DAMPAK PEMEKARAN KABUPATEN PANGANDARAN TERHADAP POTENSI BUDAYA DAN PARIWISATA ALAM KABUPATEN CIAMIS

Wulan Sondarika, Dewi Ratih, Aan Suryana

Abstract


Pemekaran suatu daerah tentu akan berdampak pada segala aspek, aspek budaya dan pariwisata bagi Kabupaten Ciamis. Tujuan utama dari penulisan karya ilmiah ini yaitu untuk menganalisis pemekaran Daerah Pangandaran; aspek budaya dan aspek pariwisata. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian potensi budaya kabupaten Ciamis sebelum terjadinya pemekaran kabupaten Pangandaran yaitu, ronggeng gunung, Bebegig Sukamantri, ronggeng amen, debus Panjalu, wayang landung, dan sebagainya. Sedangkan untuk pariwisata alam yang memberikan pemasukan paling besar bagi PAD kabupaten Ciamis yaitu wisata alam pantai Pangandaran. Potensi budaya dan pariwisata alam kabupaten Ciamis setelah terjadinya pemekaran kabupaten Pangandaran mengalami perubahan, yaitu belum jelasnya kesenian ronggeng gunung dalam hal kepemilikan, Sedangkan untuk pariwisata alam, kabupaten Ciamis kehilangan wisata alam pantai Pangandaran yang memberikan pemasukan paling besarbagi PAD kabupaten Ciamis. Sedangkan, dampak pemekaran kabupaten Pangandaran yang sangat besar dirasakan adalah dalam hal pariwisata alam, karena dengan terlepasnya Pangandaran, kabupaten Ciamis kehilangan PAD sampai 85% dan apabila diuangkan mencapai 6 miliar.

Expansion of a region will certainly impact on all aspects, cultural and tourism aspects for the District of Ciamis. The main purpose of the writing of this scientific paper is to analyze the expansion of Pangandaran Region; cultural aspects and aspects of tourism. The method used hearts singer research is using qualitative approach. The results of the research potential of cultural Ciamis district before the onset of Pangandaran regencies, namely, Ronggeng Mountains, Bebegig Sukamantri, Ronggeng Amin, Debus Panjalu, Landung Puppet, and so forth. As for the nature tourism review that brings in big fence Revenue Share (PAD) Ciamis District Pangandaran Beach is a natural attraction. The potential of cultural and natural tourism Ciamis District taxable income of the province was split Pangandaran Regency unchanged, ie unclear arts ronggeng mountain hearts ownership, while for a review of natural tourism, Ciamis district Loss of natural attractions Pangandaran That gives entry fence big Revenue Share PAD (PAD) Ciamis District. Meanwhile, the impact of the expansion Pangandaran Regency most big hearts felt is eco-tourism thing, because with the release of Pangandaran, Ciamis Regency Lost Revenue (PAD) to 85% and when cashed reached 6 billion.

Keywords


Pemekaran; Budaya; dan Pariwisata

Full Text:

PDF

References


BPS Kabupaten Ciamis, 2013. Data Statistik Kabupaten Ciamis.

Creswell, J.W. (1998). Qualitative inquiry and research design: choosing among five tradition. London: Sage Publication.

Cresswell, John W. 2010. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed, terj. Ahmad Fawaid. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1996.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ciamis. 2014. Kabupaten Ciamis Dalam Sudut Pandang Sejarah dan Nilai Budaya.

Haviland. 1999. Antropologi Jilid 1. PT GeloraAsmara Pratama: Surakarta.

Hopkins, D. (1993). A Teachers Guide to Classroom Research. Buckingham: Open Univercity.

Ismawati, Esti. 2000. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra. Surakarta: Yuma Pustaka.

Kalangie, NS. 1994. Kebudayaan dan Kesehatan (Pengembangan Pelayanan Kesehatan Primer Melalui Pendekatan Sosial Budaya). Jakarta: Kesaint BlancIndah Corp.

Koentiaraningrat. 1996. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kuswandi. 2011. Integrasi Budaya Pada Tata Ruang Arsitektur Dalam Masyarakat Sunda. Penelitian LPPM Universitas Galuh Ciamis.

Kusmayadi, Nesri. 2007. Sejarah Singkat Ronggeng Gunung. Jakarta: PT. Pustaka Gramedia Utama.

Kompas, 26 Agustus 2010. Sejarah Singkat Ronggeng Gunung. Kompas Press.

Lincoln and Guba. (1985). Naturalistic Inquiry, London: Sage Publication Beverly Hill.

Miles, MB., Huberman, M. (1984). Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. London: Sage Publication, Inc.

Moleong, L.J. (1995). Metodologi Penelitian Kualitatif,i. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Deddy. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rosda.

PP No. 28 tahun 2008. Tentang Pengenaan Sanksi Administrasi Berupa Denda Dibidang Kepabeaan.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukidin, 2005. Pengantar Antropologi. Bandung: Rineka.

Stockdale, Jhon Joseph. 2010. Eksotisme Jawa: Ragam Kehidupan dan Kebudayaan Masyarakat Jawa. Yogyakarta: Progresif Book.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ja.v4i1.733

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Terakreditasi Peringkat 4 based on Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. SK : 23/E/KPT/2019 tentang Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah periode 4 tahun 2019