Dokter Soeharso: Pejuang dan Pelopor Rehabilitasi Penyandang Disabilitas

Ratih Lutfita Ningtyas, Wulan Nurjanah

Abstract

This study examines the role of Dr. Soeharso as both a medical fighter and a pioneer of disability rehabilitation in post-independence Indonesia. Triggered by the growing number of war casualties who underwent amputations and lost limbs, this research aims to explain how Dr. Soeharso designed and implemented rehabilitation programs to restore physical function, independence, and social integration among persons with disabilities. Employing historical methods that include topic formulation, heuristic processes, source criticism, interpretation, and historiography, the study draws on archival sources from the Rehabilitasi Centrum (RC) Surakarta, Soeharso’s writings and travel reports, as well as contemporary secondary sources. The findings reveal that Dr. Soeharso developed a comprehensive rehabilitation model encompassing medical treatment, social empowerment, and economic training, which later became a foundational framework for disability rehabilitation in Indonesia. The study highlights that his efforts not only advanced equal rights and opportunities for persons with disabilities but also enriched Indonesian medical historiography and scholarship on marginalized groups.

Keywords

dokter Soeharso; Rehabilitasi; Penyandang Disabilitas

References

Anderson, B. (1988). Revolusi Pemoeda : Pendudukan Jepang dan Perlawanan di Jawa 1944-1946. Pustaka Sinar Harapan.

De Indische Courant. (1939, June 5). DE N.I.A.S. De Indische Courant, 4.

Departemen Kesehatan Republik. (1978). Sejarah Kesehatan Nasional Republik Indonesia Jilid I. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1980). Sejarah Kesehatan Nasional Republik Indonesia Jilid II. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1994). Sejarah Daerah Jawa Tengah. Direktorat Sejarah dan Kebudayaan.

Fathoni, R. S. (2021). Medikalisasi dan Sosial Kontrol: Kebijakan terhadap Difabel di Hindia-Belanda Abad XVII-XIX. INKLUSI Journal of Disability Studies, 8(1), 63–74. https://doi.org/10.14421/ijds.080105

Godam. (1951). Sampah Masyarakat. Harian Rakyat, 3.

Handoyo Candra Kusuma. (2019). Wawancara dengan Dokter Handoyo Candra Kusuma di RS Dokter Oen Solo Baru.

Hans Pols. (2019). Merawat Bangsa: Sejarah Pergerakan para Dokter Indonesia. Penerbit Buku Kompas.

Kammen Douglas dan Katharine McGregor. (2012). The Contours of Mass Violence in Indonesia, 1965–68. NUS Press.

Kuntowijoyo. (2005). Pengantar Ilmu Sejarah. Bentang.

Louis Gottsclak. (1975). Mengerti Sejarah. Universitas Indonesia Pres.

Manurung, P. (1983). In Memori Almarhum Prof.Dr.Soeharso FICS. YPKC Harapan.

Mr. J.L.A. Visser. (1950, October 10). Rehabilitatie Centrum. AID De Preangerbode, 1.

Muhaimin, Y. A. (1982). Perkembangan Militer dalam Politik di Indonesia 1945-1966. Gadjah Mada University Press.

Neelakantan, V. (2019). Memelihara Jiwa-Raga Bangsa Ilmu Pengetahuan, Kesehatan Masyarakat, dan Pembangunan Indonesia di Era Soekarno. PT Kompas Media Nusantara.

Oostindie, G. (2016). Serdadu Belanda di Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia; KITLV-Jakarta, 2016.

Poliman. (1983). Prof. Dr. R. Soeharso. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Pramoedya Ananta Toer. (2001). Percikan Revolusi Subuh. Hasta Mitra.

Soeroto. (1976). Pertempuran Ambarawa. Balai Pustaka.

Sutjianingsih. (1984). Ny. Djohar Insiyah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Tjokropranolo. (1992). Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman Pemimpin Pendobrak Terakhir Penjajahan di Indonesia. PT Surya Persindo.

Vaughan Jones. (1961). Rehabilitation: Concept and Practice. British Journal of Industrial Medicine, 18(4), 244.

Sumber Arsip:

R. Rachmat Soeriokoesoemo. (1954, December 3). Veteranenprijs voor fam: Soeharso. De Drije Pers Onafhankelijk Indonesisch Dagblad in de Nederlandse Taal.

Rehabilitasi Centrum. (1950). Rehabilitasi Centrum: National Organisation in the Rehabilitation of the Physically Handicapped, Program Doctor Soeharso 1950 (3300-RCS-00001).

Rehabilitasi Centrum. (1961). Rehabilitasi Centrum: Riwayat Hidup Almarhum Prof. Dr. R. Soeharso. F.I.C.S. (ID-3300-RCS-00369).

Rehabilitasi Centrum. (1969). Kesejahteraan Sosial dan Rehabilitasi Penderita Tjajat (ID-3300-RCS-00069).

Soeharso. (1950). Organisasi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas (ID-3300-RCS-00001).

Soeharso. (1955). Riwayat Rehabilitasi Service di Solo.

Soeharso. (1957). Keterangan Tentang Service-Service Yang Ada Di Kota Solo. Arsipda Jawa tengah.

Soeharso. (1957). Laporan Masalah Penempatan Penderita Cacat dalam Pekerjaan (ID-3300-RCS-00397).

Soeharso. (1957). Perawatan Penderita Paraplegia Di Indonesia (ID-3300-RCS-00128).

Soeharso. (1957). The Problem of Disability makalah disampaikan dalam Seminar Rehabilitation of the Physically Handicapped for Participants from Asia and The Far East di Solo. Rehabilitasi Centrum.

Soeharso. (1958). Laporan Kunjungan expert Committee on Rehabilitation Meeting yang Diselenggarakan oleh WHO di Geneva dari Tanggal 24 Februari – 1 Maret 1958.

Soeharso. (1959). Menyongsong Pekan Olahraga Penderita Cacat (ID-3300-RCS-00015).

Soeharso. (1961). Pekerjaan Rehabilitasi Dalam Rangka Pembangunan Semesta. Rehabilitasi Centrum.

Soeharso. (1967). Orthopaedi Kumpulan Kuliah.

Soeharso. (1969). Pidato Pada Upacara Pemberian Gelar Doctor Honoris Causa dalam Ilmu Kedokteran Universitas Airlangga.

Soejoenoes. (1969). Pidato Promotor Pada Upacara Pemberian Gelar Doctor Honoris Causa Dalam Ilmu Kedokteran Kepada Prof. Dr. Soeharso, F.I.C.S. Universitas Airlangga.

Soeprapto. (1961). Penyantunan Penderita Cacat Tubuh (ID-3300-RCS-00370).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.