MENGARTIKULASIKAN PERENCANAAN PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL

Kusnandi Kusnandi

Abstract


Mengartikulasikan perencanaaan pendidikan dapat dimaknai sebagai upaya untuk merumuskan kembali secara kekinian tentang definisi, teori, konsep, dan strategi perencanaan pendidikan yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih dan cepat. Prinsip akselerasi, efisiensi, efektifitas dan jaminan kualitas dalam perencanaan pendidikan sudah merupakan sebuah  keniscayaan, di era digital.

Atas kehendak Alloh SWT, perkembangan teknologi semakin cepat dan semakin canggih dan telah berdampak pada berbagai sektor kehidupan manusia. Dengan teknologi, manusia semakin dipermudah dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya dengan munculnya teknologi digital, semua ada di ujung jari. Hampir semua pemenuhan kebutuhan hidup manusia (makanan, minuman, pakaian, listrik, air, telekomunikasi, transportasi, pengobatan, pendidikan, dll) cukup dengan menggunakan tekanan jari di atas smartphone dan komputer melalui akses internet.

Para pendidik di semua umur tak bisa mundur untuk menguasai teknologi digital, kalau tidak akan terpental. Bagaimana membuat perencanaan pendidiakn di era digital, diperlukan sebuah artikulasi perencanaan pendidikan di era digital karena tidak bisa lepas dari pengaruh berbagai faktor, antara lain: reformasi, demokrasi, sosial budaya, globalisasi, dan humanisasi yang tetap menempatkan manusia pada porsi yang bernilai tinggi. Apa manfaat dan ancaman dari kemajuan teknologi dalam bidang perencanaan pendidikan di era digital tidak dapat dihindarkan lagi.Artikulasi perencaan pendidikan di era di gital merupakan komponen yang berupa kesatuan untuk mengantisipasi  hal tersebut. Mengartikulasikan perencanaan pendidikan merupakan salah satu  upaya untuk melakukan filter derasnya era digital, agar pendidikan tetap on the tracksesuai dengan tujuan pendidikan yaitu  membentuk manusia seutuhnya, bangsa yang tangguh, berakhlak mulia, bermoral, bertoleransi, bekerja sama,  membentuk bangsa mempunyai jiwa patriotik, suka menolong sesama, bangsa yang dinamis dan mengawal kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mengantarkan manusia Indonesia beriman dan bertaqwa kepada Alloh SWT.


References


Jalal, Fasli (2001). Reformasi Pendidikan Dalam Konteks Otonomi Daerah. Yogyakarta: Adicita

Jurnal UMM. Tantangan Pendidikan Masa Kini dalam Persfektif Islam.Khazanah Pendidikan: Jurnal Ilmiah Kependidikan. Vol. 1, No.2 (Maret 2009) Universitas Muhammadiyah Purwokwerto (UMP)

H.A.R. Tilaar. (2008). Manajemen Pendidikan Nasional: Kajian Pendidikan Masa Depan. Cetakan Kesembilan. Bandung: Rosdakarya.

Sarbini, Lina N. (2011). Perencanaan Pendidikan.Bandung: Pustaka Setia.

Sa’ud, Udin Saefudin dan Makmun, Abin Syamsudin (2011), Perencanaan Pendidikan Suatu Pendekatan Komprehensif. Bandung: Rosdakarya.

Saepudin, Asep. (2003). Penerapan Teknologi Informasi dalam Pendidikan Masyarakat. Jurnal Teknologi, Edisi No. 12/VII/Oktober/2013.

Shihab, S. (2011).Aktualisasi Pendidikan. Diakses https: //www.kompasiana. com [10-12-2017]

https://drarifin.wordpress.com/2010/07/15/konsep-perencanaan-pendekatan-dan-model-perencanaan-pendidikan[ 10-12-2017]

https://pengetahuanolahraga.wordpress.com/2016/02/17/tantangan-dunia-pendidikan-dalam-menghadapi-globalisasi/[[ 10-12-2017]}

Zamroni. (2000). Paradigma Pendidikan Masa Depan. Yogyakarta: Bigraf Publishing




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/wa.v6i1.2023

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JURNAL WAHANA PENDIDIKAN

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License