang, J. B. (2009). Risk evaluation in failure mode and effects analysis using fuzzy weighted geometric mean. Expert System with Application, 36, 1195–1207.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ma.v12i2.23284

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

Fakultas Pertanian Universitas Galuh

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-7602739

Email: mimbaragribisnis@gmail.com

 

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis diindeks oleh: