PENDIDIKAN PADA MASA PEMERINTAH KOLONIAL DI HINDIA BELANDA TAHUN 1900-1930

Alifia Nurhusna Afandi, Aprilia Iva Swastika, Ervin Yunus Evendi

Abstract


Pada artikel ini membahas tentang pendidikan yang dilaksanakan pemerintahan kolonial di Hindia Belanda selama tahun 1900-1930 dimana diawali karena kritik dari berbagai pihak yang kemudian memunculkan politik etis kebijakannya antara lain emigrasi, edukasi, dan irigasi kebijakan politik etis seharusnya mampu memberikan kesempatan rakyat untuk menjadi lebih sejahtera karena salah satu kebijakannya adalah edukasi dengan adanya pendidikan merupakan awal untuk perubahan dan perkembangan dalam segala aspek. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui apa yang melatarbelakangi pelaksanaan pendidikan pada masa pemerintahan kolonial tahun 1900-1930 serta pelaksanaan pendidikan pada masa pemerintahan kolonial tahun 1900-1930 Selain itu bertujuan untuk mengetahui perbedaan ataupun persamaan model pendidikan masa pemerintahan kolonial dengan sekarang, dan untuk membuka wawasan penulis serta pembaca tentang proses munculnya sistem pendidikan formal bagi masyarakat pribumi pada masa pemerintahan kolonial serta bagaimana pelaksanaanya. Untuk mengetahui yang melatarbelakangi dan bagaimana pelaksanaan pendidikan yang diterapkan pemerintahan kolonial Belanda maka dalam artikel ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah atau mengeksplorasi beberapa buku, jurnal, maupun dokumen baik cetak maupun elektronik yang dianggap revelan dengan kajian yang dilakukan. Hasilnya pada periode 1900 hingga 1930 pendidikan di Indonesia mengalami kemajuan dimana pendidikan yang pada awalnya dibatasi dengan kekuasaan pada waktu itu mulai melebur penduduk pribumi memiliki kesempatan untuk bisa melanjutkan ke sekolah lanjutan bahkan hingga sekolah tinggi walaupun masih terdapat pendiskriminasian selain itu juga muncul beberapa sekolah dasar berbahasa belanda bagi pribumi 1900-an anak rakyat biasa mulai dikenalkan dengan bahasa belanda di beberapa sekolah namun tetap dengan catatan setiap jenjangnya selalu ada perbedaan.This article talking about education carried out by Dutch Government in Dutch East Indies during 1900-1930 caused by criticisms from various parties that bring out ethical politic. Its policies are emigration, education, and immigration. Ethical Politic's policies should be able to give people opportunity become more prosperous, because one of the policies is education. Education is a beginning for change and development in all aspects. The purposes of this article are to find out the educational background in the 1900-1930 colonial government and the educational implementation in the 1900-1930 colonial government. Furthermore, the other purposes to find out the differences and the equations of education between during the Dutch Colonial and nowadays, and to open the readers and writer's insights about the process of the formal education system for natives during colonial and how to do it. According to those purposes, in this article the writer use literature review method by studying or exploring several books, journals, or documents wether it's printed or electronic that relevant to the study conducted. The results are, in the period 1900 until 1930 education in Indonesia progressed. Education that was intially restricted by power at that time start to dissolved. Natives had opportunity to continued to the secondary school even to the college in spite of the discrimination. Moreover, there were some elementary schools in Dutch for 1900s natives. Commoners' children began to be introduced to the Dutch language in several schools but still, in each level there were always differences.

Keywords


Pendidikan; Hindia Belanda; Pemerintah kolonial Belanda; politik etis

References


A, Daliman. 2012. Sejarah Indonesia Abad XIX-Awal abad XX. Yogyakarta: Ombak.

Djumhur dan Danasuparta. 1974. Sejarah Pendidikan. Bandung: Departemen Pendidikan dan

Kebudayaan.

Kusmayadi Yadi. 2017. Sejarah Perkembangan Pendidikan di Priangan 1900-1942. (Online)(https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/artefak/article/view/908). Diakses pada 11 November 2019 pukul 18.00 WIB

Nazir, M. 1988. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nasution.1987. Sejarah Pendidikan Indonesia.Bandung: Jemmars

Nasution S. 2016. Strategi Pendidikan Belanda Pada Masa Kolonial di Indonesia. (Online)(http://www.jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ihya/article/view/431/333). Diakses pada 11 November 2019 pukul 19.00 WIB.

Prayudi Gusti Muhammad dan dewi salindri. 2015. Pendidikan Pada Masa Pemerintahan Kolonial Belanda Di Surabaya 1901-1942, jurnal.unej.ac.id

Simbolon Parakri T. 1995. Akar-akar kebangsaan Indonesia. Jakarta: Kompas.

S.Kutoyo dan Sri Soetjiatingsih. 1981. Sejarah Nasional Indonesia (jilidV). Jakarta: Pt.Grafitas

Zed, M. 2014. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ja.v7i1.3038

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Terakreditasi Peringkat 4 based on Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. SK : 23/E/KPT/2019 tentang Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah periode 4 tahun 2019