Implikasi Multikulturalisme dalam Pembelajaran Sejarah Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Persatuan Indonesia

Aldi Cahya Maulidan, Wawan Darmawan

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena keragaman yang ada di Indonesia, baik dalam bahasa, agama, suku, ras, adat, dan budaya. Agar semangat persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia tetap hidup di tengah ancaman disintegrasi bangsa, pembelajaran yang didasarkan pada nilai-nilai kebhinekaan sangat penting. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan rasa kebangsaan adalah dengan mempelajari sejarah dan menanamkan nilai dan arti multikultural. Studi literatur atau kajian literatur digunakan dalam penelitian ini. Sumber penelitian adalah buku dan jurnal yang relevan. 1. Penentuan topik penelitian, 2. Identifikasi kata kunci, 3. Pencarian literatur, 4. Pemilihan literatur, 5. Tinjauan literatur, 6. Penyusunan kerangka konseptual, 7. Analisis literatur, 8. Tinjauan literatur penulisan, 9. Revisi dan perbaikan, dan 10. Penambahan literatur. Proses analisis terdiri dari tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah diperlukan untuk meningkatkan kerukunan antar suku, agama, dan kelompok sosial lainnya. Hal ini dapat dicapai dengan bekerja sama dengan menggunakan prinsip-prinsip kebersamaan, kesetaraan, dan saling menghormati yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika, yang berkontribusi pada integrasi nasional bangsa Indonesia.

Keywords

Pendidikan Multikulturalisme; Pembelajaran Sejarah; Persatuan Indonesia

References

Abidin, Z. (2016). Menanamkan Konsep Multikulturalisme di Indonesia. Jurnal Dinamika Global, 2(1), 123–140.

Aisyah, S. (2021). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam dengan Menggunakan Metode Role Playing. Jurnal Pendidikan Pembelajaran & Penelitian Tindakan, 1(2), 22–34.

Amalina, S. N. (2020). Integrasi Ilmu Sejarah dan Agama: Implikasinya Dalam Pembelajaran. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(1), 48–52.

Banks, J. (2019). Multicultural education: Issues and perspectives. John Wiley & Sons.

Cooper. (2010). Research synthesis and meta-analysis. American Psychological Association, 6(1), 98–110.

Creswell, W. J. (2016). Research Design : Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran (Keempat). Pustaka Pelajar.

Depdiknas. (2006). Standar Isi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Depdiknas.

Fatimah, G., & Ariani, S. (2023). Pendidikan Multikultural: Menuju Kesatuan Melalui Keanekaragaman. Journal Of Information Systems and Management, 2(1), 1–10.

Faudillah, N. A., & Husna, F. (2023). Identitas Nasional Sebagai Bangsa. Jurnal Pendidikan Dan Riset, 1(1), 1–12.

Fitriani, R., & Dewi, A. (2021). Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Di Tengah Arus Globalisasi. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 514–522.

Fitriani, Y., & Fatmariza, F. (2022). Manfaat kesadaran sejarah dalam membangun karakter bangsa. JUrnal Penelitian Guru Indonesia, 7(2), 278–283.

Hadi, M. (2019). Mendesain Model Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Berbasis Multikultural di Perguruan Tinggi. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 21–32.

Hadi, O. (2019). Pendidikan Multikultural di Indonesia: Analisis Sinkronis dan Diakronis. Habitus: Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Antropologi, 2(1), 105–115.

Isjoni. (2007). Pembelajaran Sejarah dalam Satuan Pendidikan. Alfabeta.

Kochhar, S. (2008). Pembelajaran Sejarah. Grasindo.

Lestariningsih, W. A., & Purnomo. (2018). Penanaman Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Rembang Tahun Pelajaran 2017/2018. Indonesian Journal of History Education, 6(2), 123–131.

Lionar, U., & Mulyana, A. (2019). Nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran sejarah: identifikasi pada silabus. IJSSE: Indonesian Journal of Social Science Education, 1(1).

Mahfud, C. (2016). Pendidikan multikultural. Pustaka Pelajar.

Moleong, J. L. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rosda Karya.

Nugraha, D., Ruswandi, U., & Erihadiana, F. (2020). Urgensi Pendidikan Multikultural di Indonesia. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(2), 140–148.

Putu, Y. (2020). Paradigma Inisiasi Kultural Ke Multikulturalisme. Jurnal Agama Dan Budaya, 4(1), 33–46.

Ridwan. (2019). Membangun Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan Guna Mencegah Disintegrasi Bangsa. Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Publik, 4(1), 100–110.

Rufaida, H., & Hasna. (2017). Membutuhkan Sikap Multikultural Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Multikultural Dalam Pembelajaran IPS. Sosio Didaktika, 4(1), 17–24.

Ruslan, I. (2015). Negara Madani. SUKA-Press.

Sari, L. F., & Najicha, U. F. (2022). Nilai-Nilai Sila Persatuan Indonesia Dalam Keberagaman Kebudayaan Indonesia. Jurnal Global Citizen, 3(1), 1–11.

Sohabudin, A., & Darmawan, W. (2023). Narasi Alternatif Dalam Pembelajaran Sejarah Untuk Pendidikan Multikultural di Indonesia. Indonesian Journal of History Education, 8(1), 68–78.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukardja, A. (2012). Piagam Madinah &Undang-undang Dasar NRI 1945 Kajian Perbandingan Tentang Dasar Hidup Bersama dalam Masyarakat yang Majemuk. Sinar Grafika.

Supardi, S. (2018). Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Sejarah Lokal. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1), 91–99.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.