MENGGUNAKAN PERMAINAN 3 ON 3 DAPAT MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING BAWAH BOLAVOLI SISWA SISWA KELAS IX-C SMP NEGERI 15 TASIKMALAYA

Heri Moch Sapari

Abstract


Penelitian  ini  dilatarbelakangi  oleh  masih  rendahnya  keterampilan passing bawah  bolavoli  peserta  didik  di  kelas  IX-C SMP Negeri 15 Tasikmalaya. Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  peningkatan apakah  permainan 3 on 3dapat meningkatakan keterampilan passing bawah bolavoli pada siswa kelas IX-C SMP Negeri 15 Tasikmalaya. Penelitian  ini  adalah  penelitian  tindakan  kelas  (classroom  action  research) yang  dilakukan  secara  kolaboratif  dan  partisipatif.  Desain  penelitian  ini menggunakan Model  Kurt  Lewin  dalam  2  siklus  terdiri  dari  perencanaan, pelaksanaan & observasi, dan refleksi. Sampel penelitian meliputi siswa kelas IX-C yang berjumlah 36 siswa di SMP Negeri 15 Tasikmalaya. Fokus penelitian adalah  meningkatkan keterampilan passing  bawah.  Teknik  pengumpulan  data melalui tes perbuatan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterampilan  Passing Bawah Bolavoli Menggunakan  Permainan 3  On  3 Untuk  Siswa  Kelas  IX-CSMP Negeri 15 Tasikmalaya mengalami  peningkatan,  yaitu  dari Hasil  tes siklus  I  diperoleh  sebanyak  8  siswa  (32,26%)  tuntas  belajar,  dan 18 siswa  atau 67,74% belum tuntas belajar. Kemudian pada hasil tes siklus  II menunjukkan 24siswa  (93,55%)  tuntas  belajar  dan  2  siswa  atau  6,45%  belum  tuntas  belajar. Berdasarkan  hasil  rerata  yang  diperoleh  tersebut  dapat  dikatakan  terjadi  peningkatan  20,18%  pada  siklus  II  dari  siklus  I.  Dengan  demikian  dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan permainan 3 on 3dapat meningkatkan proses pembelajaran dan kemampuan passing bawah bola voli siswa kelas IX-C SMP Negeri 15 Tasikmalaya.

Full Text:

PDF

References


Adang Suherman 2000. Dasar-dasar Penjaskes. Jakarta: Depdikbud.

Amung Ma’mun dan Yudha. (2000). Perkembangan Gerrak Dan Belajar Gerak.Jakarta: Depdikbud.

Arif Syarifuddin dan Muhadi. (1992). Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Depdikbud

Barbara L Viera dan Bonie Robinson. (1997) Bola Voli Bimbingan, Petunjuk Dan Teknik Bermain. Semarang: Dahara Prize Semarang.

Depdiknas. 1999. Petunjuk Tes Keterampilan Bola voli Usia 15-17 tahun.Jakarta : Pusat Kesegaran Jasmani dan Rekreasi.

Dhanu Agustiantoro. 2012. Peningkatan Keterampilan Passing Bawah Dalam

Pembelajaran Bola Voli Mini Melalui Pendekatan Bermain Pada Siswa kelas V SD Negeri Adisucipto 2 Yogyakarta. Yogyakarta. FIK UNY.

Fuaad Ihsan. 2008. Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Machfud Irsyada. 2000. Bola Voli. Jakarta: Depdiknas.

Masnur Muslich. 2009. Melaksanakan PTK itu mudah. Jakarta: PT Bumi Aksara.

M. Yunus. (1992). Olahrga Pilihan Bola Voli .Jakarta: Depdikbud.

Nuril ahmadi. 2007. Panduan Olahraga BolaVoli. Surakarta: Era Pustaka Utama.

Saifudin Azwar. (1997). Reabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar Offset.

Soemitro. 1992. Permainan Kecil. Jakarta: Depdikbud.

Sugiyanto, dan Sudjarwo. 1993. Perkembangan dan Belajar Gerak. Jakarta:

Depdikbud.

Suhadi. (2004). Pengaruh pembelajaran bola voli. Dedikbud.

Suharno HP. (1979). Dasar-Dasar Permainan Bola Volley. Kaliwangi: Yogyakarta.

_________.(1984). Teknik Dasar Permainan Bola Voli. Bandung : Alfabeta

Sukintaka. 1992. Teori Bermain untuk D2 PGSD. Jakarta: Depdikbud.

Sutomo, dkk. 2007. Manajemen Sekolah. Semarang: UPT MKK Universitas Negeri Semarang.

PP. PBVSI, Dewan & Bidang. 2005. Peraturan Permainan Bola Voli. Jakarta :Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli seluruh Indonesia




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/wa.v6i1.2050

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JURNAL WAHANA PENDIDIKAN

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License