WAYANG PRESIDEN: MEDIA PENANAMAN NILAI KARAKTER DAN PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

Sutaryanto Sutaryanto

Abstract


Wayang merupakan peninggalan leluhur yang telah diakui UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity. Wayang diakui sebagai karya agung karena wayang mempunyai nilai tinggi bagi peradapan umat manusia. Media pembelajaran wayang presiden digunakan untuk menanamkan nilai karakter dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 di SDN 2 Grogol kecamatan sawoo kabupaten Ponorogo. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refeksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan angket. Penelitian ini diuji dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa penggunaan media wayang presiden efektif dalam menanamkan nilai karakter bangsa dan dan meningkatkan hasil belajar siswa siswa sekolah dasar.

Puppet is a relic ancestor had been recognized UNESCO as a Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity. It is recognized as a masterpiece because it has a high value for the human civilization. Media puppet learning president used to imprint the value of a character and improve learning outcomes of the students in Grade 4 of State Primary School of sawoo, Ponorogo regency. This research used the classroom action research whit tho cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The data of the research were gathered through observation, test and question form. This research tested by using source triangulation and technique triangulation. The results of the research carried out can be concluded that the use of media puppet president effective to infuse the value of a character the nation and improve learning outcomes primary school student.

Keywords


Wayang presiden; karakter; hasil belajar

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi, dkk. 2009. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

Arsyad, A. (2010). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2005. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif: Suatu Pendekatan Teoritis Psikologis. Jakarta: Rineka Cipta.

Fajrie, N. (2013). Media Pertunjukkan Wayang Untuk Menumbuhkan Karakter Anak Bangsa. Diunduh pada 13-08-2017 pada laman: https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/3486

Ferdiansyah, Farabi. 2010. Kesenian Karawitan, Gamelan Jawa. Jogjakarta: Garailmu.

Hamalik, O. 1994. Media Pendidikan, Cet. VII. Bandung: PT Citra Aditya Bakti

Musfiqon. 2012. Pengembangan Media & Sumber Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Ngadino, Y. (2009). Pengembangan Media Pembelajaran. Surakarta: Pendidikan Profesi Guru FKIP UNS.

Nurgiyantoro, B. 2011. Wayang dan Pengembangan Karakter Bangsa. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1).

Pemerintah Republik Indonesia. 2003. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Rinurbad. 2009. Ayo Bermain Teater. Cirebon: CV. Gunung Djati.

Salamah, E. R. (2017). Penggunaan Media Wayang Pada Pembelajaran IPS Materi Tokoh Tokoh Kemerdekaan Indonesia Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar.

Syaiful Bahri. 2005. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif: Suatu pendekatan Teoritis Psikologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Wibisono, Singgih. 2009. Wayang, Karya Agung Dunia. Diunduh 01 Juli 2016, pada laman: http://www.Sastra-Indonesia.com/ 2009/12/Wayang, Karya Agung Dunia/.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ja.v4i1.730

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Terakreditasi Peringkat 4 based on Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. SK : 23/E/KPT/2019 tentang Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah periode 4 tahun 2019