PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI TEKNIK CLUSTERING DENGAN MEDIA FOTO JURNALISTIK (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas IX-C SMP Negeri 3 Tasikmalaya)

Lilis Lilis

Abstract


Berdasarkan observasi awal yang dilakukan diketahui bahwa kemampuan menulis puisi siswa kelas IX-C SMP Negeri 3 Tasikmalaya Somagede masih kurang. Kurangnya kemampuan siswa dalam menulis puisi disebabkan oleh tiga faktor yaitu faktor dari guru, siswa, dan lingkungan. Faktor dari guru yaitu kurangnya penggunaan teknik dan media yang bervariasi dalam pembelajaran menulis. Faktor dari siswa yaitu siswa merasa kesulitan untuk mengungkapkan ide-ide yang ada dalam pikiran mereka, kesulitan menemukan kata yang sesuai untuk dirangkai menjadi puisi, dan kesulitan untuk berimajinasi. Adapun faktor dari lingkungan yaitu kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah. Berdasarkan paparan di atas, penelitian ini mengkaji dua masalah yaitu (1) bagaimanakah peningkatan kemampuan menulis puisi siswa kelas IX-C SMP Negeri 3 Tasikmalaya setelah dilakukan pembelajaran melalui teknik clustering dengan media foto jurnalistik, dan (2) bagaimanakah perubahan perilaku siswa kelas IX-C SMP Negeri 3 Tasikmalaya dalam pembelajaran menulis puisi menggunakan teknik clustering dengan media foto jurnalistik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua tahap, yaitu siklus I, dan siklus II dengan subjek penelitian siswa kelas IX-C SMP Negeri 3 Tasikmalaya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan nontes. Data nontes diperoleh dari observasi, dan wawancara meliputi data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis puisi siswa kelas IX-C SMP Negeri 3 Tasikmalaya melalui teknik clustering dengan media foto jurnalistik. Nilai rata-rata kelas pada siklus I 69,64 dengan kategori cukup baik. Selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 76,00 dengan peningkatan sebesar 6,36 % dan termasuk kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis menyarankan kepada guru agar pembelajaran melalui teknik clustering dengan media foto jurnalistik dapat dijadikan alternatif bagi guru untuk mengajar materi lain. Bagi peneliti disarankan agar melakukan penelitian serupa tetapi dengan teknik pembelajaran yang lain

Full Text:

PDF

References


Alfiah, dan Yunarko Budi Santosa. 2009. Pengajaran Puisi: Sebuah Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Aminuddin. 2004. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Algesindo.

Baribin, Raminah. 1990. Teori dan Apresiasi Puisi. Semarang: IKIP Semarang Press.

DePorter, Bobbi, dan Mike hernacki. 2002. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan diterjemahkan oleh Alwiyah Abdurrahman. Bandung: Kaifa.

DePorter, Bobbi, Mark DePorter, dan Sarah Singer-Nourie. 2008. Quantum Teaching Mempraktikkan Quantum Learning di Ruang-ruang Kelas. Bandung: Kaifa.

Djojosuroto, Kinayati. 2006. Pengajaran Puisi: Analisis dan Pemahaman. Bandung: Nuansa.

Jabrohim, Chairul Anwar, Suminto A. Sayuti. 2003. Cara Menulis Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Keraf, Gorys. 2009. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Krisbiono, Agus Dias. 2010. Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi dengan Media Poster pada Siswa Kelas VII E SMP N 3 Larangan Brebes. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Semarang. Tidak dipublikasikan.

Magee,Wes. 2008. Asyiknya Menulis Puisi. Solo: Tiga Serangkai.

Mahardhika, Bagus Setya. 2007. Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi

Bertema Patriotik dengan Media Lagu pada Siswa Kelas IX-Cdi SMPN 1 Campurdarat. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa. Sastra Indonesia dan Daerah Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Tidak dipublikasikan.

Nurudin. 2007. Dasar-Dasar Penulisan. Malang: UMM.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/wa.v6i2.2972

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Wahana Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License