Nilai-Nilai Multikultur di Sekolah Multi Etnik: Studi dalam Pembelajaran Sejarah

Jamin Safi, Suharlin Ode Bau

Abstract

This research examines the strengthening of multicultural values in multi-ethnic schools and the constraints of strengthening multicultural values in learning history in multi-ethnic schools, SMA Negeri 1 Ternate. This research is a qualitative type. Information collection uses interview techniques, field observations, and document analysis. Meanwhile, data validity was carried out using the triangulation technique. Data analysis started with data reduction, data presentation, and conclusion. The study results show that integrating multiculturalism values in history learning can form a sense of togetherness among students so that they can accept and appreciate differences in ethnicity and religion. Multicultural values such as tolerance, mutual respect, unity, mutual respect, cooperation, and mutual help are instilled in students to strengthen unity and oneness among people. The obstacle faced is the inconsistency of students' parents with what teachers have taught at school. Multiculturalism can be a vehicle for increasing the degree of mutual respect between ethnicities, tribes, and religions. Strengthening pluralistic values can strengthen diversity among fellow Indonesian citizens. Multicultural education can educate students about unity and integrity to avoid inter-ethnic, ethnic, and religious conflicts.

Keywords

multicultural values; multi-ethnic schools; history learning

Full Text:

PDF

References

Abidin, Z. (2016). Menanamkan Konsep Multikulturalisme di Indonesia. Jurnal Dinamika Global, 1(02), 123–140. https://doi.org/10.36859/jdg.v1i02.24

Daliman, A. (2012). Pengantar Filsafat Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Dhamayanti, M. (2015). Komunikasi Lintas Budaya Etnis India, Etnis China serta Pribumi di Kampung Lubuk Pakam. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makana, 6(1), 13–21.

Hasibuan, E. J., & Muda, I. (2017). Komunikasi Antar Budaya pada Etnis Gayo dengan Etnis Jawa Intercultural Communication at The Gayo Ethnic and Javanese Ethnic. 3(2), 106–113.

Ibrahim, R., Nahdlatul, U., Unu, U., & Tengah, J. (2013). Pendidikan Multikultural: Pengertian , Prinsip , dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam. 7(1), 129–154.

Kochhar, S. . (2008). Pembelajaran Sejarah (Teaching of History). Jakarta: Grasinda.

Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Lestariningsih, W. A., & Purnomo, A. (2018). Penanaman Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Rembang Tahun Pelajaran 2017/2018. Indonesian Journal of History Education, 6(2), 123–131.

Lionar, U. U. N., & Mulyana, A. (2019). Nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran sejarah: identifikasi pada silabus. IJSSE: Indonesian Journal of Social Science Education, 1(1), 11–25. https://journal.iainbengkulu.ac.id/index.php/ijsse/article/view/1322

Moleong, L. J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mu’in, F. (2011). Pendidikan Karakter: Konstruksi Teoritik dan Praktik. Yogyakarta: Ar- Ruzz Media.

Mulyana, A., & Darmiasti. (2009). Historiografi di Indonesia Dari Magis-Religius Hingga Strukturalis. Bandung: Refika Utama.

Naim, N., & Sauqi, A. (2011). Pendidikan Multikultural: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Kanisius.

Safi, J. (2015). Implementasi Nilai-Nilai Perjuangan Pangeran Nuku Dalam Pembelajaran Sejarah (Studi Kasus di SMA Negeri 2 Ternate). Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Safi, J., & Bau, S. O. (2021a). Pemanfaatan Museum Rempah Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 8(1), 11–18.

Safi, J., & Bau, S. O. (2021b). The Use Of Historical Sites In Ternate As Learning Sources. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora, 4(1).

Slamet. (2019). Nilai Multikulturalisme: Sebuah Implikasi & Tantangan Negara-Bangsa Indonesia ke Depan. Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat IV Tahun 2019 “Pengembangan Sumberdaya Menuju Masyarakat Madani Berkearifan Lokal” LPPM - Universitas Muhammadiyah Purwokerto ISBN: 978-602-6697-43-1, 224–231.

Soekiman, D. (2011). Kebudayaan Indis “Dari Zaman Kompeni Sampai Revolusi.” Jakarta: Komunitas Bambu.

Yanti, N., Adawiah, R., & Matnuh, H. (2016). Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakulikuler Dalam Rangka Pengembangan Nilai-nilai Karakter Siswa Untuk Menjadi Warga Negara Yang Baik di SMA KORPRI Banjarmasin. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(11).

Yin, R. K. (2013). Studi Kasus: Desain dan Metode. Jakarta: Rajawali Pers.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.