PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT KUTA DALAM MEMBENTUK KARAKTER WARGA NEGARA BERWAWASAN LINGKUNGAN

Bali Widodo, Egi Nurholis

Abstract


Perusakan lingkungan sebagai akibat ulah manusia dapat mengancam kehidupan manusia itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang berbasis kearifan lokal masyarakat Kuta dalam membentuk karakter warga negara yang berwawasan lingkungan. Penelitian ini adalah penelitian konseptual dengan metode library research, yakni mengumpulkan data-data dari laporan penelitian, artikel ilmiah atau sumber lain yang relevan dengan topik. Analisis dari pembahasan ini menjelaskan bahwa kearifan lokal masyarakat Kuta yang secara turun temurun menjaga kelestarian hutan adat atau Leuweung Gede dapat membentuk karakter yang peduli akan lingkungan hidup yang baik dan bersih. Maka untuk membentuk karakter peduli lingkungan peserta didik perlu dilakukan upaya: 1) revitalisasi epistemologi Pendidikan Kewarganegaraan; 2) penanaman nilai keadaban masyarakat lokal terhadap lingkungan dalam proses pembelajaran; Upaya ini kemudian diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sehingga dapat menguatkan karakter peduli lingkungan peserta didik sebagai warga negara.Environmental destruction as a result of human activity can threaten human life itself. This study aims to examine the development of Citizenship Education learning based on the local wisdom of the Kuta community in shaping the character of citizens with an environmental perspective. This research is conceptual research using the library research method, which collects data from research reports, scientific articles, or other sources relevant to the topic. The analysis of this discussion explains that the local wisdom of the Kuta community which has been hereditary to preserve the customary forest or Leuweung Gede can form a character that cares about a good and clean environment. So to form a character that cares about the environment, students need to make efforts: 1) revitalizing the epistemology of Citizenship Education; 2) inculcating the value of the local community's civility towards the environment in the learning process; This effort is then applied in Citizenship Education learning so that it can strengthen the character of caring for the environment of students as citizens.

Keywords


Pendidikan Kewarganegaraan; Kearifan Lokal; Masyarakat Kuta; Wawasan Lingkungan

References


Adeng, D. (2014). Kajian Kearifan Lokal Di Kampung Kuta Kabupaten Ciamis. Bandung: CV Izda Prima.

Al Muchtar, S. (2015). Dasar Penelitian Kualitatif. Gelar Pustaka Mandiri.

Fitriasari, S. (2017). Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis “Green Constitution” Untuk Menumbuhkan Keadaban Kewarganegaraan Terhadap Lingkungan. Disertasi. Tidak Dipublikasikan. SPs UPI.

Herlina, N. (2015). Permasalahan Lingkungan Hidup Dan Penegakan Hukum Lingkungan Di Indonesia. Jurnal Ilmiah GALUH JUSTISI, 3 (2), 1–15.

Kementaerian Kebudayaan dan Pariwisata. (2011). Kearifan Lokal Di Tengah Modernisasi.

Kemdiknas. (2011). Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Karakter.

Kepdirjendikti Nomor 84/E/KPT/2020, K. (2020). Pedoman Pelaksanaan Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi. Kemendikbud.

Marzuki, D. (2011). Pembinaan Karakter Siswa Berbasis Nilai Agama. Jurnal Pendidikan, 41 (1), 45–53.

Moleong, L. J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.

Nuraeni, H. G., dan Alfan, M. (2012). Studi Budaya di Indonesia. Bandung: CV Pustaka Setia.

Ramdani, E. (2018). Model Pengembangan kontekstual Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10 (1), 1–10.

Rosidi, A. (2011). Kearifan Lokal: Dalam Perspektif Budaya Sunda. Bandung: PT Kiblat Buku Utama.

Soedarmo, U.R., dan Suryana, A. (2019). Peran Keluarga Dalam Sosialisasi Adat Istiadat Komunitas Dusun Kuta. Jurnal Artefak, 6 (2), 85–98.

Soemarwoto, O. (2001). Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Djambatan.

Suparni, N. (1994). Pelestarian, Pengelolaan, dan Penegakan Hukum Lingkungan. Jakarta: Sinar Grafika.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sekretariat Negara.

Undang-Undang Nomor 32 tentang (2009). Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Wagiran. (2012). Pengembangan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Hamemayu Hayuning Bawana (Identifikasi Nilai-nilai Karakter Berbasis Budaya). Jurnal Pendidikan Karakter, 2 (3), 329–339.

Widodo, B & Nurholis, E. (2019). Revitalisasi Epistemologis Pendidikan Kewarganegaraan: Upaya Meminimalisir Bencana Sosial. Ciamis: Jurnal Artefak, 6 (2), 49-58.

Yuniarto, B. (2011). Membangun Kesadaran Warga Negara Untuk Pelestarian Lingkungan. Tesis. Tidak Dipublikasikan. UPI.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ja.v8i1.5127

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Terakreditasi Peringkat 4 based on Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. SK : 23/E/KPT/2019 tentang Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah periode 4 tahun 2019