EVALUASI PROGRAMA PENYULUHAN USAHATANI HORTIKULTURA DI WILAYAH KERJA BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KOTA TARAKAN

Nia Kurniasih Kurniasih Suryana

Abstract


Penyuluhan pertanian berperan strategis dalam meningkatkan kinerja usahatani hortikultura, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan namun potensi komoditas sayuran tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan serta tingkat efektivitas program penyuluhan usahatani hortikultura di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian Kota Tarakan, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan desain deskriptif evaluatif dengan pendekatan mixed methods. Responden kuantitatif ditetapkan secara purposive, yaitu 27 ketua kelompok tani hortikultura aktif. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara snowball dengan 3 informan kunci, observasi, dan telaah dokumen. Analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan indikator input proses output outcome dan enam indikator efektivitas program. Hasil menunjukkan perencanaan program telah mengacu kebutuhan petani, namun analisis kebutuhan belum sistematis dan partisipasi masih konsultatif. Pelaksanaan penyuluhan berlangsung 1–2 kali per bulan, metode dominan tatap muka, serta belum sepenuhnya mengikuti kalender tanam. Dari sisi efektivitas, relevansi tujuan program tergolong tinggi (82% responden menilai sesuai kebutuhan), sedangkan ketepatan waktu dan sasaran berada pada kategori sedang (68% tepat waktu; 72% sasaran umumnya tepat). Partisipasi petani tergolong sedang (74% hadir >50% kegiatan; 55% aktif berdiskusi). Perubahan kapasitas berada pada kategori sedang (60% meningkat pengetahuan; 45% mengadopsi praktik baru). Perbaikan produksi tergolong tinggi dengan peningkatan hasil 15–22%, sementara dampak ekonomi-sosial berada pada kategori sedang (pendapatan meningkat 12–20% bagi adopter dan modal sosial membaik). Faktor penghambat meliputi keterbatasan jumlah penyuluh, sarana, pendanaan, serta modal petani dan akses pasar

Keywords


Penyuluhan, Programa, Evaluasi, Usahatani, Hortikultura

References


Alam, A. R., Wulandari, E., & Widadie, F. (2025). Analisis Rantai Pasok Cabai Merah di Kabupaten Garut. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(2), 3484-3491.

Aminah, S., & Marhendra, R. A. (2025). Stakeholder Collaboration in an Effort to Increase Farmer Empowerment in Indonesia. KnE Social Sciences, 10(18), 488-516.

Anantanyu, S., & Wibowo, A. (2019). Partisipasi petani dalam program penyuluhan pertanian. Jurnal Agrisep, 18(1), 45–56.

Anas, A., Alianta, A., & Ediset, E. (2025). The Agricultural Extension Officer’s Qualification and Role in Farmers’ Groups Receiving Government Assistances in Padang City, West Sumatra. Andalasian International Journal of Agriculture and Natural Sciences (AIJANS), 6(1), 7-15.

Ardhiyansyah, A., Heliani, H., Riany, M., Harahap, D. A. T., Rosyidah, D. M., Ashidiqy, A. B., & Juniansyah, M. A. (2025). Pendampingan Penyusunan Strategi Pemasaran Berbasis Komunitas bagi Petani. Sciences du Nord Community Service, 2(01), 39-45.

Babbie, E. R. (2021). The practice of social research (15th ed.). Cengage Learning.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. 2024. Kalimantan Utara Dalam Angka. https://kaltara.bps.go.id/id

Cahyanto, G. D., Azizi, U. H. K., Naat, A. A., Putri, W. S. H., Anantanyu, S., & Murdhyanto, J. (2025). The Role Of The Agricultural Extension Center In Supporting Institusional Development In Jenawi District, Karanganyar Regency. Progress In Social Development, 6(2), 324-332.

Chen, S., Zhu, X., Bi, W., Li, Z., & Ma, H. (2025). Information intervention and farmers’ green technology adoption: evidence from perspective of risk perception. Frontiers in Sustainable Food Systems, 9, 1534476.

Dwipayasa, I. M., Suardi, I. D. P. O., & Putra, I. G. S. A. (2025). Strategi Komunikasi Penyuluh Pertanian Lapangan dalam Diseminasi Peningkatan Produktivitas Padi di Subak Anggabaya, Kota Denpasar. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(4), 2565-2574.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Pertanian No. 47 Tahun 2020 tentang Balai Penyuluhan Pertanian.

Kumar, S., Meena, R. S., & Jhariya, M. K. (Eds.). (2020). Resources use efficiency in agriculture (p. 760). Singapore: Springer.

Kurniasih, S. N. (2019). Method analysis and agriculture extension media in the farmer group of Harapan Sejahtera at the Subdistrict of East Tarakan, Indonesia. Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences, 91(7), 290-296.

Lei, J., Xie, Y., Chen, Y., Zhong, T., Lin, Y., & Wang, M. (2025). The transformation of peri-urban agriculture and its implications for urban–rural integration under the influence of digital technology. Land, 14(2), 375.

Lestari, S. P., Sawitri, B., & Farid, A. (2025). Peningkatan Motivasi Petani melalui Penyuluhan Partisipatif Pemanfaatan Limbah Daun Kopi sebagai Teh Alami. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 22(2), 128-139.

Luqman, A., & Salaudeen, A. (2024). Knowledge and Utilization of Market-Oriented Agricultural Extension Service Among Farmers in Oyo State, Nigeria. Jurnal AGRISEP, 23(02), 391–404.

Mailin, M., Rambe, G., Ar-Ridho, A., & Candra, C. (2022). Teori media/teori difusi inovasi. Jurnal Guru Kita, 6(2), 168-168.

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2019). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Martina, T., Zuriani, Z., Riani, R., Zahara, H., & Barmawi, B. (2024). Identifikasi Model Penyuluhan Partisipatif Pada Petani Padi di Kabupaten Aceh Utara. Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 9(1), 108-118.

Montes de Oca Munguia, O., Pannell, D. J., & Llewellyn, R. (2021). Understanding the adoption of innovations in agriculture: A review of selected conceptual models. Agronomy, 11(1), 139.

Mungai, L. M., Messina, J. P., Zulu, L. C., Chikowo, R., & Snapp, S. S. (2024). The role of agricultural extension services in promoting agricultural sustainability: a Central Malawi case study. Cogent Food & Agriculture, 10(1), 2423249.

Niko, M. S., & Wadu, J. (2025). Strategi Pengembangan Kelembagaan Kelompok Tani Hortikultura Di Kelurahan Malumbi Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur: Staregy For Institutional Development Of Horticulture Farming Groups In Malumbi Village, Kambera District, East Sumba District. MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 8(1), 213-231.

Nugraha, R., Rahman, U., Wahyuddin, N. R., & Yanti, N. E. (2024). Meningkatkan kesejahteraan petani melalui penyuluhan pertanian berbasis agribisnis di desa Cenrana Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Abdi Insani, 11(1), 811-824.

Nyberg, Y., Mackay, H., Wilson, M., Samkunde, M., & Wetterlind, J. (2025). Supporting Access And Implementation Of Agricultural Extension Services For Female Smallholder Farmers A Systematic Review. International Journal of Agricultural Sustainability, 23(1), 2505387.

Ogunsumi, L. O., & Abegunde, B. O. (2011). Evaluation of agricultural extension and delivery services in southwest Nigeria. International Journal of Agricultural Science Vol. 1 (4), 581-591.

Paningo, Y., Ibrahim, H., & Nursaman, H. (2025). The Performance of Agricultural Extension Workers in Realizing The Implementation of Technology Packages in Batu Papan Village, Makale District, Tana Toraja Regency. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 25(2), 409-414.

Prasetyo, A. (2021). Analisis efektivitas penyuluhan pertanian pada komoditas pangan di Jawa Timur. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(2), 112–124.

Prasetyo, A. S., & Firdauzi, A. (2023). Determinants of farmer's participation in implementation community empowerment: A case study of thematic village in Indonesia. Habitat, 34(2), 178-189.

Reza, M., Noer, M., Yonariza, Y., & Asmawi, A. (2019). Hubungan Ikatan Anggota Kelompok Tani dengan Partisipasinya pada Proses Perencanaan Penyuluhan Pertanian Tingkat Nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Roidah, I. S., Syah, M. A., Prasekti, Y. H., & Putri, A. R. (2025). Dampak Efisiensi Teknis Terhadap Produktivitas Usahatani Bawang Merah: The Impact Technical Efficiency on the Shallot Farming Productivity. Jurnal Ilmiah Manajemen Agribisnis, 13(2), 108-115.

Salman, S., & Ibrahim, H. (2025). Peningkatan Kapasitas Petani Melalui Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Bone: Increasing Farmer Capacity Through Agricultural Extension Worker Performance in Bone Regency. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 25(2), 454-460.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabet.

Suharyanto, T. (2020). Implementasi programa penyuluhan dalam meningkatkan kapasitas petani sayuran. Jurnal Agrisostek, 3(1), 45–56.

Tran, T. A., Cook, B. R., & Touch, V. (2025). Agricultural extension institutions in rural Cambodia: Unpacking extension agent-farmer relations and interactions. Journal of Rural Studies, 117, 103671.

Van den Ban, A. W., & Hawkins, H. S. (1999). Agricultural extension (2nd ed.). Oxford: Blackwell Science.

Widiyanto, G. (2018). "Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Inovasi Petani Hortikultura di Wilayah Perkotaan." Jurnal Penyuluhan, 14(2), 112-123.

Yusri, Y. (2017). Strategi Pembelajaran Andragogi. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, 12(1), 25-52.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ma.v12i2.23605

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Nia Kurniasih Kurniasih Suryana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

Fakultas Pertanian Universitas Galuh

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-7602739

Email: mimbaragribisnis@gmail.com

 

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis diindeks oleh: