TRANSFORMASI KESALIHAN SOSIAL ZAKAT, INFAQ, DAN SHADAQAH MASYARAKAT RANGKASBITUNG PADA TAHUN 1978-2017

Weny Widyawati Bastaman, Siti Sri Suhartini

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang adat istiadat yang ada pada masyarakat Dusun Kuta, dan bagaimana peran keluarga dalam mensosialisasikan kepada anggota keluarganya. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif serta penemuan kuantitatif yang mendukung. Selanjutnya data diinterpretasi, sehingga menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang dan perilaku yang dapat diamati. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan dalam proses sosialisasi adat istiadat, keluarga memegang peranan yang amat penting, karena melalaui keluarga inilah anak-anak mengalami proses sosialisasi yang pertama dan mendasari semua proses sosialisasi lebih lanjut. Ibu, bapak mengajari anak-anaknya tentang sikap dan perilaku yang baik menurut adat dan harus dilakukan serta sikap dan perilaku yang tidak boleh dilakukan karena bertentangan dengan adat. Adat istiadat Dusun Kuta yang disosialisasikan itu, antara lain: perilaku dalam hidupan sehari-hari, pekerjaan dalam mencari/mendapatkan nafkah, bentuk dan bahan yang digunakan dalam pembuatan rumah, syarat dan tatacara penentuan kuncen, larangan-larangan dan keharusan-keharusan yang berkaitan dengan keberadaan tempat-tempat yang dianggap keramat.

Zakat, infaq and sadaqah have been known and carried out by Muslims for a long time. Along with the times in managing zakat, infaq and sadaqah experienced changes and developments. The method used in this study is a historical method consisting of topic selection, heuristics, namely; data collection consisting of primary data sources and secondary data sources, verification, namely; historical criticism or the validity of the source by means of internal criticism and external criticism, interpretation of data namely; interpretation of data that has been verified, and historiography, namely; write down the results of the study. The results of this study indicate that in the management of zakat, infaq, and sadaqah there are changes and developments. In the history of its development starting from traditional and now there are institutions that manage zakat, infaq, and sadaqah in a professional manner, in terms of management, which are initially consumptive but now more productive, and changes in social values from the implementation of zakat, infaq and shadaqah (muzakki) can better know the condition of the mustahik (zakat recipients). Whereas institutionally tend to only carry out obligations.


Keywords


Transformasi; Kesalihan Sosial; Zakat; Infaq; Shadaqah

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, Dudung. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Al-Ghazali Al-Imam Abu Hamid. 2015. Rahasia Puasa dan Zakat, Mencapai Kesempurnaan Ibadah. Jakarta: PT Mizan Publika.

Arikunto Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

El Fikri Syahruddin. 2014. Sejarah Ibadah. Jakarta: Republika.

Ghazaly Abdul Rahman, dkk. (2015). Fiqih Muamalat. Jakarta: Prenadamedia Group.

Kartodirdjo Sartono. (1992). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Kuntowijoyo. (1994). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Kuntowijoyo. (2003). Metode Sejarah. Edisi kedua. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Yafie Ali. (1994). Menggagas Fiqih Sosial. Bandung: Mizan.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ja.v6i2.2663

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Terakreditasi Peringkat 4 based on Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. SK : 23/E/KPT/2019 tentang Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah periode 4 tahun 2019