Analisis Hubungan Jarak Kelahiran dengan Perkembangan Emosi Anak Pertama Usia Remaja di SMK Negeri 1 Cipaku
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adelina Fitri. (2020). Tren jarak kelahiran pendek pada pengguna kontrasepsi di Indonesia 2002–2017 (analisis demografi dan kesehatan). Jurnal Kesmas Jambi, 4(2).
Afnijar Wahyu, Ginting, L., & Sinaga, N. D. (2022). Jumlah anak, jarak kelahiran anak dan peran ayah dengan kejadian stunting selama pandemi COVID-19. Jurnal Keperawatan Silampari, 6.
Ali, M., & Asrori, M. (2018). Psikologi remaja: Perkembangan peserta didik. Bumi Aksara.
Annisa, S. W., Salsabila, A. A., & Mahmud, A. M. (2024). Perkembangan emosional remaja broken home. Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4.
Asmarani, S. U., & Utari, D. M. (2018). Associated factors analysis of low birth weight infants in Public Health Center of Lumbung Ciamis District 2017. Jurnal STIKes Muhammadiyah Ciamis: Jurnal Kesehatan, 1.
Cahyono. (2022). Tidak tercantum dalam daftar pustaka PDF. Perlu ditelusuri kembali atau dihapus dari sitasi jika sumbernya tidak ditemukan.
de Vries, A. L. C., Steensma, T. D., Cohen-Kettenis, P. T., VanderLaan, D. P., & Zucker, K. J. (2016). Poor peer relations predict parent- and self-reported behavioral and emotional problems of adolescents with gender dysphoria: A cross-national, cross-clinic comparative analysis. European Child & Adolescent Psychiatry, 25(6), 579–588. https://doi.org/10.1007/s00787-015-0764-7
Eko, B., et al. (2022). Pengaruh faktor karakteristik wanita usia subur dan pasangannya terhadap jarak kelahiran antara anak pertama dengan kedua di Indonesia (analisis data SDKI 2017). Jurnal Keluarga Berencana, 7(1).
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.
Fajar, A. M., Marlian, L., & Juliarso, A. (2023). Efektivitas program keluarga berencana di Desa Ciakar Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Universitas Galuh.
Gross, J. J., & John, O. P. (2003). Individual differences in two emotion regulation processes: Implications for affect, relationships, and well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 85(2), 348–362. https://doi.org/10.1037/0022-3514.85.2.348
Habsy, B. A., Sufiandi, A. C., Baktiadi, A. N., & Asmarani, E. M. (2023). Teori perkembangan sosial emosi Erikson dan perkembangan moral Kohlberg. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 4.
Holimah, H. Z., & Aisyah, R. D. (2021). Studi kasus pada ibu hamil Ny. K dengan jarak kehamilan dekat dan anemia. Seminar Nasional Kesehatan, 1925–1929.
Hurlock, E. B. (1989). Developmental psychology: A life-span approach (5th ed.). McGraw-Hill.
Kamilah, A. N., & Rahmasari, D. (2023). Hubungan antara regulasi emosi dengan kebahagiaan pada remaja madya. Jurnal Penelitian Psikologi, 10, 640–656.
Kholifah, N., & Sodikin. (2020). Hubungan pola asuh orang tua dan lingkungan teman sebaya dengan masalah mental emosional remaja di SMP N 2 Sokaraja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5.
Lumenta, N., Wungouw, H. I. S., & Karundeng, M. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan kematangan emosi remaja di SMA N 1 Sinonsayang. E-Journal Keperawatan, 7.
Maureen, C. L., & Febrieta, D. (2024). Peran kelekatan orang tua untuk meningkatkan regulasi emosi pada remaja akhir. Journal of Psychological Research, 9.
Manik, N. S. Z., Harahap, S. M. P., Ramadani, N., Chofillah, I., & Iqbal, M. (2024). Peran keluarga dalam pendidikan moral pada remaja. Indonesia Research Journal on Education, 4, 637–646.
Ningrum, R. A., Fahmiyah, I., Levi, A., & Syahputra, M. A. (2022). Short birth intervals classification for Indonesia’s women. Bulletin of Electrical Engineering and Informatics, 11(3), 1535–1542. https://doi.org/10.11591/eei.v11i3.3432
Putrantiwi, A. K. J., Saputri, T. P. A., Ferdinan, B., & Komalasari, M. D. (2025). Perbedaan perkembangan psikologis anak antara anak yang dibesarkan di lingkungan perkotaan dan pedesaan. Mahilda Dea Komalasari, 2, 528–589.
Ratnasari, S., & Suleeman, J. (2017). Perbedaan regulasi emosi perempuan dan laki-laki di perguruan tinggi. Jurnal Psikologi Sosial, 15(1). https://doi.org/10.7454/jps.2017.4
Rohmah, B., & Christiana, E. (2022). Pengaruh regulasi emosi dan interaksi sosial terhadap harga diri peserta didik. Universitas Negeri Surabaya.
Setiawan, A. A. (2024). Hubungan antara jarak lahir terhadap kelekatan orang tua dan anak. Jurnal Global Ilmiah, 2, 877–883.
Wardhani, F. D. S., & Widyastuti. (2024). Perbedaan regulasi emosi ditinjau dari jenis kelamin, rentang usia, dan urutan kelahiran pada remaja Muslim di Sidoarjo. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 437–450. https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.5253
World Health Organization. (2005). Report of a WHO technical consultation on birth spacing. World Health Organization.
Zaly, N. W., & Raharja, M. B. (2022). Dominant factors affecting short birth interval based on data of IDHS 2017. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 11(1), 45–53. https://doi.org/10.20473/jbk.v11i1.2022.45-53
Zonya, O. L., & Sano, A. (2019). Differences in the emotional regulation of male and female students. Jurnal Neo Konseling, 1(3). https://doi.org/10.24036/00128kons2019
Refbacks
- There are currently no refbacks.
