AMDAL SEBAGAI INSTRUMEN PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Nina Herlina, Ukilah Supriyatin

Sari


Terlaksananya pembangunan berkelanjutan dan terkendalinya pemanfaatan sumber daya alam adalah tujuan pengelolaan lingkungan. Untuk tercapainya tujuan itu, maka sejak awal perencanaan kegiatan sudah harus diperkirakan perubahan kondisi lingkungan sebagai akibat kegiatan pembangunan. Baik akibat menguntungkan (positif) maupun akibat yang merugikan (negatif). Dengan demikian sejak dini harus sudah dipersiapkan langkah-langkah pengelolaanya. Salah cara untuk mengkaji perubahan lingkungan yang mungkin terjadi adalah melalui pelaksanaan studi AMDAL.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Rajagukguk E dan Khairandy R. (Editora), 2001, Hukum dan Lingkungan Hidup Indonesia, Pasca Sarjana Fakultas Hukum Program Universitas Indonesia, Jakarta.

Soemarwoto O, 2001, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Siahaan, N.H.T. 2008,Ekologi Pembangunan dan Hukum Tata Lingkungan, Erlangga, Jakarta 1987.

Bethan S, 2008. Penerapan Prinsip Hukm Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup Dalam Aktivitas Industri Nasional Sebuah Upaya Penyelamatan Lingkungan Hidup dan Kehidupan Antar Generasi Alumni, Bandung.

Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah, “Penguatan Bapedalda dan Revitalisasi Hukum Adat, Komponen Penting AMDAL di Era Otonomi Daerah”. Dalam http://www.terranet,or.id/tulisandetail ( 20 April 2008) .

Perundang-undangan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1999 Tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/justisi.v9i2.5610

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 
___________________________________________________________________
R E D A K S I
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS GALUH
JL. R.E. MARTADINATA NO. 150 Tlp. (0265) 771048 Ciamis
Email: justisiafhunigal150@gmail.com
__________________________________________________________________________
Jurnal Ilmiah Galuh Justisi is licensed under a Creative Commons Atribution ShareAlike 4.0 Internasional License