Peningkatan Akhlak Siswa Melalui Kegiatan Pembiasaan Karakter: Implementasi Inovasi Manajemen Kurikulum Terpadu Berbasis Pondok Pesantren

Ifah Khadijah, Febriana Hidayati, Rinrin Suryaningsih, Ujang Andriyandi, Yudi Rahman Hidayat

Abstract


Akhlak merupakan dasar yang sangat krusial dalam kehidupan manusia, meliputi elemen tingkah laku baik secara fisik maupun dalam dimensi spiritual, teologis, syariah, pendidikan, dan filosofis. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian manajemen kurikulum terpadu yang berlandaskan pondok pesantren di SMP IT Hikmatul Uluum As-Syarifuddin di Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data dari sumber primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Tahapan analisis data menggunakan model interaktif yang dirancang oleh Miles. Perencanaan kurikulum terpadu yang berbasis pondok pesantren dilaksanakan melalui pembuatan program pembiasaan karakter, yang dicermati dari sudut pandang sosiologis, filosofis, dan psikologis, sehingga akhlak siswa sesuai dengan kebutuhan individu, keluarga, dan tujuan lembaga. Implementasi kurikulum terpadu ini melibatkan pembiasaan karakter siswa dalam aktivitas rutin seperti melaksanakan sholat wajib berjamaah, berpuasa sunnah, memberikan infaq, mengikuti jumat, membaca Asmaul Husna, dan membaca Al-Quran sebelum memulai pelajaran. Pembiasaan juga dilakukan dalam kegiatan spontan seperti mengucapkan salam serta membangun kebiasaan berbicara dengan sopan. Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan terprogram seperti merayakan hari-hari besar dan acara pesantren selama bulan Ramadhan.

Keywords


Akhlak, Kurikulum Terpadu, Pembiasaan Karakter

References


Alfaridzih, A., Akbar, A.F., Najikh, A., dan Faslah, R. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Melalui Program “Brascho Nyantrik” di SMA Brawijaya Malang. Jurnal Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 10(1), 133 – 144.

Anggreani, P dan Ali, M. (2024). Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Akhlak Siswa SMPN 24 Surakarta. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(1), 1277 – 1284.

Ariyanti, N., Marleni., dan Prasrihamni, M. (2022). Analisis Faktor Penghambat Membaca Permulaan pada Siswa Kelas 1 di SD Negeri 10 Palembang. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 1450 – 1455.

Batubara, K. (2021). Perencanaan Kurikulum. ACIEM: Annual Conference on Islamic Education Management, 376 – 387.

Delviany, V., Risnawati, R., Rizqa, M., Sabrina, R., & Satrial, A. (2024). The Relationship Between Disciplinary Behavior and Religious Habits on Th Religious Character of Students in High School. IJMURHICA: International Journal of Multidisciplinary Research Of Higher Education, 7(1), 44-55.

Hawa, R. F., Apriandi, D., & Hikmawati, F. (2023). Peningkatan Konsentrasi Belajar Siswa Pada Materi" Pemanfaatan Sumber Daya Alam" Melalui Media Papan Surya (Papan Sumber Daya Alam) Pada Siswa Kelas IV SDN Grudo 4 Tahun Ajaran 2022/2023. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 6232–6243.

Hudi, I., Purwanto, H., Miftahurrahmi, A., Marsyanda, F., Rahma, G., Aini, A. N., & Rahmawati, A. (2024). Menghadapi Krisis Moral dan Etika Pada Generasi Muda Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 1(2), 233–241.

Jackson, P. W. (1968). Life in classrooms. Holt, Rinehart and Winston

Kurnia, D dan Wnarajasa. (2020). Perencanaan Kurikulum Pendidikan Islam. At-Tazakki, 4(2), 173 – 189.

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam.

Mewar, M. R. A. (2021). Krisis Moralitas Pada Remaja Di Tengah Pandemi Covid-19. Perspektif, 1(2), 132-142.

Miles, M.B., Huberman, A.M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohodi, UI-Press.

Mukti, F.H.P. (2024). Sistem Informasi Pengolahan Data Posyandu Balita Berbasis Web (Studi Kasus: Posyandu Kenanga). Scientica: Jurnal Ilmiah Sain dan Teknologi, 2(8), 203 – 211.

Nasution, N.A.I.A., dan Masyithoh, S. (2024). Integrasi Akhlak dalam Dimensi Spiritual, Teologis, Syariat, Pendidikan, dan Filosofis. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 120 – 133.

Raskind, I. G., Shelton, R. C., Comeau, D. L., Cooper, H. L. F., Griffith, D. M., & Kegler, M. C. (2019). A Review of Qualitative Data Analysis Practices in Health Education and Health Behavior Research. Health Education and Behavior, 46(1), 32–39.

Rivaldi., Yahiji, K., Abdullah, A.H., dan Pareda, L. (2024). Model Implementasi Kurikulum dalam Pembelajaran dan Implikasinya Terhadap Kepesertadidikan (Berbasis Moderasi Beragama). Journal on Education, 6(4), 21706 – 21715.

Saehudin dan Sutisna, A. (2020). Kurikulum Terpadu Berbasis Nilai-Nilai Islami. Jurnal Paedagogie, 1(1), 1 – 19.

Schmieder, C. (2020). Qualitative Data Analysis Software as a Tool for Teaching Analytic Practice: Towards a Theoretical Framework for Integrating QDAS Into Methods Pedagogy. Qualitative Research, 20(5), 684–702.

Saharani, D.P.D., Rahmayani, H., Putri, P.A., dan Rahmayani, S. (2024). Pentingnya Karakter Terhadap Pembentukan Moral Anak Sekolah Dasar. Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(2), 234 – 240.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulung, U dan Muspawi, M. (2024). Memahami Sumber Data Penelitian: Primer, Sekunder, dan Tersier. Eduresearch: Jurnal Penelitian Pendidikan, 5(3), 110 – 116.

Shoimah, L., Sulthoni, & Soepriyanto, Y. (2018). Pendidikan Karakter Melalui Pembiasaan di Sekolah Dasar. JKTP, 1(2), 169–175.

Stufflebeam, D. L. (2003). The CIPP Model for Evaluation. In T. Kellaghan & D. L. Stufflebeam (Eds.), International handbook of Educational Evaluation (pp. 31–62). Kluwer Academic Publishers.

Sukatin, S., Pahmi, P., Hasanah, P., Nurhalimah, R., Ramadhan, M.R.D., dan Sudirman, S. (2022). Pendidikan Agama Islam dan Pembentukan Akhlak Siswa. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa, 1(4), 186 – 192.

Syapitri dan Arifin, Z. (2024). Analisis Faktor Penyebab Menurunnya Pendidikan Akhlak Pada Remaja di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 249 – 260.

Taba, H. (1962). Curriculum Development: Theory and Practice. Harcourt, Brace & World.

Thonthowi, M.I. (2024). Pengembangan Kurikulum Berbasis Pendidikan Karakter. Japendi: Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(1), 18 – 26.

Turner, D., Ting, H., Lim, T. Y., & Tan, K. L. (2021). Applying Qualitative Approach and Analysis in Business Research. Asian Journal of Business Research, 11(3), 1 13.

Tyler, R. W. (1949). Basic Principles of Curriculum and Instruction. University of Chicago Press.

Yatayukti, A.N., Putri, S.A., dan Mufidah, N. (2024). Krisis Akhlak dan Sosial Pada Manusia Modern Saat Masa Remaja dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. Jurnal Al-Qayyimah, 7(1), 1 – 14.

Zalianti, G., Sari, M., & Gusmaneli, G. (2023). Analisis Dampak Krisis Moral pada Siswa Sekolah Dasar Era Revolusi Society 5.0. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 10.

Zanariyah, S. (2024). Teknik Observasi yang Efektif dan Efisien Pada Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(3), 1 – 4.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jwp.v13i2.17872

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Wahana Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

 

Indexing: