Pertanian Bioindustri Berbasis Zero Waste melalui Pemanfaatan Biogas untuk meningkatkan Nilai Tambah Agribisnis dan Keberlanjutan

Roosganda Elizabeth

Abstract


Zero-waste-based bioindustrial agriculture is an agricultural development approach that integrates crop and livestock subsectors through the optimal utilization of agricultural waste to generate economic, social, and environmental benefits. This study aims to analyze the role of biogas utilization within a zero-waste bioindustrial agriculture system and its contribution to value-added creation and agribusiness sustainability. The study employed a qualitative descriptive approach supported by quantitative analysis of economic and financial feasibility data related to biogas utilization. Data were collected from previous studies, scientific literature, and other relevant sources. The results indicate that the conversion of livestock waste into biogas provides economic benefits through additional income generation, energy cost savings, and the utilization of biogas slurry as organic fertilizer. Financial feasibility analysis demonstrates that biogas enterprises are economically viable, as indicated by a Benefit-Cost Ratio (B/C Ratio) greater than one and an Internal Rate of Return (IRR) exceeding the prevailing interest rate used in the analysis. Beyond direct economic benefits, the bioindustrial system also creates opportunities for agribusiness MSME development through the production of organic fertilizers, compost, liquid organic fertilizers, and rural energy enterprises. Crop–livestock integration within the bioindustrial framework promotes a circular economy that enhances resource-use efficiency, value-added creation, and agribusiness sustainability. Therefore, the development of zero-waste-based bioindustrial agriculture should be promoted as a strategic approach to improving farmers’ welfare while supporting environmental sustainability.

Keywords


bioindustrial agriculture; zero waste; biogas; value added; agribusiness MSMEs; sustainable agribusiness

References


Adijaya, I. N., & Yasa, I. M. R. (2013). Hubungan konsumsi pakan dengan potensi limbah pada sapi Bali untuk pupuk organik padat dan cair. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2014). Rencana strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian tahun 2015–2019. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Bappenas. (2013). Studi pendahuluan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) bidang pangan dan pertanian 2015–2019. Jakarta: Bappenas.

Birkmose, T. (2002). Centralised biogas plants. Denmark: Landscentret, Planteavl.

Biro Perencanaan Kementerian Pertanian. (2014). Strategi induk pembangunan pertanian (SIPP) 2015–2045. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Elizabeth, R. (2013). Potensi sumberdaya lokal sebagai pakan ternak untuk kecukupan populasi sapi potong dalam analisis ekonomi. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Komoditas Pertanian di Indonesia. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Elizabeth, R. (2014). Mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan melalui revitalisasi dan pengembangan infrastruktur pertanian. Dalam Prosiding Konferensi Nasional XVII dan Kongres XVI PERHEPI. Bogor.

Elizabeth, R. (2015). Pencapaian daya saing melalui peningkatan teknologi pengolahan, peningkatan kelembagaan dan pemasaran produk pangan olahan. Dalam Prosiding Seminar Nasional PERHEPI. Kendari.

Elizabeth, R. (2016). Pemberdayaan petani dalam pengelolaan tanaman dan ternak guna meningkatkan kesejahteraan petani. Dalam Prosiding Seminar Nasional. Manado: BPTP Sulawesi Utara.

Elizabeth, R. (2017). Revitalisasi industri produk olahan dan pemberdayaan lembaga kemitraan mendukung peningkatan pemasaran, daya saing, dan kesejahteraan petani pisang. Journal of Agricultural Sciences, 2(1).

Elizabeth, R. (2018). Akselerasi agroindustri dan nilai tambah: Faktor pendukung pencapaian daya saing produk dan percepatan pembangunan pertanian di Indonesia.

Ilham, N., Basuno, E., Wahyuning, K. S., Elizabeth, R., Daryanto, F. B., Yusdja, Y., & Ashari. (2011). Keragaan, permasalahan dan upaya mendukung akselerasi program swasembada daging sapi. Bogor: PSE-KP.

Ilham, N., Indraningsih, K. S., & Elizabeth, R. (2018). Kinerja berbagai pola usaha pembibitan sapi lokal di beberapa daerah pengembangan sapi potong. Analisis Kebijakan Pertanian, 15(1), 67–82.

Indrawati, S. (2015). Pembangkitan biogas dari kotoran sapi: Hidrolisis termal pada tahap pengolahan pendahuluan. Jurnal Teknik Kimia.

Junaedi, M. (2012). Pemanfaatan energi biogas di perusahaan susu Umbul Katon Surakarta. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (2016). Outlook ekonomi Indonesia 2017: Melanjutkan reformasi, menjaga ketahanan dan memacu pertumbuhan ekonomi. Jakarta.

Kementerian Pertanian. (2013). Strategi induk pembangunan pertanian (SIPP) 2015–2045: Pertanian bioindustri berkelanjutan solusi pembangunan Indonesia masa depan. Jakarta.

Manurung, R. (2013). Pengembangan sistem pertanian bioindustri berkelanjutan. Jakarta: Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian.

Møller, H., Sommer, S. G., & Ahring, B. K. (2004). Methane productivity of manure, straw and solid fractions of manure. Biomass and Bioenergy, 26(5), 485–495.

Nielsen, L. H., & Hjort, K. (2004). Socio-economic analysis of centralised biogas plants.Kasryno, F. (2013). Politik revitalisasi pertanian dan dampak pelaksanaannya. Dalam M. Ariani et al. (Ed.), Diversifikasi pangan dan transformasi pembangunan pertanian. Jakarta: Badan Litbang Pertanian.

Prastowo, B. (2014). Pengembangan pertanian bioindustri: Konsep, arah, dan strategi. Makalah disampaikan pada Rapat Kerja BBSDLP, Bandung.

Sutisna, E. (2015). Perspektif pengembangan pertanian bioindustri di Papua Barat. Dalam Perspektif pengembangan model pertanian bioindustri. Jakarta: IAARD Press.

Padmowijoto, S., Priyono, S., & Suhartanto, B. (2019). Pemanfaatan kotoran ternak sebagai sumber pupuk organik, biogas, dan makanan ternak. Dalam Proceedings Seminar on Development of Tropical Resources and Effective Utilization of Energy in Agriculture.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ma.v12i2.25537

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________

Diterbitkan Oleh :

Fakultas Pertanian Universitas Galuh

Jl. RE Martadinata No. 150 Ciamis 46274

Telepon: 0265-7602739

Email: mimbaragribisnis@gmail.com

 

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 __________________________________________________________________________________

Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis diindeks oleh: