TANTANGAN PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA: STUDI KASUS DI KEPOLISIAN RESOR PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN

Andy Prabu, Ruben Achmad, Martini Martini

Sari


Meningkatnya prevalensi tindak pidana narkotika di Indonesia tidak hanya mencerminkan ancaman global kejahatan narkotika transnasional, tetapi juga keterbatasan pendekatan punitif dalam sistem peradilan pidana nasional. Meskipun telah terdapat instrumen regulasi, termasuk Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan berbagai peraturan bersama menteri, penerapan Keadilan Restoratif (RJ) masih terbatas dan tidak konsisten—terutama di tingkat penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan penerapan prinsip keadilan restoratif dalam penanganan tindak pidana narkotika di Kepolisian Resor Prabumulih, Sumatera Selatan. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris dan studi kasus terfokus (Nomor Kasus: LP/A/04/I/2025/SPKT.Resnarkoba/Polres PBM/Polda Sumsel), penelitian ini mengidentifikasi kendala kelembagaan, hukum, dan prosedural yang signifikan dalam mengalihkan kasus narkotika ke arah rehabilitasi daripada penuntutan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat ketentuan hukum yang memungkinkan rehabilitasi, aparat penegak hukum seringkali memilih langkah-langkah hukuman karena ketidakpastian hukum, terbatasnya dukungan kelembagaan, dan ketiadaan praktik penilaian terpadu. Studi ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan protokol standar, koordinasi antarlembaga, dan peningkatan kapasitas di antara penyidik kepolisian untuk meningkatkan penggunaan RJ dalam kasus narkotika—terutama bagi pengguna dan korban penyalahgunaan. Penguatan pendekatan restoratif tidak hanya sejalan dengan prinsip-prinsip yurisprudensi terapeutik tetapi juga memajukan komitmen Indonesia terhadap sistem peradilan pidana yang lebih manusiawi dan berorientasi pada kesehatan.

Kata Kunci


Keadilan Restoratif; Kejahatan Narkotika; Hukum Pidana; Penegakan Hukum; Rehabilitasi;

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abadi, Hambali Yusuf, and Abdul Latif Mahfuz, ‘KEBIJAKAN KRIMINAL DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEJAHATAN PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFFICKING) DI INDONESIA’, Jurnal Hukum, 3.2 (2022)

Achmad Budi Waskito, ‘Implementasi Sistem Peradilan Pidana Dalam Perspektif Integrasi’, Daulat Hukum, 1.1 (2018), pp. 12–26

Anam, M. Khoirul, and Pudji Astuti, ‘Penerapan Restorative Justice Dalam Perkara Tindak Pidana Narkotika Oleh Badan Narkotika Nasional Kota Mojokerto’, Jurnal Hukum, 2024, pp. 13–27

Commisioner, Office of the high, The United Nations Human Rights Treaty System 30, 2012

Irfan Fauzan, Muhammad, ‘PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM TINDAK PIDANA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENYEBABKAN LUKA BERAT (Studi Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Di Wilayah Polres Tangerang Selatan)’, 2024

Liber Sonata, Depri, ‘Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris: Karakteristik Khas Dari Metode Meneliti Hukum’, Fiat Justisia Jurnal Ilmu Hukum, 8.1 (2014)

Marenra, Agum, Abdul Latif Mahfuz, Muhammad Yahya Selma, and Erli Salia, ‘PENEGAKAN HUKUM OLEH PENYIDIK KEPOLISIAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Putusan Nomor 174/Pid.B/2021/PN Plg)’, JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 5.1 (2023), p. 1305, doi:10.46930/jurnalrectum.v5i1.3036

Scondery, Andre, ‘Penerapan Restorative Justice Terhadap Pelaku Tindak Pidana Narkotika Pada Tahap Penyidikan (Studi Pada Satuan Reserse Narkoba Polres Serang)’, Syntax Idea, 6.8 (2024), pp. 3772–79, doi:10.46799/syntax-idea.v6i8.4410

Sienny Karmana, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, and Luh Putu Suryani, ‘Implementasi Restorative Justice Bagi Pelaku Penyalahguna Narkotika Di Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali’, Jurnal Interpretasi Hukum, 4.1 (2023), pp. 68–73, doi:10.22225/juinhum.4.1.5805.68-73

Syahrin, M. Alvi, ‘Penerapan Prinsip Keadilan Restoratif Dalam Sistem Peradilan Pidana Terpadu’, Majalah Hukum Nasional, 48.1 (2018), pp. 97–114, doi:10.33331/mhn.v48i1.114

United Nations Office on Drugs and Crime, ‘Economic and Social Consequences of Drug Abuse And’, Economic and Social Consequences of Drug Abuse and Illicit Trafficking, 6, 2002, pp. 1–60

Zahri, Saipuddin, and Abdul Latif Mahfuz, ‘Enforcement of Criminal Laws Against Coal Mining Without a Permit in the Muara Enim Police Area’, Journal of Law, Politic and Humanities, 4.6 (2024), pp. 2326–31




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/justisi.v14i1.21493

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


___________________________________________________________________
R E D A K S I
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS GALUH
JL. R.E. MARTADINATA NO. 150 Tlp. (0265) 771048 Ciamis
Email: justisiafhunigal150@gmail.com
__________________________________________________________________________
Jurnal Ilmiah Galuh Justisi is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License