Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Pipilan di Desa Sukamulya, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut

Dinda Kurnia Dewi Suherman, Eliana Wulandari, Zumi Saidah, Erna Rachmawati

Abstract


Keberhasilan suatu usahatani dapat dinilai melalui tingkat pendapatan yang dihasilkan. Pada usahatani jagung pipilan, pendapatan dipengaruhi oleh hasil produksi dan penggunaan faktor-faktor produksi. Desa Sukamulya, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut merupakan salah satu wilayah yang mengembangkan budidaya jagung pipilan, namun pendapatan usahatani yang diperoleh masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan usahatani jagung pipilan serta faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pendapatan usahatani. Sebanyak 43 petani jagung pipilan dijadikan responden dalam penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui teknik sensus penduduk. Analisis data dilakukan melalui perhitungan analisis pendapatan usahatani, evaluasi kelayakan melalui Revenue Cost Ratio (RC ratio) serta regresi linier berganda. Rata-rata penerimaan usahatani tercatat sebesar Rp9.123.562 dengan biaya produksi Rp3.651.591, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp5.471.971 untuk setiap hektar lahan usahatani dalam satu kali musim tanam. Usahatani jagung pipilan masih memberikan keuntungan secara ekonomi yang tercermin dari nilai RC ratio sebesar 2,52. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variasi pendapatan usahatani dipengaruhi oleh produktivitas, luas lahan, tenaga kerja, dan pendidikan. Sebaliknya, penggunaan pestisida, pengalaman dalam mengelola usahatani, dan akses pembiayaan tidak berpengaruh signifikan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan produktivitas serta pengelolaan faktor produksi yang tepat dapat mendukung peningkatan pendapatan usahatani jagung pipilan.

Keywords


jagung pipilan, pendapatan usahatani, RC ratio, regresi linier berganda, faktor pendapatan.

References


Badan Pusat Statistik Kabupaten Garut. (2025). Kabupaten Garut dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Garut.

Food and Agriculture Organization. (2019). Maize in human nutrition. FAO.

Garut Satu Data. (2025). Data produksi jagung pipilan Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Garut.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Mamahit, M., Baroleh, J., & Mandei, J. R. (2023). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pendapatan petani jagung. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(4), 145–156.

Pamusu, S. S., & Paelo, Y. (2023). Analisis pendapatan dan kelayakan usahatani jagung NASA 29 di Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. Jurnal Pembangunan Agribisnis, 2(1), 11–19.

Palia, S., Rauf, A., & Saleh, Y. (2018). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi dan pendapatan petani jagung hibrida di Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 2(2), 136–145.

Panelewen, E., Laoh, O. E. H., & Sondakh, M. F. L. (2023). Pendapatan usahatani jagung di Desa Tumani Selatan Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-SosioEkonomi, 19(3), 1227–1234.

Pardi, P., Busari, S. R., & Rasvid, R. (2021). Analisis faktor yang memengaruhi produksi usahatani jagung di Desa Salajangki Kabupaten Gowa. Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 4(2), 87–96.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2023). Analisis kinerja perdagangan jagung tahun 2023. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Qomariyah, S. N., Nasirudin, M., & Majidah, N. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan petani padi di Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. SIGMAGRI, 4(2), 89–99. https://doi.org/10.32764/sigmagri.v4i2.1183

Rampengan, G., Mandei, J. R., & Tangkere, E. G. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi produksi jagung di Desa Raraaten Kecamatan Tompaso Baru Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-SosioEkonomi, 19(2), 755–762.

Ratu, R. R., Pangemanan, P. A., & Katiandagho, T. M. (2021). Analisis pendapatan dan kelayakan usahatani jagung di Desa Poopo Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow. Agri-SosioEkonomi, 17(2), 561–568.

Soekartawi. (2006). Analisis usahatani. Jakarta: UI-Press.

U.S. Department of Agriculture. (2020). Corn grain, yellow. USDA FoodData Central




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ma.v12i2.25010

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Dinda Kurnia Dewi Suherman, Eliana Wulandari, Zumi Saidah, Erna Rachmawati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

Fakultas Pertanian Universitas Galuh

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-7602739

Email: mimbaragribisnis@gmail.com

 

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis diindeks oleh: