Sejarah dan Eksistensi Peninggalan Situs Megalitik Batu Brak

Aprilia Triaristina, Yustina Sri Ekwandari, Sumargono Sumargono, Wanda Widya Dahari, Rayhan Alfarisi

Abstract

Sumatera merupakan pulau yang memilikisepuluh Provinsi di Indonesia, salah satunya adalah Lampung. Peninggalan-peninggalan sejarah yang merupakan cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah yaitu situs, ada beberapa yang ditemukan di Lampung. Yang menjadi pusat kajian disini adalah situs Megalitik Batu Brak yang terdaapat di Kabupaten Lampung Barat. Artikel ini akan membahas mengenai: 1). Sejarah Situs Batu Brak. 2) Eksistensi Situs Batu Berak pada saat ini. Riset ini menggunakan metode deskriptif, dengan menggunakan sebuah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan caramelakukan studi pustaka, melakukan kunjungan langsung atau observasi, dan bertemu dengan penjaga situs untuk melakukan wawancara, teknis analis d yang dipergunakan dalam riset ini adalahreduksi data dari hasil penelitian, dari hasil penelitian kemudia data disajikan, serta yang terakhir menafsirkan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa peninggalan sejarah yang ada di situs megalitik Batu Brak yang awalnya adalah sebuah daerah kawasanyang memiliki lahan sekitarkurang lebih empat hektar. Peninggalan sejarahmegalitik Batu Brak awalnya merupakan perkebunan kopi milik dari penduduk lokal setempat, dan di situs ini terdapat batu menhir sebanyak 40 buah, batu dolmen sebanyak 38, batu datar 2, dan batu kelompok yang berjumlah beberapa buah. Pemugaran pada situs ini sudah dilakukan sebanyak dua kali yaitu tahun 1984 dan 1989. Jenis-jenis peninggalan sejarah yang ada di situs Batu Brak antara lain: batu datar, menhir, dolmen serta batu umpak. Pengunjung yang datang di situs adalah mayoritas dari masyarakat sekitar, mahasiswa yang ada di Lampung khususnya mahasiswa yang berasal dari Pendidikan Sejarah dan siswa-siswi yang ada di sekitar Kabupaten Lampung Barat.

Keywords

Batu Berak; Eksistensi, Peninggalan, Sejarah

References

Abdullah, R. (2012) ‘Pembelajaran Berbasis Pemanfaatan Sumber Belajar’, Jurnal Ilmiah Didaktika, 12(2), pp. 216–231. doi: 10. 22373/jid. v12i2. 449.

Apriandi, M. A, R. A. dan K. A. (2018) ‘Booklet Situs Megalitik Batu Brak Lampung Barat. ’, in. Lampung: Lampung Timur: Percetakan Fadillah.

Triaristina, A. (2022). Wawancara Pribadi Dengan Bapak Barnas 22 Mei. Lampung Barat.

Herdianti, D., Wijayanti, Y., & Sondarika, W. (2021). ‘Pembelajaran Sejarah Contextual Teaching And Learning Situs Jambansari Dengan Metode Ekskursi Di SMA Informatika Ciamis. ’, -KIP. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2(2), pp. 61–70. doi: doi: http://dx. doi. org/10. 25157/j-kip. v2i2. 5320.

Indonesia, T. N. P. S. (2008) Sejarah Nasional Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Karmina, I. , Brata, Y. R. and Budiman, A. (2022) Eksistensi Situs Pasir Lulumpang Di Dusun Citeureup Desa Golat Kecamatan Panumbangan 2000-2020, J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 3(3), p. 670. doi: 10. 25157/j-kip. v3i3. 8746.

Naharo, A. L. (2017) ‘Identifikasi Nilai-Nilai Situs Batu Brak Dalam Membentuk Kesadaran Sejarah di SMA’, Universitas Sebelas Maret. Available on: 21/11/2019. jurnal. fkip. uns. ac. id/index. php/psdtp/article/view/10898.

Prasetyo. (2004). Religi Pada Masyarakat Prasejarah Indonesia. Edited by Dwi Yani Yuniawati. Jakarta: Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Prasetyo, B. (2015). Megalitik Fenomena yang Berkembang di Indonesia, GalangPress.

Rahman, D.M, dkk (1994) Taman Purbakala Batu Pake Gojeng di Kabupaten Sinjai. Edited by Ujung Pandang Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala.

Siska, Y. (2017) ‘Peninggalan Situs Megalitik Sekala Brak Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Sejarah Lokal Di Sekolah Dasar’, Mimbar Sekolah Dasar, 4(2), pp. 172–181. doi: 10. 23819/mimbar-sd. v4i2. 6489.

Sukendar. (1996). Fungsi Arca Menhir di Indonesia. Depok: Disertasi Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Sukmadinata, N. S. (2010) Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Triaristina, A. and Rachmedita, V. (2021) ‘Situs–Situs Sejarah di Lampung Sebagai Sumber Belajar Sejarah’, Journal of Research in Social Science and Humanities, 1(2), pp. 69–77. doi: 10. 47679/jrssh. v1i2. 16.

Wagner, H. G. Q. (1962) Indonesia: The Art of an Island Group. New York: Art Of The World Series.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.