Pengaruh Latihan Kneeling Smash dan Sit-up Smash Terhadap Hasil Power Lengan

Sukmayadi Sukmayadi, Sri Maryati, Hendra Rustiawan

Abstract

This study aimed to determine the effect of kneeling smash and sit-up smash training on improving arm power among athletes at Militan Boxing Camp, Ciamis Regency. The study employed a pre-experimental method with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 male athletes selected using the total sampling technique and then divided into two groups: the kneeling smash training group and the sit-up smash training group. The instrument used to measure arm power was the Davies Test, which was administered before (pretest) and after (posttest) the training program. The training program was conducted over a period of six weeks, with three training sessions per week. The data were analyzed using the normality test, homogeneity test, and t-test at a significance level of 0.05. The results showed that both training methods had a significant effect on improving the athletes' arm power. However, there was a difference in the level of improvement between the kneeling smash training group and the sit-up smash training group. Therefore, both training methods can be used as alternative training programs to improve the arm power of boxing athletes according to the objectives and needs of the training program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kneeling smash dan sit-up smash terhadap peningkatan power lengan pada atlet Militan Boxing Camp Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan metode pre-experimental dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet putra yang dipilih menggunakan teknik total sampling, kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan kneeling smash dan kelompok latihan sit-up smash. Instrumen yang digunakan untuk mengukur power lengan adalah Davies Test yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) program latihan. Program latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali latihan setiap minggu. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk latihan memberikan pengaruh terhadap peningkatan power lengan atlet. Namun, terdapat perbedaan tingkat peningkatan antara kelompok latihan kneeling smash dan kelompok latihan sit-up smash. Dengan demikian, kedua metode latihan dapat digunakan sebagai alternatif dalam meningkatkan power lengan atlet tinju sesuai dengan kebutuhan program latihan.

Keywords

Kneeling Smash, Sit-up Smash, Arm Power, Boxing, Davies test. Kneeling smash, Sit-up smash, Power lengan, Tinju, Davies test.

Full Text:

PDF

References

Arikunto (2010) Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka cipta.

Baechle, T. R., & Earle, R. W. (2008). Essentials of strength training and conditioning (3rd ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

Bompa, T. O., & Haff, G. G. (2009). Periodization: Theory and methodology of training (5th ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

Cheraghi dkk. (2022) The effect of ballistic and non-ballistic resistance training on upper-body explosive power and throwing velocity in handball players. Journal of Sports Sciences, 40(12), 1345–1352.

Clark (2004) Certified Personal Trainer: Optimum Performance Training for the Health and Fitness Professional. National Academy of Sports Medicine.

Dunn dkk. (2020) A Theoretical and Practical Review of Ballistic Upper Body Training. Journal of Strength and Conditioning Research, 34(8), 2376–2387.

Enamait (2003) Medicine Ball Training and then Some… Combat Power with Medicine balls, Dumbbells, Sandbags, and More…Created By Ross Enamait Founder of RossBoxing.com & Warrior Force.com

Fahritsani (2019) Pelatihan Teknik, Taktik dan Mental Menuju Atlet Berprestasi Pada Cabang Bolavoli SMA Negeri 4 Palembang. Universitas PGRI Palembang, Palembang Indonesia.

Haff dan Triplett (2016) Essentials of strength training and conditioning (4th ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

Halperin dkk. (2020) The effects of different exercise sequences on performance: A systematic review with meta-analysis. Sports Medicine, 50(11), 1953–1968.

Hanafi & prastyana (2020) Push Up Terhadap Daya Ledak Otot. Lengan Pemain. Jurnal Kesehatan, 51–60.

Harsono (2001) Coaching dan Aspek-aspek Psikologi dalam Coaching.jakarta:CV. Tambuk Kusuma

Indra Kasih (2015) Model pembelajaran teknik dasar smash bola voli. Penerbit UNIMED PRESS

Irianto (2002) Dasar Kepelatihan. Yogyakarta.

Jalilah (2022) Analisis Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Fisik dan Perubahan Perilaku pada Anak Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan.

James dkk. (2021) Toward a Better Understanding of the Kinetic Chain in Combat Sports: A Systematic Review. International Journal of Sports Physiology and Performance, 16(1), 1–17.

Kurniawan (2015) Kepelatihan Bulutangkis ModernYuma Pustaka: Surakarta.

Lutan (1992) Manusia dan Olahraga : Seri Bahan Kuliah Olahraga ITB. Bandung : ITB dan FPOK UPI-Bandung

Maliki dkk (2017) Analisis Kondisi Fisik Pemain Sepakbola Klub PERSEPU UPGRIS Tahun 2016. Jendela Olahraga, 2(2), 1–8

Mubarrok & Adi, (2017) Perkembangan olahraga terkini. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Nurhasan (2005) Aktivitas Kebugaran Jasmani. Jakarta: Depdiknas.

Platzer (2010) Sport Physiology, second edition (Ohio State University: CBS College Publishing)

Priyatno (2012) Belajar Kilat SPSS serie 22. Yogyakarta.

Pujianto (2015) Pelatihan Hanging Leg Raise Terhadap Kekuatan Otot Perut. PENJAGA : Pendidikan Jasmani &Amp; Olahraga, 1(1), 7–11. Retrieved from https://jurnal.stkippgritrenggalek.ac. id/index.php/penjaga/article/view/5 8

Purnama (2010) Kepelatihan Bulutangkis ModernYuma Pustaka: Surakarta.

Purwanto (2012) Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarya: Pustaka Pelajar

Qoriah (2015) Nasionalisme Olahraga. Jurnal Media Ilmu Keolahragaan Indonesia.

Rai (2006) Kontribusi Kelincahan dan Koordinasi Mata Kaki Terhadap Kecepatan Menendang ke Arah Gawang. Universitas Negeri Lampung.

Rothing (1983) Peningkatan dan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik. CV. Dahara Prize. Semarang

Saputra (2020) Kondisi Fisik Pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Kota Padang. Performa Olahraga, 5(1), 39–47

Sholihah (2018) Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Tingkat Kelincahan Pada Remaja. Program Studi Fisioterapi. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sudjana (2001) Metode Statistika. Bandung: Tarsito

Sugiarta (2003) Sumbangan Tes Koordinasi Mata, Tangan, Dan Kaki Yang Digunakan Untuk Seleksi Calon Mahasiswa Baru Prodi Pjkr Terhadap Mata Kuliah Praktek Dasar Gerak Softball. Universitas Negeri Yogyakarta.

Sugiyono (2014) Penelitian Kuantitaif, Kualitatif, dan R & D. Bandung:Alfabeta

Suharno (1980) Landasan Evaluasi Pendidikan Jasmani. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sukadiyanto (2005) Pengantar Terori Dan Metodologi Melatih Fisik. Bandung: Cv Lubuk Agung.

Sukadiyanto. (2011). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik. Yogyakarta: UNY Press.

Sumiyarsono (2006) Teori dan Metodologi Melatih Fisik Bolabasket. Yogyakarta: FIK UNY.

Swinnen (2016) General Theory of Training. National Institute for Sport, Fan African Press, Ltd, Lagos.

Syafruddin (2013) Ilmu Kepelatihan Olahraga Teori dan Aplikasinya Dalam Pembinaan Olahraga. Fakultas Ilmu keolahragaan Universitas Negeri Padang. Padang.

Tim Fisiologi Olahraga (2006) Ilmu Faal Olahraga (Fisiologi Olahraga): Fungsi Tubuh Manusia pada Olahraga untuk Kesehatan dan Prestasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Watson (2002) General Theory Of Tralnlng. Lagos Nigeria. -[He Lvorld Taelovoncjc Federation. 2aa4. Ccrnrytltton Rtits &Interpretatton Jakarta : Komisi Per'nvasitan Pbti.

Widiastuti (2015) Tes Dan Pengukuran Olahraga. 1st ed. Jakarta: PT Raja Grafindo. Persada.

Winarno (2013) Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode dan. Teknik. Bandung :Tarsito

Refbacks

  • There are currently no refbacks.