Perlawanan Non-Kekerasan Tirto Adhi Soerjo melalui Surat Kabar Medan Prijaji Terhadap Pemerintah Kolonial Hindia Belanda (1907-1910)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arsip Buku
Toer, P. A. (1985). Sang pemula. Hasta Mitra.
Arsip Surat Kabar
Soerjo, T. A. (1909). Persdelict: Umpatan (Tirto Adhi Soerjo kontra A. Simon). Medan Prijaji nomor 19. Perpustakaan Nasional RI.
Soerjo, T. A. (1910, 8 Januari). Sekolah hakim dan dokter. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 1. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 26 Februari). Deradjad beomi poetra. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 8. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 12 Maret). Siapa makan tjabe dialah jang kepedesan. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 10. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 19 Maret). Kemerdikaan orang ketjil, Wong tjilik ketjepit sampe mendelik. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 11. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 26 Maret). Wong tjilik ketjepit sampe mendelik. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 12. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 9 April). Koloniale politiek, Wong tjilik ketjepit sampe mendelik. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 14. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 23 April). Persdelict. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 16. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 30 April). Apa jang Gouv kata dan apa jang Gouv bikin. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 17. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 7 Mei). Tanah-tanah partikulier di Djawa. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 18. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 21 Mei). Oleh-oleh dari tempat pemboeangan. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 20. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 28 Mei). Oleh-oleh dari tempat pemboeangan. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 21. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 4 Juni). Oleh-oleh dari tempat pemboeangan. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 22. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 11 Juni). Oleh-oleh dari tempat pemboeangan. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 23. archive.org.
Soerjo, T. A. (1910, 25 Juni). Oleh-oleh dari tempat pemboeangan. Medan Prijaji tahun ke IV nomor 25. archive.org.
Arsip Gambar
Beynon, H. C. (1985). Tirto Adhi Soerjo [Gambar]. Leiden University Libraries. http://hdl.handle.net/1887.1/item:2543505
Demmeni, J. (1911). Arbeiders op een tabaksplantage in Deli [Gambar]. Leiden University Libraries 37428. https://hdl.handle.net/1887.1/item:703442
Soerjo, T. A. (1910). Surat Kabar Medan Prijaji [Gambar]. arcive.org.
Buku
Adil, A., Liana, Y., Mayasari, R., Lamonge, A. S., Ristiyana, R., Saputri, F. R., Jayatmi, I., Satria, E. B., Permana, A. A., Rohman, M. M., Arta, D. N. C., Bani, M. D., Bani, G. A., Haslinah, A., & Wijoyo, E. B. (2023). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif: Teori dan praktik. Get Press Indonesia.
As’ad, M. R. (2012). Tirto Adhi Soerjo: Bapak pers Indonesia. Arti Bumi Intaran.
Dahlan, M. M., & Raditya, I. N. (2008). Karya-karya lengkap Tirto Adhi Soerjo: Pers, pergerakan, dan kebangsaan. I:Boekoe.
Efendi, A. (2019). Perkembangan pers di Indonesia. ALPRIN.
Niel, R. van. (2009). Munculnya elit modern Indonesia. Pustaka Jaya.
Sharp, G. (1973). The politics of nonviolent action. Porter Sargent Publisher.
Artikel Jurnal:
Adam, A. W. (2023). Indonesia out of exile: How Pramoedya’s Buru quartet killed a dictatorship, by Max Lane. Bijdragen Tot de Taal-, Land- En Volkenkunde/Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia, 179(3–4), 432–435.
Aini, S., & Aria, R. D. (2018). Surat kabar Soenting Malajoe dan wacana nasionalisme (1912-1921). Jurnal Pendidikan Sejarah, 5(4), 430–443.
Anggraeni, P. D., Susanto, H., & Pratama, R. A. (2022). Revolusi Indonesia dalam perspektif pro dan kontra Pers nasional periode pasca Proklamasi hingga tercapainya pengakuan kedaulatan. Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(1), 35–58.
Cahyani, M. G. (2023). Sejarah perkembangan pers dan pemanfaatan Museum Pers Nasional Sebagai media pembelajaran sejarah masa pergerakan nasional. Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 3(1), 27–39.
Fachrurozi, M. H. (2017). Pers dan bangkitnya kesadaran nasional Indonesia pada awal abad XX. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sejarah, 12(1), 13–25.
Fachrurozi, M. H. (2019). Politik etis dan bangkitnya kesadaran baru pers bumiputra. Bihari: Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sejarah, 2(1), 13–25.
Fahmi, C. (2020). The Dutch colonial economic’s policy on natives land property of Indonesia. Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Syariah, 5(2), 105–120.
Hagen, J. M. (1997). Read all about It: The press and the rise of national consciousness in early twentieth-century Dutch East Indies Society. Anthropological Quarterly, 70(3), 107–126.
Herdiani, E. (2016). Metode sejarah dalam penelitian tari. Jurnal Seni Makalangan, 3(2), 33–45.
Imanita, M., Perdana, Y., & Pratama, R. A. (2025). Nahdlatul Ulama sebagai kekuatan sosial politik pada masa pergerakan nasional. Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah FKIP Universitas Jambi, 5(2), 1–12.
Insani, M., Imron, A., Susanto, H., & Atika, W. (2021). Bumiputera teachers in ethical politics. Journal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah (Pesagi), 9(1), 1–8.
Junaidi, Hati, L. P., Nurhabsyah, & Affandi, K. M. (2023). Weaving hope in Tanah Deli: Life and healthcare of plantation workers in the East Sumatra’s Plantation Belt, 1870-1940. Medicina Historica, 7(2), 1–10.
Muklis, H., & Saefudin, A. (2024). Resistance through the penen: A critical Analysis of the Role of Prijaji Field in the national movement (1907-1914). Tarikhuna: Journal of History and History Education, 6(2), 239–248.
Mulyadi, R. J. P. (2021). Press nationalism: A case study of the role of Medan Prijaji in growing national awareness. The International Journal of Politics and Sociology Research, 9(3), 102–107.
Poeze, H. A. (1989). Early Indonesian emancipation Abdul Rivai Van Heuts and The Bintang Hindia. Bijdragen Tot de Tall-, Land- En Volkenkunde, 245(1), 87–106.
Ravando. (2021). Censorship in colonial Indonesia, 1901-1942, by Nobuto Yamamoto. Bijdragen Tot de Taal-, Land- En Volkenkunde/Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia, 177(1), 162–164.
Ravico, Rochmiatun, E., Sustianingsih, I. M., Susetyo, B., & Nuzulur. (2023). Implementasi heuristik dalam penelitian sejarah bagi mahasiswa. Chronologia, 4(3), 118–128.
Setyowati, A. (2003). Perlawanan Tirto Adhi Soerjo terhadap Belanda. Wahana: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(2), 65–76.
Subijanto, R. (2017). Enlightenment and the revolutionary press in colonial Indonesia. International Journal of Communication, 11, 1357–1377.
Sukmana, W. J. (2021). Metode penelitian sejarah. Seri Publikasi Pembelajaran, 1(2), 1–4.
Usmaedi. (2023). Oeang Republik Indonesia Daerah Banten Sementara (ORIDABS): Sejarah dan peranannya dalam perekonomian daerah Banten 1947-1948. Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(2), 69–74.
Waluyo, P. (2003). Pemerintahan Hindia-Belanda di zaman Tirto Adhi Soerjo. Wahana: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(2), 59–64.
Skripsi:
Amandah, D. (2021). Peranan nyai dalam transfer budaya di daerah perkebunan Deli tahun 1870-1942. [Skripsi, Universitas Lampung]. Repository Universitas Lampung.
Zulaicha, L. (2014). Metodologi sejarah. [Skripsi sarjana, UIN Sunan Ampel]. Repository UIN Sunan Ampel Surabaya.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
