SEJARAH DIPLOMASI ROEM-ROIJEN DALAM PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1949

Agus Budiman

Abstract


Mohammad Roem dan Dr. J.H. van Roijen merupakan dua nama wakil delegasi antara Indonesia dan Belanda yang menandatangani sebuah persetujuan yang diwakili oleh KTN (Komisi Tiga Negara) diantaranya Belgia sebagai wakil dari Belanda, Australia sebagai wakil dari Indonesia, dan Amerika sebagai penengah antara keduanya. Setelah melalui perundingan yang berlarut-larut, maka akhirnya pada tanggal 7 Mei 1949 tercapai persetujuan, yang kemudian dikenal dengan nama “Roem-Royen Statements”. Pada awalnya Persetujuan Roem-Roijentersebut ternyata tidak dapatditerima begitu saja oleh sebagian besar kalangan politisi maupun petinggi militer dari kedua belah pihak (Republik Indonesia dan Belanda),keduanyasama-sama berasumsi bahwa jika menerima hasil Perundingan Roem-Roijen berartimenerima suatu kekalahan. Namun demikan, akhirnya baik pemerintah Belanda maupun pihak R.I.mau menerima hasil persetujuan tersebut.Adapun inti dari Persetujuan Roem-Roijen adalah pelaksanaan gencatan senjatadan pengembalian Pemerintahan R.I ke Ibukota Yogyakarta, disertai dengan penarikanmundur pasukan Belanda di bawah pengawasan UNCI (United Nations Commission forIndonesia).Setelah Ibukota Yogyakarta sepenuhnya dikosongkan dari pasukanBelandamaka pada tanggal 29 Juni 1949, Tentara Republik Indonesia (TRI)danPresiden,Wakil Presiden, beserta para pemimpin Republik Indonesia lainnya, kembali ke Ibukota Yogyakarta sehingga merekadapat menjalankan kembali tugas dan wewenang dalam pemerintahannya seperti semula.Terjadinya peristiwa Perundingan Roem-Roijenadalah merupakan salah satu caraperjuangan Bangsa Indonesia guna mempertahankan kemerdekaannya melaluistrategi diplomasi, sehingga kembalinya kekuasaan Pemerintahan Republik Indonesia keIbukota Yogyakarta adalah suatu realitas yang pada gilirannya dapat memulihkan kembali sistem keamanan, ketertiban, dan perdamaian di seluruh tanah air Indonesia,dan akan menjadi daya dorong kuat bagi terselenggaranya Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, NegeriBelanda. Kata kunci: Diplomasi, Roem-Roijen, dan Kemerdekaan.

Full Text:

Download PDF

References


Aboe Bakar Loebis, (1992),Kilas Balik Revolusi, Jakarta, Universitas Indonesia.

Adam Malik, (1962), Riwayat Proklamasi 17 Agusfus 1945, Jakarta, Widjaya.

Ahmad Soebardjo, (1978), Lahimya Republik Indonesia, Jakarta, Kinta.

Burger, (1962), Sejarah Ekonomis Sosiologis Indonesia, Jilid I, Jakarta, NegaraPradayaparamita.

Depdikbud, (1991), Dinamika Pertumbuhan Ekonomi Bangsa Indonesia, Jakarta.

Dinas Sejarah Militier TNI-AD, (1972), Cuplikan Sejarah Perjuangan TNI-AD,Jakarta.

Heri Sukadri K. et al., (1991), Sejarah Revolusi Kemerdekaan (1945-1949)Daerah Jawa Timur, Jakarta.

Ide Anak Agung Gde Agung, (1985), Dari Negara Indonesia Timur ke NegaraIndonesia Serikat, Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada.

Iwa Kusuma Sumantri, (1965), Sejarah Revolusi Indonesia Masa RevolusiBersejarah, Jilid II, Jakarta, Gunung Agung.

Kansil C.S.T., Julianto, (1986), Sejarah Perjuangan Pergeralcan KebangsaaIndonesia, Jakarta, Erlangga.

Koch D.M.G., (1951). Menuju Kemerdekaan, Sqarah Pergerakan KebangsaanIndonesia Sampai 1942, Terjemahan Abdul Muis, Jakarta, YayasanPembangunan.

Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto, (1993), Sejarah Nasional Indonesia, Jilid IV, Jakarta, Balai Pustaka.

Mohamad Roem, (1972), Bunga Rampai dari Sejarah, Jakarta, Bulan Bintang

Nasution A.H., (1973), Sekitar Perang Kemerdekaan Indonesia, Jilid II, Bandung, Angkasa.

Pujianti Selvi M., (2011), Perundingan Roem-Royen Versi I, [Online]. Tersedia: http://selvimaharanipujianti.blogspot.com/2011/10/perundingan-Roem-Royen-versi-i.html(15 Mei 2013)

Ricklefs M.C., (2008), Sejarah Indonesia Modern1200-2008, Jakarta, PT. Serambi Ilmu Semesta.

Soejitno Hardjosoediro, (1987), Dari Proklamasi ke Perang Kemerdekaan,Jakarta, Balai Pustaka.

Zailani, Dahlan, (2010), Perjanjian Roem-Royen 7 Mei 1949, [Online]. Tersedia: http://gogeleak.wordpress.com/2010/08/13/perjanjian-Roem-Royen-7-mei-1949/(17 Mei 2013)




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/wa.v4i1.388

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 081322565388

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License