KAJIAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA CERITA RAKYAT “NYI ANDAN SARI DAN KI GURU SOKA”

Yustina Dwinuryati, Andayani Andayani

Abstract


Terdapat beragam folklor atau cerita rakyat yang mengandung nilai kearifan lokal. Cerita rakyat mengandung banyak relevansi dengan pembentukan budi pekerti atau karakter. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan manfaat folklor sebagai salah satu pembentukan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa dokumen cerita rakyat berjudul Nyi Andan Sari dan Ki Guru Soka dan wawancara dengan informan yang kemudian ditranskrip dalam bahasa tulis. Analisis data menggunakan analisis interaktif Untuk memvalidasi data digunakan teknik triangulasi metode dan review informan. Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan sepuluh karakter yang muncul dari cerita tersebut. Karakter yang ditemukan yaitu religious, kedisiplinan, keingintahuan yang kuat, kerja keras, toleransi, , mandiri, , semangat kebangsaan, bersahabat, peduli sosial dan tanggung jawab. Setiap karakter yang muncul bermula dari cerita yang terdapat dalam folklor tersebut. Nilai religious dilihat dari kebersediaan bertapa oleh Ki Guru Soka untuk menemui Tuhan agar mendapatkan pencerahan dalam kehidupannya. Meskipun dalam pertapaannya tersebut ia mendapatkan berbagai ancaman, godaan, gangguan dari berbagai bentuk, ia tetap memiliki kekuatan hati untuk melihat ke depan dan tujuannya. Hal ini patut dicontoh, karena saat ini manusia banyak yang sudah tidak tahan godaan, seperti halnya korupsi, pembunuhan, pemerkosaan, dan bentuk kejahatan lainnya. Sebagian dari itu mampu menunjukkan ketidakkuatan pada gangguan bersifat duniawi.

There are many folklores that having local wisdom. Foklores posses many values of character. The purpose of the research is to portray the function of folklore to build character. This is a qualitative research applying the descriptive method. The data of the research is a folklore entitled Nyi Andan Sari dan Ki Soka and the transcript of the interview with the informant. The technique of data analysis applied in the study is the joint model of analysis. Data validation applied is triangulation method and informant review. The result of the research is that there are ten figures in the story, namely religious, tolerant, discipline, hard working, independent, curious, nationalist, friendship, social awareness and responsibility. The characters show in the description of the story. The religious character can be viewed from the willingness of Ki Guru Soka to meditate to meet the God to get the enlighten in his life. In his meditation he got a lot of disturbance in various forms, he still has power to keep his goal. It is a good example because nowadays there are many people that doing deeds, for example things such as corruption, murder, rap, and other crimes. It shows the inability of people to face the everyday problems.

Keywords


folklor; karakter; Nyai Andan Sari; Kyai Soka

Full Text:

PDF

References


Afandi, Rifki. 2011. “Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar”. dalam Jurnal Pedagogia Vol I (1). Halaman 85-98.

Alfian, Magdalia. 2013. “Potensi Kearifan Lokal dalam Pembentukan Jati Diri dan Karakter Bangsa”. dalam Prosiding ICSSIS (International Conference on Indonesian Studies) di Yogyakarta Tanggal 13-14 Juni 2013.

Astra, I Gde Semadi. “ Revitalisasi Kearifan Lokal dalam Memperkokoh Jati Diri Bangsa di Era Global” dalam I Wayan Ardika dan Dharma Putra (ed) . Politik Kebudayaan dan Identitas Etnik. Denpasar: Fakultas Sastra Universitas Udayana dan Balimangsi Press.

Danandjaya, James. 2002. Foklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama.

Dirman dan Cicik Junarsih. 2014. Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik. Bandung: Rineka Cipta.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2008.KBBI. Jakarta: Balai Pustaka.

Ferdiawan, Erick and Wira Eka Putra. 2013. “Esq Education for Character Building Based on Phylosophy of Javaness in Indonesia. dalam Procedia Vol 106. Halaman 1096-1102.

Ilahi, Mohammad Takdir. 2014.Gagalnya Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.

Kesuma, Triatna, Permana. 2013. Pendidikan Karakter, Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Marsono. 2007. “Revitalisasi Kearifan Lokal Guna Mewujudkan Masyarakat Sejahtera” dalam Jurnal Kemajuan Terkini Riset Universitas Gajah Mada. Yogyakarta: LPPM UGM.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ja.v4i1.731

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Terakreditasi Peringkat 4 based on Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. SK : 23/E/KPT/2019 tentang Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah periode 4 tahun 2019