Tinjauan Konflik Sosial dan Dugaan Pencemaran dalam Operasional Peternakan Ayam Broiler dari Perspektif Perusahaan Peternakan (Studi Kasus PT Mitra Berlian Unggas Farm Singaparna Tasikmalaya)

Lilis Nurlina

Abstract


Konflik lingkungan dalam industri peternakan merupakan isu kompleks yang melibatkan interaksi antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik sosial yang ditimbulkan oleh tuduhan pencemaran udara pada sebuah perusahaan peternakan ayam broiler di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, dokumentasi internal perusahaan dan pelaporan dari instansi pemerintah daerah. Temuan menunjukkan bahwa meskipun perusahaan telah memenuhi seluruh kewajiban perizinan dan pemantauan lingkungan sesuai dengan regulasi, tetap muncul resistensi dari kelompok masyarakat tertentu yang didorong oleh motif ekonomi dan personal. Studi ini merekomendasikan pentingnya pendekatan komunikasi partisipatif, penguatan transparansi pengelolaan lingkungan, serta pelibatan aktor lokal dalam pembangunan sosial-ekologis yang berkeadilan.

Keywords


Konflik sosial, peternakan ayam, keadilan ekologis, pencemaran udara, persepsi masyarakat

References


Afrinalsari, K., & Susilawati, N. (2020). Resolusi konflik peternak itik dengan pemilik sawah dan masyarakat di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, 3(2). https://doi.org/10.24036/perspektif.v3i2.263

Burns, A. M., Chandler, G., Dunham, K. J., & Carlton, A. G. (2023). Data gap: Air quality networks miss air pollution from concentrated animal feeding operations. Environmental Science & Technology, 57(49), 20718–20725. https://doi.org/10.1021/acs.est.3c06947

Kurniawan, T., & Prabowo, H. (2017). Mediasi Sosial dalam Konflik Agraria dan Lingkungan: Studi di Wilayah Peternakan Jawa Barat. Jurnal Pembangunan Sosial, 5(2), 134–148. https://doi.org/10.24002/jps.v5i2.1045

Nugraha, M. A., & Rahmawati, D. (2019). Politik Lingkungan di Tingkat Lokal: Studi Tentang Narasi Ekologis dalam Konflik Agraria. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(2), 75–88. https://doi.org/10.33369/jsn.5.2.75-88

Nurrochmat, D. R. (2017). Governance Konflik Sumber Daya Alam. IPB Press.

Pellow, D. N. (2017). What is Critical Environmental Justice? Polity Press. https://doi.org/10.1080/03623319.2020.1722591

Pertiwi, S. P., Muryani, C., & Utomowati, R. (2022). Hubungan kondisi sosial ekonomi peternak sapi terhadap kesadaran lingkungan di Kecamatan Musuk dan Tamansari, Kabupaten Boyolali. Indonesian Journal of Environment and Disaster, 1(1), 47–59. https://doi.org/10.20961/ijed.v1i1.63

Safitri, M. (2016). Kajian Sosial terhadap Implementasi Perizinan Lingkungan. Jurnal Hukum Lingkungan, 3(1), 45–52.

Saputro, R. D., Moeis, E., & Esti, R. N. (2023). Persepsi masyarakat terhadap dampak lingkungan peternakan ayam pedaging (studi kasus di Dusun Jatilengger, Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar). AVES: Jurnal Ilmu Peternakan, 16(2), 29–34. https://doi.org/10.35457/aves.v16i2.2752

Yantitama, Y., & Wahyudi, E. (2024). Penyelesaian sengketa lingkungan antara warga dan usaha ternak ayam di Desa Karangjati, Ngawi. Jurnal Ilmu Hukum & Hukum Pidana, 4(5). https://doi.org/10.38035/jihhp.v4i5.2204




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ma.v12i2.23811

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Lilis Nurlina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

Fakultas Pertanian Universitas Galuh

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-7602739

Email: mimbaragribisnis@gmail.com

 

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis diindeks oleh: