Analisis Kebutuhan Video Animasi Clay Untuk Pemahaman Teks Naratif

Heri Herwanto, Wahyu Sukartiningsih, Hendratno Hendratno

Abstract


Video animasi clay berbasis AI Canva menawarkan keunggulan yang lebih kontekstual dan personal, dengan karakter tanah liat/plastisin yang divisualisasikan secara hidup dalam video. Ini merupakan integrasi teknologi AI terkini untuk pendidikan abad 21, yang mendekatkan materi pembelajaran dengan pengalaman murid. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis persepsi, tantangan, dan kebutuhan nyata dari guru dan murid di sekolah sekolah terhadap bentuk media pemeblajaran dalam bentuk video animasi clay berbasis AI Canva. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan video animasi berbasis AI dalam meningkatkan pemahaman murid terhadap teks naratif. Metode menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di SDN 3 Sukahurip. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan murid, serta studi dokumentasi. Data dianalisis dalam tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Guru menganggap video animasi clay berbasis AI Canva menarik, namun kesulitan memaksimalkan penggunaannya, sementara murid tertarik pada visual plastisin/tanah liat dan menginginkan animasi yang lebih personal; tantangan utama adalah kurangnya pelatihan guru dan keterbatasan akses fitur Canva Team. (2) Faktor-fakor mempengaruhi: (a) Teknologi AI membuat karakter dan alur cerita lebih dinamis dan interaktif; (b) Keterampilan guru dalam menggunakan Canva mempengaruhi efektivitas video animasi; (c) Murid membutuhkan media yang lebih hidup dan menarik untuk memahami teks naratif kompleks.

Keywords


Video Animasi Clay; Kecerdasan Buatan (AI); Canva

References


Adi, D. (2023). Penerapan kecerdasan buatan dalam pembelajaran untuk meningkatkan interaksi dan pemahaman murid. Jurnal Inovasi Pendidikan, 22(1), 58–65.

Asmara, Y. (2019). Pembelajaran sejarah menjadi bermakna dengan pendekatan kontekstual. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial-Humaniora, 2(2), 105–120.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik pendidikan Indonesia. BPS Republik Indonesia.

Bungin, B. (2011). Metodologi penelitian kualitatif: Aktualisasi metodologis ke arah ragam varian kontemporer. Kencana.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Fitria, H. (2022). Penggunaan teknologi dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(2), 145–156.

Hadi, R. (2023). Pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan literasi murid sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(1), 33–44.

Haryadi, H., & Masjudin, M. (2025). Analisis kesiapan kognitif dan teknis literasi numerasi siswa SD berbasis ANBK. Media Pendidikan Matematika, 13(1), 429–442.

Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Motion, Promosi Animasi Stop. (2014). Desain model karakter clay untuk mendukung animasi stop motion. Dimensi, 11(2), 85–94.

Nabila, F. (2021). Pengaruh animasi pembelajaran terhadap pemahaman konsep abstrak peserta didik. Jurnal Teknologi Pendidikan, 20(2), 101–112.

Padinga, E. S., et al. (2024). Panduan praktis Canva AI. SIEGA Publisher.

Pratama, M. (2022). Analisis pemahaman murid terhadap unsur intrinsik teks naratif. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 11(1), 47–58.

Purba, P. B., & Mm, M. P. D. (2024). Pembuatan e-modul berbasis Canva pada pembelajaran matematika. Revitalisasi Penggunaan Media serta Metode Belajar, 27, 211–219.

Riadi, B., Prayogi, R., & Setyawati, C. N. (2024). Media animasi berbasis artificial intelligence: Teori dan praktik. Selat Media.

Sari, D. (2022). Pengaruh penggunaan media interaktif terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 18(3), 201–212.

Setiawan, Z., Zunan, & Arifin, M. (2023). Pendidikan multimedia: Konsep dan aplikasi pada era revolusi industri 4.0 menuju society 5.0. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Setyawan, B. (2023). Integrasi kecerdasan buatan dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 1–12.

Sudjana, N., & Rivai, A. (2017). Media pengajaran. Sinar Baru Algensindo.

Sukiman. (2019). Pengembangan media pembelajaran. Pustaka Insan Madani.

Taman, A. (2021). Pengaruh media pembelajaran animasi terhadap pemahaman murid. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 16(2), 89–98.

Tarigan, H. G. (2015). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Widodo, S. (2020). Pengaruh integrasi teknologi dalam pembelajaran terhadap peningkatan pemahaman murid. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(2), 102–110.

Winarno, S., & Putra, A. (2021). Media digital dalam pembelajaran literasi sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Literasi, 5(2), 77–88.

Yuliana, R. (2020). Pengaruh video pembelajaran berbasis narasi terhadap pemahaman teks cerita siswa SD. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 9(2), 133–142.

Yusuf, M., & Anwar, R. (2022). Literasi membaca dan tantangan pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 1–14.

Zubaidah, S. (2020). Keterampilan abad ke-21 dan implementasinya dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 21(2), 95–104.




DOI: http://dx.doi.org/10.25157/jwp.v13i1.23066

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Wahana Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

 

Indexing: