EKSISTENSI MASYARAKAT ETNIK SUNDA DI DESA CIMRUTU KECAMATAN PATIMUAN KABUPATEN CILACAP

Yadi Kusmayadi

Abstract


Secara garis besar, hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : Keberadaan gerakan DI/TII yang bersifat radikal sedikit banyak telah membuat keresahan di kalangan warga masyarakat, khususnya wilayah Kecamatan Parigi. Hal inilah yang mendorong masyarakat Sunda dari Parigi bermigrasi ke Desa Cimrutu Kecamatan Patimuan Kabupaten Cilacap sekitar tahun 1949-1950. Akibat pembauran antara masyarakat etnik Sunda dan suku Jawa, maka terjadi akulturasi, baik dalam hal bahasa, perkawinan antar suku, kesenian, dan bentuk-bentuk rumah. Manfaat yang hendak dicapai dari hasil penelitian ini adalah diharapkan dapat memberikan sumbangsih yang berarti bagi perkembangan sejarah lokal dan sejarah nasional, khususnya tentang sejarah sosial dan budaya. Selain itu, hasil penelitian diharapkan pula dapat dijadikan bahan informasi bagi para peneliti lain yang tertarik untuk mengkaji permasalahan ini lebih lanjut.

Kata Kunci: Etnik Sunda dan Akulturasi Budaya


ABSTRACT
Broadly speaking, the results of this study are as follows: The existence of motion DI / TII that are radical to some extent has made anxiety among residents, especially the District of Parigi. This has encouraged the Sundanese people migrated to the village of Parigi Cimrutu Patimuan District of Cilacap circa 1949-1950. As a result of mixing between ethnic communities Sundanese and Javanese, then there acculturation, both in terms of language, intermarriage, the arts, and other forms of home. The benefits to be achieved from the results of this study are expected to provide a meaningful contribution to the development of local history and national history, especially about the social and cultural history. In addition, the research is also expected to be used as information for other researchers who are interested to study this matter further.

Keywords: Ethnic Sundanese and Acculturation

Full Text:

PDF INDONESIA

References


Atmadja, M. Sastra. tt. Paririmbon. Bandung: S. King.

Badrika, I Wayan. 2006. Sejarah Untuk SMA Kelas III. Jakarta: Erlangga.

Hidayah, Zulyani. 1996. Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Koentjaraningrat. 1986. Pengantar Ilmu Antropologi. Cetakan Keenam Jakarta: Aksara Baru

Koentjaraningrat. 1990. Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Cetakan Ketujuh. Jakarta: Dian Rakyat.

Koentjaraningrat. 2004. Manusia dan Kebudayaan di Indonsia. Cetakan Kedua puluh. Jakarta: Djambatan.

Liliweri, Alo. 2005. Prasangka & Konflik: Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultural. Jogjakarta:LkiS.

Matroji. 2006. Sejarah Untuk SMP Kelas IX. Jakarta: Erlangga.

Purwadarminta. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Balai Pustaka.

Seotjipto dan Raflis Kosasi. 2007. Profesi Keguruan. Cetakan Ketiga. Jakarta: Rineka Cipta.

Soekanto, Soerjono. 1984. Beberapa Teori Sosiologi Tentang Struktur Masyarakat. Jakarta: Rajawali.

Soelaeman, Munandar. 1993. Ilmu Sosial Dasar: Teori dan Konsep Ilmu Sosial. Bandung: Eresco.

Profil Desa Cimrutu tahun 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ja.v3i2.1098

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Terakreditasi Peringkat 4 based on Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. SK : 23/E/KPT/2019 tentang Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah periode 4 tahun 2019